• Home
  • /
  • Sering Buang Air Kecil Bisa Jadi Gejala Diabetes

Sering Buang Air Kecil Bisa Jadi Gejala Diabetes

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Sering Buang Air Kecil Bisa Jadi Gejala Diabetes

Halodoc, Jakarta – Diabetes adalah penyakit kronis yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa dalam darah. Glukosa yang terlalu tinggi dapat menyebabkan penumpukan dalam darah, sehingga tubuh tidak dapat menyerap glukosa dengan baik. Penumpukan glukosa dalam darah mampu meningkatkan risiko kerusakan organ tubuh pengidap diabetes.

Baca juga: Ini Alasan Diabetes jadi Penyakit Seumur Hidup

Ada berbagai perubahan pada tubuh dan gejala yang dialami oleh pengidap diabetes, mulai dari penurunan berat badan, sering mengalami infeksi, dan peningkatan frekuensi buang air kecil umumnya pada malam hari. Lalu, apa yang menyebabkan pengidap diabetes sering buang air kecil? 

Diabetes Tingkatkan Frekuensi Buang Air Kecil

Memiliki kebiasaan buang air kecil pada malam hari wajar dilakukan, apalagi jika kamu mengonsumsi banyak cairan sebelum tidur. Namun, sebaiknya jangan sepelekan peningkatan frekuensi buang air kecil pada malam hari. Dilansir Centers for Disease Control and Prevention, salah satu gejala yang dialami oleh pengidap diabetes adalah frekuensi buang air kecil yang meningkat khususnya pada malam hari.

Hal ini terjadi karena kadar gula berlebih dalam darah harus dikeluarkan melalui urine. Tubuh mencoba mengeluarkan glukosa yang berlebihan dari darah melalui ginjal. Kondisi ini menyebabkan ginjal menyaring air lebih banyak sehingga membuat pengidap diabetes harus mengeluarkan urine lebih sering. Banyaknya cairan yang harus dikeluarkan demi membuang kelebihan gula dalam bentuk urine, bisa mengakibatkan dehidrasi

Tidak ada salahnya untuk lakukan pemeriksaan kesehatan di rumah sakit terdekat jika kamu merasa frekuensi buang air kecil meningkat lebih banyak. Pendeteksian diabetes lebih dini tentunya dapat mempermudah penanganan. Sebelum ke rumah sakit, kamu dapat membuat janji dengan dokter terlebih dulu melalui aplikasi Halodoc.

Selain peningkatan frekuensi buang air kecil pada malam hari, ada berbagai gejala lain yang dialami oleh pengidap diabetes. Melansir National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases, pengidap diabetes mengalami rasa haus yang meningkat, kelelahan, gangguan penglihatan, penurunan berat badan secara tiba-tiba, dan mengalami kelelahan terus-menerus.

Baca juga: Cegah Gula Darah Naik dengan Ketahui 5 Pantangan Pengidap Diabetes

Lakukan Ini untuk Mencegah Diabetes

Diabetes bisa dideteksi dengan melakukan tes gula darah. Tes gula darah yang perlu dilakukan dapat disesuaikan dengan waktu dan metode tertentu. Berikut beberapa tes gula darah yang bisa dilakukan, seperti tes gula darah sewaktu, tes gula darah puasa, tes toleransi glukosa, dan tes HbA1C.

Namun, sebaiknya lakukan pencegahan agar terhindar dari diabetes, dengan cara berikut ini:

1. Perhatikan Asupan Makanan

Sebaiknya perhatikan asupan makanan yang dikonsumsi setiap harinya. Penting untuk memastikan nutrisi dan gizi yang masuk dalam tubuh. Dilansir dari Harvard Medical School, kamu bisa cegah diabetes dengan membatasi asupan gula dan makanan cepat saji. Tidak hanya itu, memperbanyak konsumsi buah dan sayur juga menjadi pola makan sehat yang mampu menurunkan risiko alami diabetes.

2. Rutin Berolahraga

Meskipun kamu sibuk bekerja setiap harinya, sebaiknya luangkan waktu untuk melakukan olahraga atau aktivitas fisik setiap harinya. Kamu bisa memilih gunakan tangga dibandingkan lift untuk melakukan olahraga di tengah kesibukan yang kamu alami. 

3. Rutin Lakukan Pengecekan Gula Darah

Jangan lupa untuk rutin lakukan pengecekan gula darah pada tubuh minimal setahun dua kali. 

Baca juga: Gaya Hidup yang Perlu Dijalani Pengidap Diabetes Melitus

Itulah cara yang bisa dilakukan untuk mencegah diabetes. Ingat, diabetes yang tidak diatasi dengan baik dapat sebabkan berbagai komplikasi, seperti penyakit jantung, stroke, gagal ginjal, hingga depresi. Jadi, lebih baik cegah diabetes dengan cara-cara yang dijelaskan di atas, ya.

Referensi:
Harvard Medical School. Diakses pada 2020. Healthy Lifestyle Can Prevent Diabetes
National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases. Diakses pada 2020. What Is Diabetes?
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2020. Diabetes