• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Speech Delay pada Anak, Kapan Sebaiknya ke Dokter?
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Speech Delay pada Anak, Kapan Sebaiknya ke Dokter?

Speech Delay pada Anak, Kapan Sebaiknya ke Dokter?

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 04 Oktober 2022

“Jika bayi tidak bersuara atau membuat suara-suara ngoceh pada usia 2 bulan, ini bisa menjadi tanda awal keterlambatan bicara atau speech delay.”

Speech Delay pada Anak, Kapan Sebaiknya ke Dokter?Speech Delay pada Anak, Kapan Sebaiknya ke Dokter?

Halodoc, Jakarta –  Speech delay adalah keterlambatan bicara dan bahasa. Kondisi ini terjadi ketika seorang anak tidak dapat mengembangkan bicara dan bahasa pada tingkat yang diharapkan. Anak usia 2 tahun pada umumnya dapat mengucapkan sekitar 50 kata dan berbicara dalam kalimat dua dan tiga kata. 

Pada usia 3 tahun, kosakata meningkat menjadi sekitar 1.000 kata, dan mereka berbicara dalam kalimat tiga dan empat kata. Jika balita belum mencapai tonggak tersebut, anak disebut mengalami speech delay. Lantas, kapan sebaiknya anak ke dokter untuk memeriksakan kondisi speech delay? Selengkapnya bisa kamu baca di sini!

Waktu Tepat ke Dokter saat Anak Mengalami Speech Delay 

Jika anak mengalami keterlambatan bicara, itu tidak selalu berarti ada sesuatu yang salah. Bisa jadi speech delay yang dialami anak disebabkan oleh gangguan pendengaran, gangguan neurologis atau kondisi lain yang mendasarinya. 

Beberapa anak hanya membutuhkan lebih banyak waktu untuk mulai berbicara. Jika bayi tidak bersuara atau membuat suara-suara ngoceh pada usia 2 bulan, ini bisa menjadi tanda awal keterlambatan bicara.  Pada usia 18 bulan, kebanyakan bayi dapat menggunakan kata-kata sederhana seperti “mama” atau “dada”.

Nah, tanda-tanda keterlambatan bicara pada balita yang lebih tua adalah:

  • Usia 2 tahun tidak menggunakan setidaknya 25 kata.
  • Usia 2,5 tahun  tidak menggunakan dua kata yang unik atau kombinasi kata benda-kata kerja.
  • Menginjak usia 3 tahun tidak kunjung menggunakan setidaknya 200 kata,
  • Tidak dapat mengucapkan kata-kata yang dipelajari sebelumnya.

Jika tanda-tanda ini dialami anak, orang tua perlu segera memeriksakan anak ke dokter. Janji pemeriksaan medis bisa dilakukan dengan menggunakan aplikasi Halodoc. Jenis perawatan speech delay anak tergantung pada penyebabnya. 

Dokter akan memberi tahu ayah dan ibu penyebab masalah anak dan mendiskusikan tentang pilihan pengobatan. Dokter mungkin merujuk anak ke ahli patologi bicara dan bahasa. 

Ahli patologi bicara akan menunjukkan kepada orang tua bagaimana membantu anak supaya berbicara lebih banyak dan berbicara lebih baik, dan juga dapat mengajari anak cara mendengarkan atau membaca gerak bibir.

Mengajarkan bayi dan anak-anak versi bahasa isyarat juga dapat membantu perkembangan bahasanya. Bertentangan dengan apa yang mungkin dipikirkan beberapa orang, menggunakan bahasa isyarat dengan bayi dan anak kecil ternyata tidak menunda perkembangan bahasanya.

Spesialis lain yang mungkin disarankan oleh dokter untuk ditemui termasuk psikolog untuk mengatasi gangguan akibat masalah perilaku, terapis okupasi untuk bantuan dalam aktivitas sehari-hari, atau pekerja sosial yang dapat membantu masalah keluarga. Informasi selengkapnya mengenai penanganan untuk speech delay pada anak bisa didapatkan dengan download aplikasi Halodoc!

Diagnosis Speech Delay

Jika orang tua melihat anak mengalami tanda-tanda speech delay, orang tua perlu segera memeriksakan anak untuk mendapatkan kepastian diagnosis. Perkembangan balita berbeda-beda dan dapat menjadi tantangan tersendiri untuk membedakan antara keterlambatan dan gangguan bicara atau bahasa.

Menurut data kesehatan yang dipublikasikan oleh U.S. National Library of Medicine, 10 hingga 20 persen anak usia 2 tahun terlambat mengembangkan bahasa, dengan laki-laki tiga kali lebih mungkin termasuk dalam kelompok ini.

Untuk mendapatkan informasi terkait kesehatan anak, dokter anak akan mengajukan pertanyaan tentang kemampuan bicara dan bahasa balita serta tonggak perkembangan dan perilaku lainnya.

Dokter juga akan memeriksa mulut, langit-langit mulut, dan lidah anak. Besar kemungkinan dokter akan memeriksakan pendengaran anak. Bahkan jika anak tampak responsif terhadap suara, mungkin ada gangguan pendengaran yang membuat kata-katanya terdengar kacau.

Bergantung pada temuan awal, dokter akan merujuk anak ke spesialis lain untuk evaluasi yang lebih menyeluruh. Ini mungkin termasuk:

  • Audiolog.
  • Ahli patologi wicara-bahasa.
  • Ahli saraf.
  • Layanan intervensi dini.

Itulah ulasan mengenai waktu tepat untuk membawa anak ke dokter saat mengalami speech delay. Jadi, pastikan orang tua tidak terlambat untuk memeriksakannya, ya. 

Referensi:
Family Doctor.org. Diakses pada 2022. Speech Language and Delay.
Healthline. Diakses pada 2022. Does My Toddler Have a Speech Delay?
National Library of Medicine. Diakses pada 2022. Intellectual Disability and Language Disorder.