• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Selain Tubuh, Makanan Sehat Juga Baik untuk Lingkungan

Selain Tubuh, Makanan Sehat Juga Baik untuk Lingkungan

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Untuk menjaga kesehatan tubuh, dibutuhkan juga makanan yang sehat. Dengan begitu, risiko untuk terserang penyakit menurun dan juga berdampak baik bagi kesehatan mental. Ternyata, seseorang yang mempunyai kebiasaan mengonsumsi makanan sehat juga berkontribusi pada kondisi lingkungan, lho!

Konsumsi makanan yang sehat dapat memberi dampak baik bagi lingkungan. Utamanya, makanan yang berbahan dasar tumbuh-tumbuhan dapat menimbulkan dampak baik, karena tidak memberi dampak pada perubahan iklim. Untuk mengetahui hal ini lebih lanjut, simak ulasan berikut!

Baca juga: Peduli Lingkungan? Saatnya Coba Planetarian Diet

Makanan Sehat Berdampak Baik bagi Lingkungan

Kamu dapat membantu menjaga lingkungan dan tetap menjaga kesehatan dengan cara mengonsumsi makanan sehat. Beberapa makanan seperti buah, sayur, kacang, dan semua makanan yang berasal dari tanaman baik untuk lingkungan. Maka dari itu, untuk mendapatkan efek ganda, cobalah mulai melakukan diet sehat.

Sebaliknya, diet yang buruk dapat memperburuk lingkungan yang ada di sekitar kamu, sehingga kerugian yang serius dapat terjadi. Seseorang yang mengonsumsi lebih banyak daging merah dan olahannya akan menyumbang masalah yang berdampak pada kesehatan serta gangguan berhubungan dengan polusi.

Selain itu, fakta lain yang juga harus kamu ketahui adalah ikan yang selama ini merupakan pilihan sehat ternyata menyebabkan masalah lingkungan yang lebih besar dibandingkan diet nabati. Hal lainnya adalah makanan yang tinggi gula berdampak rendah pada lingkungan, tetapi berdampak buruk bagi kesehatan.

Beberapa negara yang sudah paham akan dampak buruk dari diet yang buruk dapat membahayakan lingkungan. Maka dari itu, pemerintahnya telah menggalangkan program untuk memangkas konsumsi daging untuk mengatasi kerusakan iklim dan krisis lingkungan dini agar dampak buruknya dapat dicegah.

Maka dari itu, jika kamu ingin lebih sehat tanpa menyebabkan kerusakan pada lingkungan, ada baiknya untuk mengubah konsumsi daging menjadi nabati. Hal tersebut karena masih banyak orang yang bingung diet mana yang lebih baik dilakukan. Padahal, kamu dapat menghasilkan efek ganda yang baik.

Dengan mengurangi konsumsi daging juga akan lebih banyak lahan yang dapat digunakan untuk menyimpan gas rumah kaca yang dipancarkan melalui perilaku manusia. Maka dari itu, kamu tahu tipe diet yang harus dilakukan agar tubuh dan lingkungan yang lebih sehat untuk masa depan.

Jika hal ini membuat kamu kebingungan tentang makanan sehat yang berdampak baik bagi tubuh, dokter dari Halodoc dapat membantumu mendapatkan jawabannya. Kamu hanya perlu download aplikasi Halodoc di smartphone yang digunakan! Selain itu, kamu juga dapat membeli obat tanpa perlu ke luar rumah dengan aplikasi ini.

Baca juga: Ini 5 Manfaat Mengonsumsi Makanan Organik

Saatnya Mencoba Planetarian Diet

Tubuh yang sehat dan lingkungan yang tidak mudah tercemar, planetarian diet adalah metode yang tepat. Cara ini dapat membuat tubuh kamu memproduksi karbon yang rendah. Dengan begitu, masalah lingkungan yang berhubungan dengan gas karbon dapat dikurangi.

Cara ini ditemukan pertama kali oleh EAT-Lancet Commission dengan tujuan produksi makanan berkelanjutan, yang menyebabkan dampak positif terhadap lingkungan. Kamu juga harus berbangga karena turut membantu dalam menghentikan perubahan iklim yang berdampak buruk bagi masa depan bumi.

Cara melakukan diet ini terbilang muda, kamu hanya perlu mengonsumsi makanan dengan kalori sekitar 2.500 per hari. Makanan tersebut harus terdiri dari sayur, lemak tidak jenuh, buah-buahan, gandum olahan, dan makanan olahan, serta gula tambahan. Pengurangan konsumsi daging merah sangat penting dilakukan.

Baca juga: Perbedaan Vegan dan Vegetarian, Mana yang Lebih Sehat?

Itulah manfaat makanan sehat pada lingkungan. Dengan melakukan hal tersebut, kamu telah berbuat baik untuk anak dan cucumu kelak. Jika dunia ini lebih cepat rusak, manusia juga yang akan dirugikan karena dampak buruknya. Maka dari itu, kurangi konsumsi daging merah untuk lingkungan yang lebih baik.

Referensi:
Science Daily. Diakses pada 2019. Nutritious foods have lower environmental impact than unhealthy foods
Minnpost. Diakses pada 2019. Healthy foods are also healthy for the environment, U of M study reports