Sering Lupa Saat Muda Bisa Jadi Tanda Demensia?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Sering Lupa Saat Muda Bisa Jadi Tanda Demensia?

Halodoc, Jakarta –  Jika kamu masih tergolong berusia muda dan kerap sering lupa, ini bukan berarti kamu mengalami demensia. Seseorang bisa diduga mengalami demensia, jika selain kesulitan mengingat, dia juga mengalami beberapa gangguan lain. 

Beberapa contoh gangguan lainnya adalah dalam hal berbahasa, berkomunikasi, susah untuk fokus, dan perihal pemikiran. Ingin tahu lebih lengkap mengenai hal ini, baca lanjutannya di sini.

Tanda Demensia

Memang, masalah dengan ingatan bisa menjadi gejala awal demensia. Perubahan sering halus dan cenderung melibatkan ingatan jangka pendek. Orang yang lebih tua mungkin dapat mengingat peristiwa yang terjadi bertahun-tahun yang lalu, tetapi tidak dengan apa yang mereka terjadi di momen sekarang.

Gejala lain dari perubahan dalam memori jangka pendek, termasuk lupa di mana mereka meninggalkan barang, berjuang untuk mengingat mengapa mereka memasuki ruangan tertentu, atau melupakan apa yang seharusnya mereka lakukan pada hari tertentu.

Kesulitan untuk mengomunikasikan apa yang ada di dalam pikiran juga menjadi tanda demensia. Seseorang dengan demensia mungkin mengalami kesulitan menjelaskan sesuatu atau menemukan kata-kata yang tepat untuk mengekspresikan diri. 

Baca juga: 6 Tanda Lewy Body Dementia di Usia 50-an

Melakukan percakapan dengan seseorang yang mengidap demensia bisa jadi sulit, dan mungkin butuh waktu lebih lama dari biasanya untuk menyimpulkan apa yang ingin disampaikan orang tersebut.

Gejala Lain Pengidap Demensia

Perubahan suasana hati juga umum terjadi pada demensia. Jika kamu mengidap demensia, tidak mudah untuk mengenali tanda ini, biasanya orang di sekitar yang ngeh. Seiring dengan perubahan suasana hati, kamu mungkin juga melihat pergeseran kepribadian. 

Mereka yang mengalami gejala demensia juga bisa jadi kehilangan minat pada hobi atau kegiatan. Mereka mungkin tidak ingin keluar lagi atau melakukan sesuatu yang menyenangkan. Selain itu, mungkin kehilangan minat menghabiskan waktu bersama teman dan keluarga, serta tampak datar secara emosional.

Pergeseran perihal kemampuan untuk menyelesaikan tugas-tugas normal dapat mengindikasikan bahwa seseorang memiliki demensia dini. Ini biasanya dimulai dengan kesulitan melakukan tugas-tugas yang lebih kompleks, seperti bermain game yang memiliki banyak aturan.

Seseorang pada tahap awal demensia mungkin sering menjadi bingung. Ketika ingatan, pemikiran, atau penilaian hilang, kebingungan dapat timbul karena mereka tidak lagi dapat mengingat wajah, menemukan kata-kata yang tepat, atau berinteraksi dengan orang secara normal.

Baca juga: Beginilah Proses Terjadinya Demensia pada Seseorang

Kebingungan dapat terjadi karena sejumlah alasan dan berlaku untuk situasi yang berbeda. Misalnya, mereka mungkin salah menempatkan kunci mobil mereka, lupa apa yang akan terjadi di hari berikutnya, atau mengalami kesulitan mengingat seseorang yang pernah mereka temui sebelumnya.

Pengulangan umum terjadi pada demensia karena kehilangan ingatan dan perubahan perilaku umum. Orang tersebut dapat mengulangi tugas-tugas harian, seperti mencukur, atau mereka dapat mengumpulkan barang-barang secara obsesif.

Mereka juga dapat mengulangi pertanyaan yang sama dalam percakapan setelah dijawab.Bagi seseorang di tahap awal demensia, pengalaman ini dapat menyebabkan rasa takut. Tiba-tiba, mereka tidak bisa mengingat orang yang mereka kenal atau ikuti apa yang orang lain katakan. Mereka tidak ingat mengapa pergi ke toko dan tersesat dalam perjalanan pulang.

Kalau kamu mengalami hal-hal yang disebutkan di atas, dan ingin mengetahui lebih lanjut mengenai informasi kesehatan tersebut, bisa tanyakan langsung ke HalodocDokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih kapan dan di mana saja mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2019. 10 Early Symptoms of Dementia
Family Doctor.org. Diakses pada 2019. Dementia.