Sering Linglung? Waspada Tanda Idap Penyakit Pellagra

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Pellagra

Halodoc, Jakarta - Pernah mendengar istilah pellagra? Penyakit ini merupakan penyakit yang berbahaya, karena seseorang yang kondisi ini bisa saja menyebabkan kematian. Pellagra muncul akibat kekurangan niasin atau vitamin B3. Niasin merupakan salah satu vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh guna menjaga sistem kardiovaskular dan metabolisme yang sehat, serta membantu fungsi otak. Yuk, kenali lebih lanjut tentang penyakit ini!

Baca juga: Kenali Penyakit Pellagra Akibat Kekurangan Vitamin B3

Sering Linglung, Bisa Jadi Kamu Mengidap Penyakit Pellagra

Linglung menjadi salah satu tanda kalau kamu tengah mengalami penyakit pellagra. Selain linglung, ada beberapa gejala umum yang menjadi tanda kalau seseorang tengah mengalami pellagra, antara lain sakit kepala, hilang ingatan, muntah dan diare, ruam pada kulit, mulut bengkak, lemas, dan depresi. Para pengidap kondisi ini harus benar-benar memilih makanan apa yang baik dikonsumsi guna mempercepat penyembuhan.

Baca juga: Komplikasi dari Penyakit Pellagra yang Perlu Diketahui

Ini Penyebab Terjadinya Penyakit Pellagra

Penyebab terjadinya pellagra pada seseorang akan tergantung pada jenis pellagra yang dialami. Pada dasarnya, kondisi ini disebabkan oleh kurangnya kadar niasin dalam tubuh. Beberapa jenis pellagra tersebut, antara lain:

  1. Pellagra primer yang disebabkan oleh kekurangan niasin atau triptofan dari makanan yang dikonsumsi.

  2. Pellagra sekunder dapat terjadi ketika seseorang mendapatkan niasin yang cukup dari makanan yang dikonsumsi, tapi ada yang menghambat penyerapan dan pengolahannya dalam tubuh. Nah, kondisi ini bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti:

    • Sirosis hati, yaitu keadaan ketika adanya penyakit yang mengakibatkan cedera pada hati. Kondisi ini terjadi dalam waktu yang lama dan menimbulkan kerusakan serius pada struktur hati.

    • Kecanduan alkohol.

    • Penyakit hartnup, yaitu gangguan kesehatan langka yang biasanya terjadi karena adanya bawaan dari orangtua. Penyakit ini akan ditandai dengan adanya ruam kulit dan perubahan pada otak.

    • Tumor karsinoid, yaitu adanya gangguan yang terjadi saat tumor kecil memproduksi zat kimia yang masuk ke dalam aliran darah.

    • Diare yang berlangsung terus-menerus.

    • Ulcerative colitis, yaitu penyakit yang menyebabkan peradangan pada dinding saluran pencernaan.

Untuk itu, ketahui dengan pasti apa yang menjadi penyebab pellagra yang kamu alami guna mempermudah pengobatan yang kamu jalani. Ketika seseorang mengidap penyakit ini secara akut, hal yang harus dilakukan adalah beristirahat dengan cukup dan perhatikan sumber makanan yang dikonsumsi. Pengidap kondisi ini bisa mengonsumsi tomat, telur, susu, sayur-sayuran, dan buah buahan yang mengandung banyak vitamin B3. Pengidap pellagra akut juga diizinkan untuk mengonsumsi daging, tetapi daging yang tidak mengandung lemak.

Baca juga: Lidah Terlihat Licin dan Merah? Hati-Hati Gejala Pellagra

Kamu juga bisa mengonsumsi suplemen dengan kandungan vitamin B3, tetapi harus sesuai dengan resep dan izin dokter, ya! Kendati demikian, suplemen ini bisa saja menimbulkan efek samping seperti kulit yang memerah, sembelit, biduran, mual dan muntah, serta naiknya enzim pada liver. Untuk pengidap asam urat yang ingin mengonsumsi suplemen ini, harap berhati-hati. Karena jika mengonsumsi secara sembarangan, asam urat yang kamu alami bisa saja meningkat.

Jangan bingung-bingung untuk bertanya apapun seputar masalah kesehatan yang kamu alami, karena Halodoc bisa jadi solusinya! Kamu bisa diskusi langsung dengan dokter ahli melalui Chat atau Voice/Video Call. Enggak hanya itu, kamu juga bisa membeli obat yang sedang kamu butuhkan. Tanpa perlu repot, pesanan kamu akan diantar ke tempat tujuan dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasinya di Google Play atau App Store!