• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Smoothies Kaya Protein Tanpa Bubuk Instan, Begini Caranya

Smoothies Kaya Protein Tanpa Bubuk Instan, Begini Caranya

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Smoothies Kaya Protein Tanpa Bubuk Instan, Begini Caranya

Protein merupakan nutrisi penting bagi orang yang ingin menurunkan berat badan. Pasalnya, nutrisi tersebut bisa membuat kenyang lebih lama. Mengonsumsi smoothie yang kaya protein adalah salah satu cara yang enak untuk mendapatkan asupan protein. Namun, alih-alih menggunakan bubuk instan, ada beberapa bahan makanan kaya protein yang bisa diolah menjadi smoothie.”

Halodoc, Jakarta – Apabila kamu berencana untuk menurunkan berat badan, satu hal yang perlu kamu lakukan adalah mengurangi karbohidrat dan memperbanyak asupan protein. Protein sudah dikenal sebagai nutrisi yang baik untuk diet, karena bisa membuat kamu kenyang lebih lama. Selain itu, protein juga diperlukan tubuh sebagai sumber energi dan untuk membantu metabolisme tubuh. 

Nah, cara yang paling mudah untuk mendapatkan asupan protein secara cepat adalah dengan mengonsumsi bubuk protein instan. Namun, cara tersebut sebenarnya tidaklah dianjurkan. Daripada mengonsumsi bubuk instan, kamu dianjurkan untuk mendapatkan asupan protein secara alami, yaitu dengan menyantap makanan berprotein tinggi. 

Bahan Makanan yang Kaya Protein

Para ahli gizi sudah mengungkapkan beberapa bahan makanan yang memiliki kandungan protein yang luar biasa. Bahan-bahan makanan tersebut bisa kamu tambahkan ke dalam smoothies yang menjadi menu sarapan kamu, agar rasanya tidak membosankan. Dijamin, smoothies dengan tambahan topping bahan makanan berikut ini dapat menjaga kamu tetap kenyang sepanjang hari.

1. Chickpeas (Kacang Arab)

Pertama kali dibudidayakan di daerah Mediterania dan Timur Tengah, chickpeas memiliki banyak julukan, seperti kacang Arab atau kacang garbanzo. Selain memiliki rasa yang sangat enak, chickpeas juga menawarkan dosis protein yang banyak sebagai tambahan untuk smoothie kamu, lho. Smoothie dan chickpeas merupakan perpaduan sempurna yang bisa memberi kamu tekstur crunchy saat menikmati menu sarapan sehat tersebut. Untuk 100 kalori, ½ gelas kacang Arab juga sudah bisa memenuhi 22 persen dari kebutuhan serat harian yang akan mencegah kamu kelaparan di pagi hari.

2. Keju Cottage

Cara lainnya untuk meningkatkan asupan protein dalam smoothie kamu adalah dengan menambahkan keju cottage ke dalamnya. Ketika kamu mencampurkan keju tersebut, tekstur smoothie akan berubah menjadi lebih creamy dan tidak asam, seperti yoghurt Yunani. Jadi, kamu tidak perlu menambahkan banyak gula saja ke dalam smoothie deh. Hal ini tentunya sangat baik, karena terlalu banyak tambahan gula dapat meningkatkan kadar gula darah dan merusak diet kamu.

3. Biji Labu

Selain chickpeas, biji labu juga bisa menjadi tambahan yang baik untuk mendapatkan tekstur crunchy dalam smoothie. Biji labu memiliki bentuk yang mirip seperti biji bunga matahari. Namun, biji labu lebih mudah dikupas, sekaligus menawarkan kombinasi lemak, serat, dan protein yang cukup tinggi. Biji labu juga kaya akan magnesium yang bermanfaat untuk mengatur tekanan darah dan menjaga kepadatan tulang.

4. Tahu Sutra

Nah, buat kamu yang menghindari produk susu, tahu sutra bisa jadi alternatif pilihan yang brilian. Tahu yang lembut ini juga merupakan bahan makanan yang baik untuk menambahkan tekstur creamy dalam smoothie kamu. Selain itu, tahu adalah sumber protein yang lengkap yang berarti mengandung semua sembilan asam amino esensial yang tidak dapat dihasilkan oleh tubuh kita sendiri.

Tahu sutra juga sangat baik dikonsumsi oleh wanita, karena olahan kedelai tinggi protein ini dapat membantu meringankan hot flash saat menopause dan memperkuat tulang. Manfaat tersebut adalah berkat kandungan isoflavon di dalam tahu sutra yang dapat meniru hormon estrogen dalam tubuh.

5. Oat Gandum Utuh

Oat mungkin sudah sering digunakan banyak orang sebagai campuran tambahan smoothie. Namun, tahukah kamu bahwa oat kaya akan protein? Tidak hanya dapat menambahkan asupan protein kamu, oat juga kaya akan serat, sehingga bisa membuat kamu kenyang lebih lama.

6. Ricotta

Seperti keju cottage, ricotta juga kaya akan protein dan bisa membuat smoothie terasa lebih kental. Namun, dibanding yoghurt Yunani dan keju cottage, ricotta mungkin sedikit lebih tebal. Jadi, kamu bisa mengimbangi rasanya dengan menambahkan sedikit cairan, seperti susu atau jus.

Resep Smoothie Kaya Protein

Berikut ini beberapa resep smoothie kaya protein yang bisa kamu coba:

Smoothie Kiwi dan Tahu Sutera

Bahan-bahan:

  • 4 ons tahu sutra ringan, tidak dikeringkan
  • 1 buah kiwi, potong-potong.
  • 1 cangkir susu bebas lemak.
  • 1 sendok teh madu.
  • ½ sendok teh ekstrak vanili.

Cara membuatnya, cukup campurkan semua bahan ke dalam blender hingga menjadi smoothie.

Smoothie Bit dan Keju Ricotta

Bahan-bahan:

  • ¾ cangkir air.
  • ¾ cangkir jus jeruk.
  • ¾ cangkir keju ricotta.
  • 2 buah bit berukuran sedang, potong dan cincang.
  • 1 ½ cangkir stroberi beku.
  • ¼ cangkir kenari.
  • 2,5 sentimeter jahe segar, kupas.
  • ½ sendok teh kayu manis.

Cara membuatnya: campurkan semua bahan secara berurutan di dalam blender dan blend dengan kekuatan tinggi sampai halus, sekitar 1 menit.

Nah, itulah beberapa bahan makanan yang bisa kamu tambahkan ke smoothie untuk membuat kamu kenyang lebih lama sepanjang pagi. Jika kamu ingin berdiskusi seputar diet dan nutrisi, gunakan saja aplikasi Halodoc. Hubungi dokter melalui fitur Chat with Doctor untuk minta saran kesehatan melalui Video/Voice Call dan Chat kapan dan di mana saja. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

This image has an empty alt attribute; its file name is HD-RANS-Banner-Web-Artikel_Spouse.jpg


Referensi:
Prevention. Diakses pada 2021. 6 Surprising Ways To Add More Protein To Smoothies Without Protein Powder.
Prevention. Diakses pada 2021. 20 High-Protein Smoothies That Will Keep You Full for Hours