• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Setelah Menopause, Bisakah Wanita Mencapai Orgasme?
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Setelah Menopause, Bisakah Wanita Mencapai Orgasme?

Setelah Menopause, Bisakah Wanita Mencapai Orgasme?

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 18 Oktober 2022

“Wanita cenderung sulit mencapai orgasme setelah memasuki masa menopause. Sebab, penurunan kadar estrogen dan testosterone dalam tubuh, membuat berkurangnya sensitivitas rangsangan untuk orgasme.”

Setelah Menopause, Bisakah Wanita Mencapai Orgasme?Setelah Menopause, Bisakah Wanita Mencapai Orgasme?

Halodoc, Jakarta –  Berhubungan seks setelah menopause mungkin tidak akan sama seperti sebelumnya, karena ada perubahan yang terjadi pada tubuh wanita setelah memasuki masa tersebut. Menopause dapat memengaruhi kehidupan seksual seorang wanita dalam berbagai cara. 

Selain bisa membuat gairah seksual menurun, perubahan kondisi vagina setelah menopause juga bisa menyebabkan wanita mengalami rasa nyeri saat berhubungan seksual. Hal ini yang bisa menghalangi wanita untuk mencapai orgasme. Simak ulasan selanjutnya di sini!

Lebih Sulit Mencapai Orgasme Setelah Menopause

Setelah menopause, penurunan kadar estrogen dan testosterone bisa menyebabkan perubahan pada tubuh dan dorongan seksual wanita. Wanita yang sudah menopause biasanya akan mengalami penurunan gairah seksual akibat testosteron yang rendah. 

Selain itu, kadar estrogen yang menurun juga bisa menyebabkan berkurangnya suplai darah ke klitoris dan vagina. Hal ini bisa mengurangi sensitivitas dan membuat orgasme lebih sulit untuk dicapai dan kurang intens. Wanita yang sudah menopause mungkin akan sulit untuk merasa terangsang dan kurang sensitif terhadap sentuhan. 

Selama menopause, otot dasar panggul akan melemah dan terus berlanjut hingga bertahun-tahun kemudian. Hal ini bisa mengakibatkan hilangnya kepekaan seksual vagina, yang bisa menyebabkan sulitnya wanita mencapai orgasme. 

Kondisi vagina yang kering setelah menopause juga menjadi salah satu masalah utama bagi wanita untuk berhubungan seksual setelah menopause. Berkurangnya dan melambatnya produksi pelumas di vagina ketika seorang wanita terangsang, serta penipisan dan pemendekan saluran vagina, bisa menyebabkan rasa sakit dan ketidaknyamanan selama seks penetrasi. Akibatnya, wanita yang sudah menopause lebih sulit untuk menikmati hubungan seks dan mencapai orgasme.

Namun, jangan khawatir. Menopause seharusnya tidak menjadi penghalang bagi seorang wanita untuk tetap menikmati berhubungan seksual. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kehidupan seksual kamu dan pasangan tetap bergairah.

Tips Menikmati Hubungan Seksual setelah Menopause

Bagi wanita yang sudah menopause, berikut ini tips yang bisa kamu coba untuk mencapai orgasme saat berhubungan seks:

  1. Gunakan pelumas dan pelembap

Bila kondisi vagina yang kering menjadi penghalang bagi kamu untuk mencapai orgasme saat berhubungan seksual, kamu bisa mengatasi kondisi tersebut dengan menggunakan pelumas dan pelembap khusus yang bisa didapatkan di apotek. Sebaiknya pilihlah pelumas yang larut dalam air. 

Pelumas yang tidak larut dalam air bisa menjadi media untuk pertumbuhan bakteri yang bisa berbahaya bagi kamu yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah. Selain itu, gunakan pelembap vagina secara teratur untuk menjaga organ intim tersebut tetap lembap. 

  1. Latihan dasar panggul 

Melakukan latihan dasar panggul atau senam kegel secara teratur juga bisa membantu meningkatkan sensitivitas vagina dan memperkuat orgasme.

  1. Masturbasi

Cobalah melakukan masturbasi untuk menemukan kembali titik rangsangan yang kamu suka dan bagaimana kamu ingin disentuh, tanpa ada tekanan untuk mencapai orgasme dengan pasangan.

Menggunakan sex toys atau mainan seks juga membantu untuk menikmati masturbasi. Mainan seks berbentuk peluru yang sederhana dapat membantu banyak wanita untuk mencapai orgasme yang lebih kuat.

Selain itu, menggunakan mainan seks saat berhubungan seksual dengan pasangan juga bisa membantu kamu mencari cara baru dan berbeda, untuk menemukan kepuasan seksual.

  1. Terapi penggantian hormon

Bila kamu benar-benar kesulitan menghadapi gejala menopause, sebaiknya bicarakan dengan dokter tentang terapi penggantian hormon. Terapi tersebut dapat membantu mengurangi kekeringan pada vagina, dengan menggantikan hormon yang berhenti diproduksi oleh tubuh wanita selama menopause. 

  1. Komunikasikan dengan pasangan

Hilangnya libido dan kemampuan mencapai orgasme sering kali disebabkan oleh gejala fisik. Namun, dengan membicarakannya pada pasangan dapat membantumu mendapatkan mood atau suasana hati positif untuk berhubungan seks. Jagalah agar jalur komunikasi tetap terbuka dan jujurlah tentang perasaan dan apa yang kamu alami, baik secara fisik maupun mental.

Itulah yang perlu diketahui tentang alasan wanita sulit mencapai orgasme setelah menopause dan cara mengatasinya. Jika kamu mengalami masalah dalam berhubungan seksual setelah menopause, tanyakan pada dokter di Halodoc untuk mendapatkan saran yang tepat. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga!

Referensi:
FPA. Diakses pada 2022. Sexual Pleasure During and After Menopause.
WebMD. Diakses pada 2022. Sex and Menopause.
Healthline. Diakses pada 2022. Does Menopause Affect Your Libido?