• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Sunat Dapat Mengurangi Risiko Terkena Parafimosis

Sunat Dapat Mengurangi Risiko Terkena Parafimosis

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Sunat Dapat Mengurangi Risiko Terkena Parafimosis

Halodoc, Jakarta – Parafimosis adalah suatu kondisi yang hanya menyerang pria yang tidak disunat. Parafimosis terjadi ketika kulup tidak bisa lagi ditarik ke depan melewati ujung penis. Akibatnya kulup menjadi bengkak, tersangkut, yang dapat memperlambat atau menghentikan aliran darah ke ujung penis. Kondisi ini dapat menyebabkan komplikasi serius jika tidak ditangani.

Selain belum disunat, faktor risiko seseorang mengalami parafimosis adalah mengalami trauma pada area genital, menarik kulup ke belakang terlalu kuat, memiliki kulup yang lebih ketat, serta terlalu lama menarik kulup ke belakang. Selengkapnya mengenai sunat dan parafimosis bisa dibaca di sini!

Sunat untuk Penanganan dan Pencegahan

Perawatan kondisi parafimosis akan bervariasi tergantung pada usia dan tingkat keparahan kondisi. Secara umum, langkah pertama dalam menangani parafimosis adalah mengurangi pembengkakan. Dokter mungkin akan melakukan hal berikut:

Baca juga: Aktivitas Seksual Sebabkan Parafimosis, Benarkah?

1. Mengoleskan es. 

2. Membungkus perban erat di sekitar penis.

3. Menggunakan jarum untuk mengeluarkan nanah atau darah.

4. Menyuntikkan hyaluronidase, yaitu enzim yang membantu mengurangi pembengkakan.

5. Dokter mungkin juga akan membuat sayatan kecil untuk meredakan ketegangan, tetapi ini hanya akan dilakukan pada kasus yang parah.

Setelah pembengkakan berkurang, dokter akan mengembalikan kulup ke posisinya. Ini bisa sangat menyakitkan. Jadi, kamu mungkin akan diberi obat penghilang rasa sakit sebelum prosedur dimulai. 

Baca juga: 3 Pengobatan untuk Mengatasi Parafimosis

Selama prosedur, dokter akan melumasi penis dan kulup terlebih dahulu. Kemudian, dokter akan meremas ujung penis dengan lembut sambil menarik kulup ke bawah. Pengangkatan kulup bisa jadi diperlukan pada kasus parafimosis yang sangat parah. Karenanya, sunat memang prosedur terbaik untuk mencegah terjadinya parafimosis.

Jika saat ini kamu baru saja menjalani penanganan parafimosis, pastikan untuk mengikuti petunjuk dokter. Mulai dari cara membersihkan dan merawat ujung penis setelah perawatan dan obat yang perlu dikonsumsi. Hubungi dokter mengalami demam tinggi dan masih mengalami nyeri setelah perawatan. Gejala ini mungkin menunjukkan adanya infeksi, yang harus diobati dengan antibiotik.

Manfaat Sunat Lainnya

Sunat adalah operasi pengangkatan kulit yang menutupi ujung penis. Sekarang ini, sunat tidak hanya ritual keagamaan, prosedurnya sudah lebih kepada kesehatan, kebersihan, dan tindakan pencegahan.

Baca juga: Tidak Disunat Dapat Sebabkan Parafimosis, Ini Alasannya

The American Academy of Pediatrics mengatakan, manfaat sunat lebih besar daripada risikonya. Sunat memiliki berbagai manfaat kesehatan, termasuk:

1. Kebersihan yang lebih mudah. Sunat memudahkan kamu untuk mencuci penis. 

2. Risiko infeksi saluran kemih menurun. Infeksi ini lebih sering terjadi pada pria yang tidak disunat. Infeksi parah di masa remaja dapat menyebabkan masalah ginjal di kemudian hari.

3. Menurunkan risiko infeksi menular seksual. Laki-laki yang disunat mungkin memiliki risiko lebih rendah terhadap infeksi menular seksual tertentu, termasuk HIV. Namun, praktik seksual yang aman tetap penting.

4. Pencegahan masalah penis. Kadang-kadang, kulup pada penis yang tidak disunat sulit atau tidak mungkin untuk ditarik kembali (phimosis). Ini dapat menyebabkan radang kulup atau kepala penis.

5. Menurunkan risiko kanker penis. Meskipun kanker penis jarang terjadi, kanker ini jarang terjadi pada pria yang disunat. Selain itu, kanker serviks lebih jarang terjadi pada pasangan seksual wanita dari pria yang disunat.

Kalau kamu butuh informasi lebih lengkap mengenai manfaat sunat sebagai pencegahan parafimosis, tanyakan langsung solusinya di Halodoc. Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik. Caranya mudah, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Circumcision (male).
Healthline. Diakses pada 2020. Paraphimosis.