Si Kecil Ikut Mudik, Ini Tips Puasa Sehat Untuknya

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Si Kecil Ikut Mudik, Ini Tips Puasa Sehat Untuknya

Halodoc, Jakarta - Memasuki akhir bulan Ramadhan, banyak keluarga yang berencana untuk mudik. Rutinitas tahunan ini sedikit merepotkan namun biasanya ditunggu-tunggu karena pada waktu ini akhirnya kita bisa kembali berkumpul bersama keluarga besar.

Perjalanan mudik umumnya dilakukan mulai dari lima hari sebelum Hari Raya, dan ini berarti dilakukan saat masih menjalankan ibadah puasa. Bagi orang dewasa, walau agak cukup berat juga namun mereka sudah paham cara melewati perjalanan mudik sambil puasa. Namun bagaimana dengan Si Kecil yang masih belajar puasa? Jika tidak menerapkan puasa sehat untuk anak, perjalanan mudik bisa membuat puasanya terganggu.

Nah, berikut ini tips puasa sehat untuk anak yang tengah melakukan perjalanan mudik:

Baca Juga: Silaturahmi Lancar, Ini 6 Cara Jaga Kesehatan Jelang Mudik

Orangtua Wajib Memilih Waktu Mudik yang Tepat

Salah satu penyebab utama badan semakin lemas saat mudik adalah paparan sinar matahari yang cukup terik. Apalagi jika kamu dan keluarga memilih moda transportasi bus tanpa penyejuk ruangan. Sepanjang hari kamu bisa kepanasan sehingga anak semakin rewel dan mudah haus. Supaya puasa anak tetap lancar saat mudik, maka orangtua disarankan untuk memilih waktu sore atau malam hari untuk pemberangkatan.

Berangkat malam dapat membuat lebih nyaman karena tidak mendapatkan matahari yang terik selama lebih dari 12 jam dan bisa dimanfaatkan untuk tidur sehingga perjalanan tidak terasa. Jika jaraknya tidak terlalu jauh, lebih baik berangkat pagi hari setelah salat Subuh. Udara pagi masih segar hingga 5-6 jam. Jadi, saat berada di jalanan, kamu dan keluarga tidak merasa kepanasan.

Pastikan Sahur dan Berbuka dengan Makanan Bergizi

Sama halnya dengan rutinitas puasa pada umumnya, usahakan agar Si Kecil selalu mendapat asupan makanan yang mengenyangkan dan pastinya menyehatkan sebelum melakukan perjalanan mudik. Jangan makan seadanya saja terlebih minum air sampai kenyang tanpa ada makanan padat lainnya. Usahakan sahur dengan konsumsi makanan yang kalorinya mencapai 600-700 kalori atau satu pertiga total kalori harian. Saat berbuka puasa, makan sebanyak 700 kalori atau lebih banyak. Bila perlu, konsumsi suplemen makanan atau vitamin yang Si Kecil sukai. Setelah makan cukup, maka kamu baru boleh melakukan perjalanan mudik bersama Si Kecil.

Baca Juga: Perhatikan 6 Hal Ini Kalau Mudik dengan Transportasi Umum

Siapkan Makanan dan Keperluan Anak

Pastikan untuk mengepak barang-barang yang dibawa mudik beberapa hari sebelum keberangkatan. Jangan lupa untuk membawa perlengkapan Si Kecil mulai dari peralatan mandi, selimut, baju ganti, mainan, hingga obat-obatan. Masukkan ke dalam tas yang mudah dibawa, dan taruh di tempat yang mudah dijangkau saat di kendaraan. Lengkapi dengan bantal dan selimut hangat agar Si Kecil tetap nyaman saat mudik. Berikan dia mainan yang biasa ia mainkan, namun usahakan untuk tidak terlalu lama bermain gadget karena hal ini dapat menyebabkan Si Kecil merasa pusing.

Selain itu, jangan lupa untuk membawa camilan praktis dan paling disukai Si Kecil seperti buah, sereal, atau biskuit untuk dimakan saat malam hari. Berikan juga susu atau minuman kesukaannya untuk mencegah dehidrasi pada anak.

Baca Juga: 5 Hal yang Enggak Boleh Dilupakan saat Mudik

Jangan lupa untuk lengkapi mudik dengan aplikasi Halodoc. Kamu bisa menggunakan aplikasi Halodoc untuk bicara dengan dokter dan menyampaikan masalah kesehatan selama perjalanan mudik atau menanyakan tips puasa sehat untuk anak. Dokter bisa dihubungi melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips menjaga kesehatan selama mudik dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!