Susah Buang Air Kecil, Ini 4 Penyebab Batu Ginjal

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Susah Buang Air Kecil, Ini 4 Penyebab Batu Ginjal

Halodoc, Jakarta – Meningkatnya frekuensi buang air kecil, tapi kesulitan untuk mengeluarkan urin bisa menjadi tanda dari penyakit tertentu, salah satunya adalah batu ginjal.  Penyakit ini terjadi karena terbentuknya material keras menyerupai batu di dalam ginjal.

Material ini sebenarnya merupakan sisa zat-zat limbah di dalam darah, tapi pada proses penyaringan yang dilakukan oleh ginjal sisa zat ini ini tidak diproses dengan sempurna. Hal itu kemudian membuat zat tersebut mengendap dan berubah menjadi kristal seiring berjalannya waktu.

Baca juga: Susah Buang Air Kecil, Waspada Batu Ginjal

Ada beberapa jenis penyakit batu ginjal, yaitu batu kalsium, batu asam urat, batu struvit, dan batu sistin. Penyakit batu ginjal memiliki nama medis nefrolitiasis, dan bisa terjadi karena beberapa faktor. Penyakit ini bisa terjadi karena pola makan yang buruk, hingga kondisi kesehatan tertentu, misalnya pengidap diabetes atau tekanan darah tinggi alias hipertensi.

Kabar buruknya, penyakit ini ternyata lebih banyak menyerang pria dibandingkan wanita. Kebanyakan batu ginjal akan mulai menyerang pada usia 30–60 tahun. Penyebab batu ginjal yang paling sering ditemui adalah infeksi saluran kemih, pola makan yang salah, hingga faktor genetik alias keturunan.

Sama seperti penyakit lainnya, batu ginjal juga memiliki gejala khas. Penyakit batu ginjal sering memunculkan gejala khas berupa sulit buang air kecil serta nyeri yang muncul di sekitar pinggang.

Rasa nyeri yang muncul sebagai tanda penyakit ini terjadi karena ukuran batu ginjal yang seringnya lebih besar dari diameter saluran ureter. Batu besar tersebut kemudian bergesekan dengan lapisan dinding di sekitar ureter, sehingga menghasilkan rasa nyeri dan kesulitan buang air kecil.

Gesekan di ureter ini juga bisa memicu terjadinya rasa nyeri di pinggang dan perut bagian bawah. Ada gejala lain yang sering muncul karena penyakit batu ginjal, mulai dari nyeri perut di bagian bawah dan samping, muntah dan mual, urine berubah keruh, badan lemas, menggigil hingga demam tinggi.

Baca juga: Hati-Hati, 8 Hal Ini Bisa Sebabkan Batu Ginjal

Sayangnya, penyakit ini sering terlambat disadari, karena gejala penyakit seringnya tidak dirasakan jika batu ginjal yang terbentuk masih berukuran kecil. Pada beberapa kasus, batu ginjal yang masih sangat kecil bisa saja keluar dari tubuh melalui urine, tapi bukan berarti kamu bisa mengabaikan penyakit ini.

Karena hal tersebut bisa jadi malah akan memicu kondisi menjadi lebih parah. Lantas, apa saja hal-hal yang bisa menyebabkan batu ginjal?

1. Dehidrasi

Salah satu hal yang bisa menyebabkan batu ginjal adalah dehidrasi alias kekurangan cairan di dalam tubuh. Ini bisa terjadi karena kebiasaan kurang minum air putih. Salah satu cara terbaik untuk mencegah batu ginjal adalah dengan mencukupi kebutuhan air minum dalam satu hari.

2. Pola Makan Salah

Selain itu, penyakit ini juga sering terjadi karena pola makan yang sembarangan. Kebiasaan mengonsumsi makanan yang banyak mengandung protein, garam, ataupun gula. Nyatanya, jenis makanan ini bisa meningkatkan risiko batu ginjal, sebab jenis makanan ini membuat ginjal bekerja lebih keras untuk menyaringnya. Hal itu kemudian meningkatkan risiko batu ginjal.

3. Obesitas

Kelebihan berat badan alias obesitas juga harus diwaspadai. Sebab, kondisi ini bisa menjadi salah satu pemicu penyakit batu ginjal. Memiliki indeks massa tubuh yang besar dengan ukuran pinggang yang besar terkait dengan peningkatan risiko batu ginjal.

4. Riwayat Penyakit

Riwayat penyakit dalam keluarga ternyata juga bisa menjadi penyebab batu ginjal menyerang. Seseorang disebut lebih berisiko mengalami penyakit ini jika keluarga mengalami atau pernah mengidap penyakit yang sama.

Baca juga: Awas, Batu Ginjal Bisa Sebabkan 7 Komplikasi Ini

Dapatkan tips dan rekomendasi dari dokter terpercaya di aplikasi Halodoc. Berbicara dengan dokter lebih mudah lewat Video/Voice Call dan Chat. Sampaikan masalah seputar kesehatan dan dapatkan saran terbaik untuk menjaga kesehatan. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!