• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Siapa Saja yang Berisiko Mengidap Diabetes Tipe 2?

Siapa Saja yang Berisiko Mengidap Diabetes Tipe 2?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta – Penyakit diabetes menjadi salah satu penyakit kronis yang menyebabkan tingginya kadar glukosa dalam darah. Glukosa yang menumpuk menyebabkan tubuh tidak dapat menyerap kandungan ini dengan baik. Hasilnya berbagai gangguan pada organ tubuh dapat terjadi jika tingginya kadar glukosa dalam darah tidak diatasi. Secara umum, penyakit diabetes dibagi menjadi dua jenis, yaitu diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2.

Baca juga: Yang Perlu Diketahui Tentang Diabetes Tipe 2

Diabetes tipe 2 menjadi salah satu jenis diabetes yang paling sering terjadi. Kondisi ini disebabkan sel-sel tubuh yang kurang sensitif terhadap insulin yang diproduksi oleh tubuh secara normal. Lalu, siapa saja yang berisiko mengalami diabetes tipe 2? Tidak ada salahnya kenali lebih banyak mengenai diabetes tipe 2 agar kamu dapat melakukan pencegahan dan penanganan yang tepat terhadap kondisi ini.

Inilah yang Berisiko Alami Diabetes Tipe 2

Gula darah atau glukosa merupakan salah satu sumber energi dalam tubuh. Saat glukosa berada dalam jumlah yang normal, tentunya hal ini akan berfungsi baik bagi tubuh. Namun, saat jumlah glukosa berlebihan hal ini dapat memicu penyakit diabetes, salah satunya adalah diabetes tipe 2.

Kadar gula darah dalam tubuh dipengaruhi oleh hormon insulin. Hormon ini diproduksi oleh tubuh melalui pankreas, salah satu organ yang terletak di belakang lambung. Jika jenis diabetes tipe 1 terjadi karena adanya gangguan pada sistem kekebalan tubuh yang menyerang sel pankreas, hal ini berbeda dengan diabetes tipe 2.

Kondisi ini dapat terjadi akibat sel-sel tubuh yang kurang sensitif terhadap insulin yang diproduksi oleh tubuh dan dikenal sebagai insulin resistance. Meskipun diproduksi secara normal oleh tubuh, tetapi insulin yang tidak dapat digunakan dengan baik menyebabkan kadar gula meningkat dalam darah. Hal ini disebabkan insulin tidak dapat mengubah gula darah menjadi energi.

Baca juga: 4 Pemeriksaan untuk Deteksi Diabetes Tipe 2

Lalu, apa yang memicu sel tubuh tidak sensitif terhadap insulin? Berbagai faktor dapat memicu kondisi ini. Diabetes tipe 2 merupakan jenis diabetes yang paling sering terjadi dan rentan dialami oleh:

  1. Orang-orang yang memiliki usia 45 tahun ke atas.
  2. Memiliki riwayat keluarga dengan diabetes tipe 2.
  3. Memiliki penyakit, seperti tekanan darah tinggi, kolesterol, obesitas, hingga PCOS.
  4. Kurang aktivitas fisik atau jarang berolahraga.
  5. Memiliki kebiasaan merokok atau perokok aktif.
  6. Tidak dapat mengelola stres dengan baik.
  7. Kurang memenuhi kebutuhan istirahat.

Itulah beberapa kelompok yang rentan mengalami diabetes tipe 2. Perlu diketahui, gejala pada pengidap diabetes tipe 2 tampak kurang jelas dan perlahan, tetapi kondisi ini dapat membuat kesehatan kamu semakin memburuk. Gejala umum yang muncul pada pengidap diabetes tipe 2, seperti mudah haus, sering buang air kecil pada malam hari, lebih cepat lelah, gangguan penglihatan, penurunan berat badan, dan perubahan warna kulit menjadi hitam pada beberapa bagian tubuh.

Hindari Komplikasi yang Disebabkan Diabetes Tipe 2

Hampir sama dengan gangguan kesehatan yang lain, kondisi diabetes tipe 2 pun perlu perawatan yang tepat agar kondisi ini tidak semakin memburuk. Kamu dapat lakukan perawatan dengan rutin melakukan aktivitas fisik atau olahraga ringan setiap harinya. 

Tidak hanya itu, kamu juga perlu melakukan pola makan sehat dan seimbang yang dianjurkan bagi pengidap diabetes tipe 2. Gunakan aplikasi Halodoc dan bertanya langsung pada dokter mengenai pola makan yang tepat bagi pengidap diabetes tipe 2 agar gejala maupun penyakit yang kamu miliki tidak semakin memburuk.

Baca juga: 6 Makanan yang Dihindari Pengidap Diabetes

Jangan lupa untuk rutin lakukan pemeriksaan kadar gula darah, kolesterol, maupun tekanan darah pada rumah sakit terdekat untuk memastikan kondisi kesehatan dalam keadaan optimal. Hal yang perlu diingat, sebaiknya hindari tingkat stres yang tinggi karena ini akan memengaruhi pengobatan bagi penyakit diabetes yang kamu alami menjadi lebih sulit. Diabetes tipe 2 yang tidak dapat diatasi dengan baik dapat berisiko tingkatkan komplikasi, seperti gangguan jantung, ginjal, gangguan tidur, gangguan mata, hingga gangguan pendengaran.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Type 2 Diabetes.
National Health Service UK. Diakses pada 2020. Type 2 Diabetes.
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2020. Type 2 Diabetes.