• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Sistem Kekebalan Tubuh Lemah Rentan Terserang Kutil

Sistem Kekebalan Tubuh Lemah Rentan Terserang Kutil

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Sistem Kekebalan Tubuh Lemah Rentan Terserang Kutil

Halodoc, Jakarta - Virus bisa sangat mudah menginfeksi bagian tubuh, salah satunya adalah kulit dan menyebabkan munculnya kutil serta pertumbuhan kulit yang berlebihan. Human papillomavirus atau HPV penyebab utama munculnya kutil pada tubuh. Biasanya, kutil yang muncul berbentuk, seperti kembang kol, dan termasuk ke dalam tumor yang sifatnya jinak.

Virus HPV akan sangat cepat menginfeksi lapisan kulit, sehingga kamu pun sangat mudah mengalaminya apabila ada luka pada kulitmu. Penularan juga bisa terjadi jika kamu menyentuh atau melakukan kontak langsung dengan pengidap kutil. Penyakit ini memiliki beberapa jenis berdasarkan letaknya dan sering terjadi pada orang dewasa. 

Imunitas Tubuh yang Lemah Rentan Terserang Kutil

Sering kali, kemunculan kutil tidak disertai dengan rasa sakit, tetapi tetap saja mengganggu penampilan bagi sebagian besar orang. Meski demikian, kutil yang muncul pada area wajah dan kepala juga bisa terjepit dan berdarah. Pun, bentuk kutil biasanya berbeda bergantung pada jenisnya.

Baca juga: 5 Jenis Penyakit Kutil yang Harus Diketahui

Kutil biasa lebih sering terjadi pada bagian kuku, jari tangan, dan bagian punggung tangan. Benjolannya memiliki tekstur kasar dengan warna kecoklatan atau putih. Pada beberapa kondisi, kutil biasa ini juga terdapat titik hitam yang terlihat seperti biji. 

Sementara itu, kutil plantar menyerang bagian telapak kaki dan bisa tumbuh secara berkelompok. Sering kali, kutil ini muncul dengan bentuk yang datar atau justru ke dalam, sehingga akan tampak area cekungan pada bagian yang terinfeksi. Kamu akan merasakan seperti ada kerikil di dalam sepatu jika terserang kutil plantar. 

Baca juga: Bisakah Kutil Sembuh dengan Obat Khusus?

Kutil memang bisa menyerang siapa saja, tetapi ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami kutil, yaitu imunitas tubuh yang lemah. Selain itu, orang-orang yang pernah menjalani transplantasi organ juga lebih berisiko terserang infeksi, termasuk kutil. Nah, jika kamu punya kebiasaan buruk menggigiti kuku, virus kutil juga bisa masuk dan menyebar pada area kuku dan jari tangan. 

Lalu, kapan sebaiknya kutil perlu mendapatkan penanganan? Jika kamu telah melakukan pengobatan tetapi benjolan justru menyebar, muncul tanda infeksi, seperti bengkak, nyeri, kemerahan, bahkan bernanah atau benjolan muncul pada area sekitar kelamin atau anus, kamu harus segera memeriksakan kondisimu ke rumah sakit. 

Agar lebih mudah ketika kamu ke rumah sakit, sebelumnya kamu bisa membuat janji terlebih dahulu melalui aplikasi Halodoc. Jadi, kamu tidak perlu menunggu lama dan bisa segera mendapatkan penanganan. 

Baca juga: Mitos atau Fakta, Terciprat Darah Ayam Bisa Jadi Kutil

Pencegahan Kutil

Kutil menjadi penyakit yang sangat cepat menular. Namun, agar terhindar dari masalah ini, kamu bisa melakukan beberapa tindakan pencegahan berikut ini.

  • Selalu cuci tangan setiap kamu selesai beraktivitas untuk menghindari kontaminasi kuman.
  • Hindari menggigiti kuku, karena kutil akan lebih rentan terjadi pada kulit yang mengalami kerusakan. Pun, mengigiti kuku akan membuat virus lebih rentan menginfeksi.
  • Hindari menyentuh atau mengorek kutil, karena bisa mengakibatkan penyebaran virus pada bagian tubuh yang lain.
  • Hindari memotong, menyikat, atau mencukur area kulit yang terserang kutil karena bisa mengakibatkan penyebaran virus. 
  • Jangan menggunakan barang-barang milik pribadi bersamaan dengan orang lain, karena penularan bisa terjadi dari barang yang digunakan secara bersama-sama.
  • Selalu jaga kebersihan dan gunakan alas kaki. Jangan lupa untuk mengganti kaos kaki dan mencuci sepatu.

Terutama, jika kamu berjalan di area yang lembap, seperti kolam renang, area pemandian, atau kamar mandi tempat berganti pakaian selepas berolahraga, karena virus bisa menyebar dengan mudah jika kamu tidak pakai alas kaki.



Referensi:
American Academy of Dermatology Association. Diakses pada 2020. Warts: Overview.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Common Warts.
NHS UK. Diakses pada 2020. Warts and Verrucas.