• Home
  • /
  • Sering Deg-Degan? Awas Hipertiroidisme Menyerang Tubuh

Sering Deg-Degan? Awas Hipertiroidisme Menyerang Tubuh

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Sering Deg-Degan? Awas Hipertiroidisme Menyerang Tubuh

Halodoc, Jakarta - Proses metabolisme pada tubuh adalah salah satu hal yang penting. Hal ini penting untuk mencerna makanan yang telah masuk ke tubuh untuk diolah menjadi tenaga. Walau begitu, hal tersebut dikontrol oleh kadar hormon tiroid pada tubuh. Maka dari itu, jika bagian tersebut mengalami gangguan, metabolisme akan terganggu.

Salah satu penyakit yang dapat terjadi dan mengganggu metabolisme adalah penyakit hipertiroidisme. Ketika mengalami hal tersebut, mungkin saja kamu menjadi sering merasa deg-degan. Jika kamu kerap merasakan hal tersebut, kemungkinan kamu mengalami kelainan ini. Berikut bahasan lengkap tentang hal ini!

Baca juga: Mengenal Penyebab dan Faktor Risiko Hipertiroidisme

Hipertiroidisme Dapat Sebabkan Deg-Degan

Hipertiroidisme adalah gangguan yang dapat terjadi pada kelenjar tiroid. Bagian tersebut terletak di pangkal tenggorokan yang berbentuk kupu-kupu dan berguna untuk melepaskan hormon di setiap organ tubuh, seperti juga jantung. Jika kamu mengalami gangguan tersebut, detak jantung kamu mungkin terpengaruh.

Ketika hipertiroidisme menyerang, tubuh kamu menghasilkan terlalu banyak hormon. Dengan begitu, detak jantung kamu menjadi lebih cepat yang menyebabkan jantung menjadi lebih berdebar-debar hingga detak jantung yang tidak teratur. Saat terjadi, kamu mungkin mengalami gangguan yang berbahaya karena melibatkan jantung.

Saat mengalami fibrilasi atrium, bilik jantung bagian atas mengalami getaran bukannya memompa dengan ritme yang pasti. Jika kelainan pada kelenjar tiroid tidak segera diatasi, pembentukan gumpalan darah dapat terjadi. Apabila terjadi pembekuan darah di otak, pengidapnya dapat mengalami stroke secara tiba-tiba.

Hipertiroidisme juga dapat menyebabkan ruang pompa jantung memompa lebih cepat dibanding saat normal. Denyut jantung yang terlalu cepat dan atrium yang bergetar pada akhirnya dapat menyebabkan terjadinya gagal jantung. Maka dari itu, segera periksakan kondisi jantung kamu jika mengalami gejala kelainan ini.

Dampak buruk lainnya yang dapat kamu rasakan saat mengidap hipertiroidisme adalah gangguan distribusi darah ke seluruh tubuh. Kondisi tersebut terjadi dikarenakan atrium yang kurang efektif karena kontraksi yang tidak teratur. Akibatnya, beberapa organ tubuh kamu mungkin hanya menerima sedikit darah dan oksigen.

Gangguan hipertiroidisme memang suatu hal yang dapat berbahaya ketika terjadi, maka dari itu ada baiknya memastikan diri dengan bertanya pada dokter dari Halodoc. Caranya mudah, kamu hanya perlu download aplikasi Halodoc di smartphone yang kamu miliki!

Baca juga: Idap Hipertiroidisme, Lakukan 3 Hal Ini untuk Menanganinya

Bagaimana Cara Mendiagnosis Hipertiroidisme?

Setelah kamu mengetahui gangguan yang dapat terjadi dan gejala yang dapat ditimbulkan. Maka dari itu, kamu harus melakukan diagnosis untuk memastikannya. Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mendiagnosis gangguan pada tubuhmu:

  • Pemeriksaan Fisik

Saat dilakukan pemeriksaan pada fisik pengidap gangguan ini, dokter akan mendeteksi sedikit getaran pada jari-jari kamu yang mengalami refleks terlalu aktif, perubahan pada mata, serta kulit yang lebih hangat. Dokter juga akan memeriksa kelenjar tiroid saat menelan, apakah membesar, bergelombang, atau lunak. Denyut nadi juga akan diperiksa terkait keteraturan yang terjadi.

  • Tes Darah

Dokter juga mungkin melakukan tes darah untuk mengukur tiroksin dan hormon perangsang tiroid untuk mengonfirmasinya. Kadar tiroksin yang tinggi dan hormon tersebut yang rendah dapat menjadi indikasi tiroid yang terlalu aktif. Hormon perangsang tiroid penting karena berguna untuk memberi sinyal pada kelenjar tersebut untuk menghasilkan lebih banyak tiroksin.

Maka dari itu, sangat penting untuk memastikan gangguan tersebut adalah hipertiroidisme agar dapat diatasi dengan secara dini. Kamu dapat memesan pemeriksaan untuk hal tersebut di aplikasi Halodoc secara online di sini!

Baca juga: Kenali Penyakit Hipertiroid dan Efek Sampingnya Bagi Tubuh

Pengobatan untuk Mengatasi Hipertiroidisme

Terdapat beberapa pengobatan yang dapat dilakukan untuk mengatasi gangguan pada kelenjar tiroid ini. Walau begitu, semua hal tersebut tergantung pada usia, kondisi fisik, penyebab dasarnya, hingga tingkat keparahannya. Perawatan yang dapat dilakukan, yaitu:

  • Yodium radioaktif.

  • Pengobatan anti-tiroid.

  • Konsumsi beta-blocker.

  • Operasi tiroidektomi.

Referensi:

Harvard Health Publishing. Diakses pada 2019. Thyroid disorders and heart conditions: What’s the connection?
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Hyperthyroidism (overactive thyroid)