• Home
  • /
  • Stres Bisa Picu Sakit Kepala, Ini Penjelasannya

Stres Bisa Picu Sakit Kepala, Ini Penjelasannya

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Stres Bisa Picu Sakit Kepala, Ini Penjelasannya

Halodoc, Jakarta - Setiap orang rasanya wajar untuk mengalami stres. Tapi, sebaiknya kamu dapat mengelola stres yang dialami agar tidak menimbulkan gangguan kesehatan. Ada banyak dampak kesehatan yang dapat dialami akibat kondisi stres yang tidak diatasi dengan baik, salah satunya adalah sakit kepala.

Baca juga: Stres Bisa Sebabkan Sakit Kepala, Benarkah?

Sakit kepala terjadi ketika kepala mengalami rasa nyeri maupun rasa sakit. Sakit kepala yang dialami tentunya memiliki beragam kondisi, ada yang terasa ringan dan ada juga yang cukup parah. Jadi, tidak ada salahnya kelola tingkat stres yang dialami agar tidak mengalami sakit kepala yang mengganggu. Lantas, apa yang sebabkan tingkat stres berpengaruh pada sakit kepala?

Alasan Stres Picu Sakit Kepala

Dilansir dari Cleveland Clinic, ketika kamu mengalami stres maka tubuh dapat membaca kondisi ini sebagai ancaman untuk kesehatan. Kondisi ini menyebabkan tubuh mengeluarkan beberapa hormon stres, seperti adrenalin, kortisol, norepinefrin dalam jumlah yang cukup banyak. 

Hormon adrenalin dan kortisol yang diproduksi oleh tubuh dapat menyebabkan peningkatan detak jantung dan membuat pembuluh darah yang dialirkan pada bagian tubuh tertentu menjadi melebar. Pada kondisi ini, jantung memusatkan aliran darah untuk bagian tubuh yang memengaruhi fisik, seperti kaki dan tangan.

Akibatnya, suplai darah yang membawa oksigen menurun dan membuat fungsi otak terganggu. Nah, hal ini yang membuat stres dapat sebabkan sakit kepala. Tidak hanya itu, stres yang dialami dapat membuat otot sekitar kepala menjadi kaku.

Umumnya, saat stres kamu akan mengalami sakit kepala tegang. Dilansir dari WebMD, sakit kepala tegang dapat terjadi dalam waktu 30 menit atau beberapa hari. Selain stres, ada beberapa kondisi yang memicu sakit kepala tegang, seperti kebiasaan mengonsumsi alkohol, mengalami kelelahan, mata yang terlalu keras untuk bekerja, kebiasaan merokok, kurang asupan cairan, dan kurang tidur.

Baca juga: Tekanan Sosial pada Ibu Hamil, Hati-Hati Picu Stres

Cara untuk Atasi Sakit Kepala yang Disebabkan Stres

Sakit kepala yang disebabkan oleh stres tentu dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Untuk meredakan sakit kepala yang dirasakan, lakukan beberapa tips berikut ini:

1. Lakukan Hal yang Menyenangkan

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi sakit kepala karena stres adalah mengelola stres dengan tepat. Kamu dapat melakukan berbagai hal yang menyenangkan agar stres dapat mereda.

Selain itu, kamu bisa berolahraga ringan atau melakukan meditasi untuk meredakan stres yang dialami. Jika tingkat stres yang dialami tidak kunjung mereda, coba bicarakan dengan dokter atau psikolog melalui aplikasi Halodoc. Kamu bisa menghubunginya kapan saja dan di mana saja.

2. Penuhi Kebutuhan Istirahat

Dilansir dari WebMD, memenuhi kebutuhan tidur menjadi cara yang cukup efektif untuk mengatasi sakit kepala yang disebabkan oleh stres. Selain itu, menciptakan ruangan yang nyaman dapat meningkatkan kualitas tidur. Jadi, buatlah kamar tidur menjadi nyaman agar tidur juga semakin nyenyak.

3. Berendam Air Hangat

Sakit kepala yang disebabkan stres dapat membuat otot sekitar kepala menjadi tegang. Dilansir dari Healthline, tidak ada salahnya untuk mandi dengan air hangat untuk membuat otot kepala menjadi lebih rileks. Kamu bisa menambahkan minyak esensial untuk membuat tubuh dan pikiran menjadi lebih rileks.

4. Jalani Gaya Hidup Sehat

Jalani gaya hidup sehat untuk menghindari sakit kepala yang disebabkan oleh stres. Hindari mengonsumsi alkohol atau minuman yang mengandung kafein. Selain dapat mengganggu kesehatan tubuh, gaya hidup yang buruk dapat menjadi pemicu sakit kepala yang disebabkan oleh stres. 

Baca juga: Sakit Kepala Muncul saat Orgasme, Apa Penyebabnya?

Itulah cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi sakit kepala yang disebabkan oleh stres. Kelola stres sedini mungkin agar menurunkan risiko mengalami sakit kepala. Selain itu, jangan lupa untuk penuhi kebutuhan cairan setiap harinya agar kamu terhindar dari kondisi sakit kepala.

Referensi:
Harvard Medical School. Diakses pada 2020. 4 Ways to Tame Tension Headaches
Healthline. Diakses pada 2020. Tension Headaches
Web MD. Diakses pada 2020. Tension Headaches
Cleveland Clinic. Diakses pada 2020. Stress and Headache