Tak Cuma Kurus dan Berat Badan Turun, Ini 4 Gejala Anoreksia Nervosa

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Tak Cuma Kurus dan Berat Badan Turun, Ini 4 Gejala Anoreksia Nervosa

Halodoc, Jakarta - Anoreksia nervosa adalah gangguan makan serius, yang membuat pengidapnya mengadopsi metode yang ekstrem untuk menurunkan berat badan atau menghindari kenaikannya. Gangguan ini juga amat erat dengan masalah psikologis, karena pengidap anoreksia nervosa biasanya akan memiliki kecenderungan atau terobsesi untuk memiliki tubuh kurus, dan sangat takut jika terlihat gemuk. Pengidap anoreksia nervosa akan selalu menganggap tubuhnya masih kurang kurus atau masih gemuk, meski berat badannya sudah ideal.

Secara umum, anoreksia nervosa terbagi atas 2, yaitu restrictive eating dan purging. Pengidap anoreksia restriktif (restrictive eating) biasanya mengendalikan berat badan mereka dengan membatasi asupan makanan mereka. Sementara mereka yang mengidap anoreksia purging biasanya akan makan seperti biasa, bahkan selalu makan banyak, kemudian mereka akan keluarkan semua yang dimakan dengan berbagai cara. Ada yang memuntahkannya, ada juga yang menggunakan obat-obatan seperti obat pencahar atau diuretik.

Baca juga: Seperti Inilah Fungsi Otak Pengidap Anoreksia Nervosa

Hasilnya? Tentu saja mereka menjadi kurus dan berat badannya turun secara drastis. Namun, anoreksia nervosa tetap saja bukanlah hal yang benar, dan berbahaya bagi tubuh. Ketika mengidap anoreksia nervosa, kebutuhan tubuh akan nutrisi dari makanan menjadi tidak tercukupi, dan risiko gangguan kesehatan lain bisa saja mengintai.

Namun, orang yang mengidap anoreksia nervosa juga kerap tidak menyadari kondisinya, lho. Oleh karena itu, mengenali gejala-gejalanya adalah hal yang diperlukan, anoreksia nervosa yang diidap dapat cepat ditangani.

Selain penurunan berat badan yang drastis, berikut beberapa gejala umum lainnya dari anoreksia nervosa:

Baca juga: Pengaruh Anoreksia Nervosa Terhadap Kesuburan Wanita

1. Sering Memuntahkan Makanan Setelah Makan Banyak

Seperti telah dijelaskan sebelumnya, bahwa pengidap anoreksia nervosa (terutama yang purging), kerap menunjukkan perilaku membersihkan isi perut usai menyantap makanan. Bahkan, mereka juga sering makan berlebihan, kemudian memuntahkan kembali semua yang dimakannya dengan sengaja. Tak cukup dengan memuntahkan, mereka juga biasanya akan mengonsumsi obat pencahar. Padahal, penggunaan obat ini dalam jumlah besar dapat mengurangi penyerapan makanan dan memicu banyak komplikasi serius.

2. Terobsesi dengan Jumlah Kalori

Apakah kamu tipikal orang yang sering menghitung-hitung jumlah kalori sebelum menyantap makanan? Jika hal ini menjadi kebiasaan dan mulai dilakukan secara berlebihan, bisa jadi itu tanda adanya gangguan anoreksia nervosa. Ya, selain memuntahkan makanan, kekhawatiran konstan tentang makanan dan pemantauan ketat jumlah kalori yang masuk ke tubuh juga merupakan gejala umum dari anoreksia nervosa.

Orang dengan anoreksia biasanya akan sering mencatat setiap makanan yang mereka konsumsi, termasuk air, dan bahkan menghafal kandungan kalori dari setiap makanan tersebut. Selanjutnya, mereka akan mengurangi asupan makannya, seolah sedang mempraktikkan diet ekstrem. Sebagian besar dari mereka juga akan menolak makanan tertentu, atau sekelompok makanan, seperti karbohidrat dan lemak.

Baca juga: Jangan Panik, Ada Cara Sembuh dari Anoreksia

3. Gangguan Mood

Tak hanya gangguan makan, anoreksia nervosa juga kerap diiringi dengan gangguan mood, bahkan gejala-gejala lain seperti depresi, gelisah, hiperaktif, perfeksionisme, dan perilaku impulsif. Gejala-gejala ini dapat menyebabkan pengidap anoreksia nervosa tidak dapat menemukan kesenangan dalam kegiatan, yang biasanya menyenangkan bagi kebanyakan orang. Mereka akan sangat sensitif terhadap kritik, kegagalan, dan kesalahan yang diperbuat.

4. Citra Tubuh Terdistorsi

Bentuk dan daya tarik tubuh adalah masalah kritis bagi pengidap anoreksia nervosa. Perlu diketahui bahwa konsep citra tubuh melibatkan persepsi diri tentang ukuran tubuh, dan bagaimana perasaan tentang tubuh sendiri. Di samping itu, pengidap anoreksia nervosa biasanya akan memiliki citra tubuh yang negatif, serta perasaan negatif terhadap fisiknya sendiri.

Itulah sedikit penjelasan tentang gejala-gejala umum dari anoreksia nervosa. Jika kamu membutuhkan informasi lebih lanjut soal hal ini atau gangguan kesehatan lainnya, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan dokter di aplikasi Halodoc, lewat fitur Contact Doctor, ya. Mudah kok, diskusi dengan dokter spesialis yang kamu inginkan pun dapat dilakukan melalui Chat atau Voice/Video Call. Dapatkan juga kemudahan membeli obat menggunakan aplikasi Halodoc, kapan dan di mana saja, obatmu akan langsung diantar ke rumah dalam waktu satu jam. Yuk, download sekarang di Apps Store atau Google Play Store!