Smoothies Kaya Protein Tanpa Bubuk Instan, Begini Caranya

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
smoothies-kaya-protein-tanpa-bubuk-instan-begini-caranya-halodoc

Halodoc, Jakarta – Bila kamu berencana untuk menurunkan berat badan, satu hal yang perlu kamu lakukan adalah mengurangi karbohidrat dan memperbanyak asupan protein. Protein sudah dikenal sebagai nutrisi yang baik untuk diet, karena bisa membuat kamu kenyang lebih lama. Selain itu, protein juga diperlukan tubuh sebagai sumber energi dan untuk membantu metabolisme tubuh. 

Baca juga: Inilah 7 Jenis dan Fungsi Protein bagi Tubuh

Nah, cara yang paling mudah untuk mendapatkan asupan protein secara cepat adalah dengan mengonsumsi bubuk protein instan. Namun, cara tersebut sebenarnya tidaklah dianjurkan. Daripada mengonsumsi bubuk instan, kamu dianjurkan untuk mendapatkan asupan protein secara alami, yaitu dengan menyantap makanan berprotein tinggi. Para ahli gizi sudah mengungkapkan beberapa bahan makanan yang memiliki kandungan protein yang luar biasa. Bahan-bahan makanan tersebut bisa kamu tambahkan ke dalam smoothies yang menjadi menu sarapan kamu, agar rasanya tidak membosankan. Dijamin, smoothies dengan tambahan topping bahan makanan berikut ini dapat menjaga kamu tetap kenyang sepanjang hari.

1. Chickpeas (Kacang Arab)

Pertama kali dibudidayakan di daerah Mediterania dan Timur Tengah, chickpeas memiliki banyak julukan, seperti kacang Arab atau kacang garbanzo. Selain memiliki rasa yang sangat enak, chickpeas juga menawarkan dosis protein yang banyak sebagai tambahan untuk smoothie kamu, lho. Smoothie dan chickpeas merupakan perpaduan sempurna yang bisa memberi kamu tekstur crunchy saat menikmati menu sarapan sehat tersebut. Untuk 100 kalori, ½ gelas kacang Arab juga sudah bisa memenuhi 22 persen dari kebutuhan serat harian yang akan mencegah kamu kelaparan di pagi hari.

Baca juga: Mudah Lapar? Kenali 6 Tanda Kekurangan Protein

2. Keju Cottage

Cara lainnya untuk meningkatkan asupan protein dalam smoothie kamu adalah dengan menambahkan keju cottage ke dalamnya. Ketika kamu mencampurkan keju tersebut, tekstur smoothie akan berubah menjadi lebih creamy dan tidak asam seperti yoghurt Yunani, jadi kamu tidak perlu menambahkan banyak gula saja ke dalam smoothie deh. Hal ini tentunya sangat baik, karena terlalu banyak tambahan gula dapat meningkatkan kadar gula darah dan merusak diet kamu.

3. Biji Labu

Selain chickpeas, biji labu juga bisa menjadi tambahan yang baik untuk mendapatkan tekstur crunchy dalam smoothie kamu. Biji labu memiliki bentuk yang mirip seperti biji bunga matahari. Namun, biji labu lebih mudah dikupas, sekaligus menawarkan kombinasi lemak, serat, dan protein yang cukup tinggi. Biji labu juga kaya akan magnesium yang bermanfaat untuk mengatur tekanan darah dan menjaga kepadatan tulang.

4. Tahu Sutra

Nah, buat kamu yang menghindari produk susu, tahu sutra bisa jadi alternatif pilihan yang brilian. Tahu yang lembut ini juga merupakan bahan makanan yang baik untuk menambahkan tekstur creamy dalam smoothie kamu. Selain itu, tahu adalah sumber protein yang lengkap yang berarti mengandung semua sembilan asam amino esensial yang tidak dapat dihasilkan oleh tubuh kita sendiri.

Tahu sutra juga sangat baik dikonsumsi oleh wanita, karena olahan kedelai tinggi protein ini dapat membantu meringankan hot flash saat menopause dan memperkuat tulang. Manfaat tersebut adalah berkat kandungan isoflavon di dalam tahu sutra yang dapat meniru hormon estrogen dalam tubuh.

5. Oat Gandum Utuh

Oat mungkin sudah sering digunakan banyak orang sebagai campuran tambahan smoothie. Namun, tahukah kamu bahwa oat kaya akan protein? Tidak hanya dapat menambahkan asupan protein kamu, oat juga kaya akan serat, sehingga bisa membuat kamu kenyang lebih lama.

Baca juga: 5 Manfaat Oatmeal untuk Kesehatan

6. Ricotta

Seperti keju cottage, ricotta juga kaya akan protein dan bisa membuat smoothie terasa lebih kental. Namun, dibanding yoghurt Yunani dan keju cottage, ricotta mungkin sedikit lebih tebal. Jadi, kamu bisa mengimbangi rasanya dengan menambahkan sedikit cairan seperti susu atau jus.

Nah, itulah beberapa bahan makanan yang bisa kamu tambahkan ke smoothie untuk membuat kamu kenyang lebih lama sepanjang pagi. Bila kamu ingin berdiskusi seputar diet dan nutrisi, gunakan saja aplikasi Halodoc. Hubungi dokter melalui fitur Chat with A Doctor untuk minta saran kesehatan melalui Video/Voice Call dan Chat kapan dan di mana saja. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Referensi:
Prevention. Diakses pada 2019. 6 Surprising Ways To Add More Protein To Smoothies Without Protein Powder.