Susah Turunkan Berat Badan Bisa Jadi Gangguan Tiroid?

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Susah Turunkan Berat Badan Bisa Jadi Gangguan Tiroid? 

Halodoc, Jakarta – Ada beragam cara sehat yang bisa dilakukan untuk mendapatkan berat badan yang ideal. Jika kamu sudah melakukan olahraga secara rutin dan menjalani pola makan yang sehat, namun berat badan tidak kunjung berubah, tidak ada salahnya waspada terhadap kondisi ini. Apalagi jika kesulitan menurunkan berat badan disertai gejala lain seperti nafsu yang makan menurun, sering mengantuk, dan emosi yang tidak stabil.

Baca juga: Daftar Makanan yang Baik untuk Pengidap Penyakit Tiroid

Sebaiknya jangan sepelekan kondisi ini karena bisa menunjukkan adanya gangguan tiroid pada kesehatan kamu. Umumnya gangguan pada tiroid terjadi disebabkan kelainan bentuk atau fungsi pada tiroid. Kelenjar tiroid adalah salah satu kelenjar yang terletak pada leher yang berfungsi menghasilkan hormon tiroid untuk mengatur metabolisme tubuh. 

Ketahui Jenis Gangguan Tiroid Berdasarkan Gejala

Gangguan tiroid menyebabkan gejala dan pengobatan yang berbeda-beda tergantung jenis dan juga penyebab gangguan tiroid. Gangguan tiroid dapat terjadi ketika kelenjar tiroid mengalami perubahan bentuk serta menghasilkan hormon tiroid terlalu sedikit atau terlalu banyak. 

Baca juga: 5 Hal yang Perlu Diketahui tentang Kelenjar Tiroid

Bentuk kelenjar tiroid juga dapat berubah karena disebabkan penyakit, seperti penyakit gondok, nodul tiroid, dan kanker tiroid. Ketahui jenis-jenis gangguan tiroid serta gejala yang muncul pada kesehatan tubuh, yaitu:

1. Hipertiroid

Seseorang dengan kondisi hipertiroid akan mengalami gejala yang cukup khas yaitu tidak tahan berada di dalam suhu udara yang cukup panas. Tidak hanya itu, pengidap hipertiroid juga mengalami kondisi tubuh yang mudah lelah, leher yang membesar, dan intensitas buang air besar menjadi lebih sering terjadi.

2. Hipotiroid

Kelelahan dan kenaikan berat badan bisa menjadi gejala dari kondisi hipotiroid. Kenaikan berat badan disebabkan karena proses metabolisme yang tidak berjalan dengan baik pada tubuh. Nyeri otot, rambut yang menipis, denyut jantung yang melambat menjadi gejala lain dari kondisi hipotiroid. Jika tidak diatasi, kondisi ini dapat sebabkan gejala yang lebih parah, seperti gangguan memori, lambat dalam berpikir, dan mudah menjadi stres. 

3. Pembengkakan Kelenjar Tiroid

Kondisi pembengkakan kelenjar tiroid dikenal dengan istilah gondok atau gondokan. Gejala yang muncul juga ditentukan dari penyebab kelenjar tiroid, apakah karena terlalu banyak menghasilkan hormon tiroid atau terlalu sedikit menghasilkan hormon tiroid. 

Faktor Risiko Seseorang Alami Gangguan Tiroid

Gangguan tiroid dapat disebabkan beberapa faktor, seperti infeksi dan penggunaan obat-obatan. Tidak hanya itu, produksi hormon tiroid yang tidak memadai mengakibatkan ketidakseimbangan reaksi kimia pada tubuh.

Baca juga: Kenali 5 Penyakit yang Mengintai Kelenjar Tiroid

Ketahui beberapa faktor yang meningkatkan risiko seseorang alami gangguan  tiroid. Di antaranya adalah seseorang yang berusia lebih dari 60 tahun, memiliki penyakit autoimun, memiliki riwayat keluarga dengan penyakit tiroid yang meningkatkan risiko seseorang alami gangguan tiroid. Tidak hanya itu, kondisi kehamilan dan melahirkan dalam waktu enam bulan terakhir juga tingkatkan risiko gangguan tiroid.

Namun, jangan khawatir, kamu dapat lakukan beberapa cara untuk mencegah dan mengatasi masalah gangguan tiroid. Caranya dengan menghentikan kebiasaan merokok, konsumsi yodium dalam jumlah yang cukup untuk tubuh, dan jangan berlebihan dalam mengonsumsi makanan atau minuman yang memiliki bahan dasar kedelai.

Referensi:
Womens Health. Diakses pada 2019. Thyroid Disease
Web MD. Diakses pada 2019. Thyroid Problems