19 December 2018

Sering Ngupil Bisa Sebabkan Radang Otak, Benarkah?

Sering Ngupil Bisa Sebabkan Radang Otak, Benarkah?

Halodoc, Jakarta - Kegiatan membersihkan hidung menggunakan tangan atau mengupil, terkadang sudah menjadi hal yang lumrah bagi sebagian orang. Mengupil bertujuan agar suatu kotoran yang tersangkut di hidung dan membuat tidak nyaman dapat dihilangkan. Pada beberapa orang, aktivitas ini dapat menjadi hal yang menyenangkan. Namun bagi sebagian lainnya, kegiatan tersebut bisa dianggap sebagai kebiasaan yang buruk dan jorok. Bahkan, mengupil sebabkan radang otak, benarkah?

Kotoran pada hidung muncul karena membran mukosa pada rongga hidung terus diproduksi setiap hari. Ketika membran tersebut mengering karena udara yang lembap atau lainnya, sesuatu yang padat yang biasa disebut dengan upil akan terbentuk. Benda yang mengering tersebut akan menempel pada rambut kecil di rongga hidung.

Benda yang mengering pada hidung tersebut akan menyebabkan iritasi pada rongga hidung, sehingga terasa gatal. Perasaan gatal tersebutlah yang menyebabkan seseorang ingin membersihkan hidung atau mengupil. Kebiasaan mengupil dalam istilah medis disebut dengan rhinotillexomania.

Seseorang yang mengupil tersebut mempunyai alasan tersendiri. Terkadang, mengupil sudah menjadi kebiasaan yang tanpa sadar dilakukan, seperti ketika sedang memikirkan sesuatu. Kebiasaan tersebut membuat seseorang secara refleks memasukkan tangan ke hidung, sama seperti pada seseorang yang kerap menggigit kuku.

Hidung manusia terbilang peka pada rangsangan dari luar tubuh. Hidung dapat dengan mudah mengalami iritasi karena berbagai hal, seperti polusi udara, bau-bauan, bahan kimia, hingga zat yang dapat memicu alergi terjadi. Hidung yang mengalami iritasi akan terasa gatal, membuat seseorang ingin bersin, hingga terasa seperti ingin terserang flu.

Dampak yang dapat terjadi pada seseorang yang mempunyai kebiasaan mengupil adalah hidung mengalami luka. Perlu diketahui bahwa hidung termasuk anggota tubuh yang rawan akan terluka. Dengan kata lain, hidung yang secara terus-menerus terkena gesekan akan mengalami goresan, bahkan berdarah.

Selain itu, tangan yang dipakai untuk mengupil juga seringnya tidak higienis yang dapat membuat rongga hidung menjadi kotor. Karena tangan yang mengandung bakteri masuk ke hidung, infeksi pun bisa menjadi semakin parah. Hal tersebut juga dapat menyebabkan fungsi hidung menurun.

Mengupil Dapat Sebabkan Radang Otak

Ternyata, diketahui bahwa mengupil dapat menyebabkan radang otak. Sekat antara lubang hidung adalah tulang rawan yang dapat dengan mudah mengalami infeksi. Karena mudah terinfeksi, luka yang terdapat pada hidung dapat menjadi bisul yang dapat membahayakan pengidapnya.

Lubang hidung tersebut dapat menyebabkan infeksi, sehingga terjadi gangguan pada otak. Kuman atau bakteri yang berada di lubang hidung  dapat menyerang otak melalui lubang hidung, dan langsung ke otak. Setelah sampai di otak, infeksi dari kuman atau bakteri tersebut akan menyebar di otak, sehingga menyebabkan radang otak.

Cara-Cara Agar Mengupil Tidak Berbahaya

Mengupil dapat berdampak positif jika dilakukan dengan benar dan tetap menjaga kebersihan. Hal-hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak negatif dari mengupil adalah:

  1. Selalu Bersihkan Tangan

Selalu pastikan untuk membersihkan tangan terlebih dahulu sebelum mengupil. Jangan biarkan mengupil dengan tangan yang kotor, karena dapat menyebabkan virus dan bakteri masuk ke tubuh.

  1. Potong Kuku

Berusaha untuk selalu memotong kuku agar tidak membuat bakteri atau kuman tinggal di kuku. Selain itu, dengan memotong kuku, dapat membuat rongga hidung tidak terluka. Setelah memotong kuku, haluskan ujung-ujung kuku agar tidak tajam saat menyentuh rongga hidung.

  1. Spray Hidung

Gunakanlah spray hidung untuk membasahi rongga hidung agar tetap terjaga kelembapannya. Dengan menggunakan spray tersebut, kamu dapat menjaga hidung agar tidak terlalu kering, juga tidak terlalu basah.

Jika kamu mempunyai pertanyaan perihal mengupil atau permasalahan kesehatan lainnya, kamu dapat bertanya kepada dokter dari Halodoc. Komunikasi dengan dokter bisa dilakukan melalui Chat atau Voice/Video Call. Selain itu, kamu juga dapat membeli obat yang sedang dibutuhkan dan pesanan akan langsung di antar ke rumah dalam waktu satu jam. Yuk, download segera di Google Play atau App Store!

Baca juga: