• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Selain Nasi, Ini 4 Makanan Pokok Khas Indonesia

Selain Nasi, Ini 4 Makanan Pokok Khas Indonesia

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Selain Nasi, Ini 4 Makanan Pokok Khas Indonesia

Halodoc, Jakarta – Setiap negara pasti memiliki makanan pokoknya masing-masing. Seperti yang kamu tahu, kalau di Indonesia nasi adalah salah satu makanan pokok masyarakatnya. Bukan cuma di Indonesia saja, sebagian besar negara di Asia juga menjadikan nasi sebagai makanan pokoknya. Selain cocok untuk dikombinasikan dengan berbagai macam bahan makanan lainnya, nasi putih adalah sumber energi terbaik bagi tubuh. 

Perlu kamu ketahui, dalam sepiring nasi atau setidaknya 200 gram nasi putih, terkandung kurang lebih 250 kalori dan 53,2 gram karbohidrat. Selain itu, nasi juga mengandung gula dan pati yang cukup tinggi. Walaupun nasi adalah salah satu sumber energi terbaik, nyatanya ada jenis makanan pokok lain di Indonesia yang kandungan energinya tak kalah jauh baik dengan nasi, lho. Berikut beberapa jenis makanan pokok khas Indonesia lainnya yang tak kalah bergizi:

Baca juga: Perlu Tahu, 7 Menu Makanan Sehat Tradisional

1. Sagu

Walaupun belum pernah mencobanya, pasti sesekali kamu pernah mendengar tentang sagu. Nah, sagu paling sering dijadikan makanan pokok di daerah Indonesia bagian timur, seperti Maluku, Nusa Tenggara, dan Papua. Bahan yang satu ini sering kali diolah menjadi papeda dan disajikan bersama lauk ikan berkuah kuning beserta sayur mayur. 

Mirip seperti nasi, sagu mengandung karbohidrat dan kalori yang cukup tinggi. Kalau nasi mengandung gula, sagu dilengkapi dengan zat besi, kalium, dan kalsium, serta vitamin dan asam folat. Meski begitu, nutrisi-nutrisi ini jumlahnya tidak terlalu signifikan.

2. Singkong

Nah, kalau singkong kamu pasti pernah mencobanya. Pasalnya, di daerah Jawa, singkong sering diolah menjadi makanan ringan, seperti keripik, kolak, tiwul, atau bahkan digoreng atau direbus saja. Selain mudah diolah menjadi berbagai macam makanan, kandungan nutrisi dalam singkong juga tak kalah baik, lho. Sekitar 100 gram singkong terkandung 40 gram karbohidrat, 165 kalori, dan 2 gram serat, gula, serta protein.

Baca juga: Inilah 10 Makanan Sehat Terbaik untuk Menurunkan Berat Badan (Bagian 1)

3. Jagung

Selain singkong, jagung juga kerap dijadikan bahan camilan, seperti popcorn, jagung bakar, ataupun jasuke. Tahukah kamu kalau jagung juga bisa dijadikan nasi? Nasi jagung adalah makanan pokok masyarakat Madura dan beberapa daerah di Jawa Timur secara turun-temurun. Kandungan karbohidrat dalam jagung membuat bahan makanan yang satu ini cocok dijadikan makanan pokok.

Bukan hanya karbohidrat, jagung juga kaya akan vitamin, mineral, dan serat. Jagung seberat 160 gram setidaknya mengandung 177 kalori, 41 gram karbohidrat, vitamin C, B1, B9, serta magnesium dan kalium. Mantap bukan?

4. Ubi

Meski rasanya manis, ternyata kandungan gula dalam ubi lebih rendah daripada nasi, lho. Itu sebabnya bahan makanan ini mungkin cocok bagi kamu yang sedang mengurangi sedikit gula. Kandungan karbohidrat dalam ubi juga salah satu sumber energi yang baik apalagi ditambah dengan aneka vitamin, mineral, dan serat di dalamnya.

Baca juga: 6 Makanan Pengganti Nasi Saat Diet

Kalau selama ini kamu memilih nasi sebagai makanan pokok, sesekali kamu mungkin bisa mencoba bahan makanan lain untuk mendapatkan pengalaman dan sensasi baru. Bila kamu butuh saran tentang kandungan gizi dalam makanan, kamu bisa menghubungi ahli gizi lewat aplikasi Halodoc. Tidak perlu repot ke rumah sakit, lewat Halodoc, kamu bisa menghubungi dokter kapan dan di mana saja via Chat atau Voice/Video Call.


Referensi:
Organic Facts. Diakses pada 2020. Sago.
Very Well Fit. Diakses pada 2020. Cassava Nutrition Facts, Calories, Carbs, and Health Benefits.
Healthline. Diakses pada 2020. Is Corn Good for You?
Medical News Today. Diakses pada 2020. Benefits and health risks of bananas.
Healthline. Diakses pada 2020. Sweet Potato Benefits