10 July 2018

Suka Makan Ceker, Sehat atau Bahaya?

ceker ayam sehat atau bahaya, manfaat ceker ayam untuk kesehatan, bahaya ceker ayam,ceker ayam,ceker ayam sehat,ceker ayam bahaya

Halodoc, Jakarta – Ceker ayam adalah salah satu makanan favorit orang Indonesia. Banyak ditemukan di angkringan sampai ke restoran kelas atas juga menyajikan angkringan sebagai menu yang banyak dicari oleh orang. Buat kamu yang suka makan ceker ayam, wajib tahu apakah kebiasaanmu tersebut termasuk sehat atau bahaya?

Faktanya, kaki ayam sebenarnya terbuat dari jaringan ikat saja. Dan ini adalah alasan utama kenapa memakan ceker ayam dapat memungkinkan kamu menerima manfaat kesehatan. Beberapa di antaranya adalah mencegah penuaan, mengingat ceker ayam mengandung banyak kolagen. Kemudian, ceker juga merupakan salah satu sumber protein lewat asam amino yang terdapat pada ceker ayam, sehingga dapat membentuk sel dan jaringan ototmu lebih kuat. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai manfaat ceker ayam untuk kesehatan, kamu bisa melihat uraian berikut ini. Baca juga: Pro Kontra Makan Pecel Lele yang Bisa Sebabkan Kanker

  1. Kulit Sehat dan Indah

Jika kamu ingin kulit yang sehat dan indah, tapi kamu kekurangan bujet untuk menggunakan produk kecantikan mahal, kamu bisa mengonsumsi kaki ayam sebagai gantinya. Mengonsumsi kaki ayam dapat memberikan asupan kolagen ke tubuhmu.

  1. Kuku Kuat dan Cantik

Kulit bukan jadi satu-satunya yang mendapat manfaat dari ceker ayam, tetapi juga kuku. Jika kukumu termasuk kategori rapuh, mengonsumsi ceker ayam dapat menguatkan kuku.

  1. Terbebas dari Nyeri Sendi

Bukan hanya terlihat muda, tetapi kamu juga akan merasa muda. Ini dikarenakan kolagen dapat memperbaiki sendi, sehingga menjaga satu sama lainnya saling bergesekan. Jika kamu sering merasakan rasa sakit sendi saat berdiri atau pun berjalan, silahkan masukkan ceker ayam ke dalam menumu.

  1. Mengoptimalkan Proses Pencernaan

Kolagen dalam ceker ayam dapat membantu proses pencernaan, sehingga membantu kamu untuk mendapatkan nutrisi dari makanan yang dimakan secara lebih optimal. Jaringan ikat pada ceker ayam sangat baik untuk usus ketimbang makanan fast food atau pun makanan berlemak lainnya.

  1. Mengurangi Berat Badan

Ceker ayam sangat rendah kalori. Selain itu, protein pada ceker ayam dapat membantu mempercepat proses metabolisme dalam tubuh, sehingga kamu lebih banyak membakar kalori.

  1. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Makan ceker ayam dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh lewat kandungan mineral seperti tembaga, fosfor, magnesium, seng, dan kalsiumnya. Beberapa mineral ini dapat secara efektif mengatasi serangan penyakit.

  1. Mempertahankan Keseimbangan Hormon

Salah satu sumber keseimbangan hormon adalah lewat kandungan seng dalam tubuh. Ceker ayam mengandung 1/3 kebutuhan seng harian tubuh. Lemak baik di ceker ayam juga membantu meningkatkan kinerja kelenjar dalam tubuh. Kesehatan sistem pembuluh darah karena efek kolagen juga berperan dalam membantu menjaga suplai darah ke sejumlah titik kontrol hormonal termasuk sistem saraf pusat di otak dan di sejumlah kelenjar di seluruh tubuh. Baca juga: Makanan Peningkat Stamina Biar Kuat Seperti Pemain Bola

Walaupun mengandung banyak manfaat, mengonsumsi ceker ayam juga punya beberapa bahaya yang harus kamu perhatikan, seperti kebersihan kaki ayam karena ketika masih hidup ayam pasti berkeliaran di tempat yang kotor. Untuk memastikan kaki ayam benar-benar bersih dan higienis, kamu harus memotong kukunya dan merebusnya sampai matang. Intinya, jangan terlalu berlebihan dalam mengonsumsi dan tetap mengawasi kebersihan dan proses pengolahan ceker ayamnya.

Ingin tahu lebih banyak mengenai apakah mengonsumsi ceker ayam sehat atau tidak, bisa tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.