Tak Hanya Bakteri, Ini 9 Faktor yang Meningkatkan Cholangitis

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
penyebab penyakit cholangitis

Halodoc, Jakarta - Jika seseorang telah divonis mengidap penyakit cholangitis, lebih baik lakukan penanganan secepatnya. Pasalnya penyakit ini bisa menimbulkan komplikasi yang berbahaya jika tidak mendapatkan penanganan secara tepat. Komplikasi bisa menyebabkan gagal ginjal, bahkan kematian. Yuk, ketahui faktor apa saja yang bisa meningkatkan risiko seseorang mengidap penyakit cholangitis.

Baca juga: 5 Fakta tentang Penyakit Cholangitis yang Perlu Diketahui

Cholangitis Menyebabkan Terganggunya Peredaran Cairan Empedu

Cholangitis merupakan kondisi terjadinya peradangan pada saluran empedu, yaitu saluran yang menyalurkan cairan empedu dari hati ke usus dan kandung empedu. Peradangan ini bisa menyebabkan pembengkakan yang akhirnya akan mengganggu sistem peredaran cairan empedu, cairan yang dibutuhkan tubuh untuk membantu proses pencernaan.

Ini Gejala yang Akan Dialami oleh Pengidap Cholangitis

Sistem peredaran cairan empedu yang terganggu biasanya akan menimbulkan gejala seperti demam, mual dan muntah, sensasi rasa nyeri pada perut atas bagian kanan, mengidap penyakit kuning, serta membran mukosa hidung dan mulut akibat adanya penumpukan bilirubin di dalam darah dan jaringan tubuh lain.

Nyeri pada perut atas bagian kanan tersebut juga bisa muncul pada lokasi yang berbeda-beda. Rasa nyeri yang ditimbulkan biasanya akan terasa seperti tertusuk atau kram.

Baca juga: Inilah 5 Penyakit Komplikasi Akibat Cholangitis

Ini Faktor yang Meningkatkan Risiko Cholangitis

Cholangitis disebabkan oleh adanya infeksi bakteri. Selain itu, ada beberapa faktor yang meningkatkan risiko terjadinya cholangitis pada seseorang, yaitu:

  1. Tumor.

  2. Adanya darah yang menggumpal.

  3. Adanya pembengkakan pada pankreas.

  4. Mengidap infeksi parasit, seperti cacing hati.

  5. Efek samping dari tindakan medis, seperti endoskopi.

  6. Sumbatan pada saluran empedu akibat adanya batu empedu.

  7. Penyempitan pada saluran empedu karena masalah stenosis dan striktur.

  8. Bakteremia, yaitu kondisi ketika adanya bakteri dalam darah yang bisa menyebabkan infeksi.

  9. Seseorang yang mengidap peradangan pada saluran empedu dan berusia di atas 55 tahun, atau pernah memiliki riwayat sakit batu empedu.

Untuk menekan risiko terjadinya cholangitis pada seseorang, diperlukan pemeriksaan kesehatan secara rutin untuk mencegah penyakit ini. Terutama jika kamu seseorang yang sering mengunjungi wilayah yang rawan terhadap penularan infeksi parasit.

Baca juga: Inilah Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Mengalami Cholangitis

Begini Penanganan pada Pengidap Cholangitis

Penanganan infeksi yang terjadi pada saluran empedu akan berbeda pada masing-masing pengidapnya. Penanganan akan disesuaikan dengan penyebab yang mendasari terjadinya cholangitis pada masing-masing orang.

Jika cholangitis disebabkan oleh infeksi bakteri, penanganan yang bisa dilakukan adalah dengan pemberian antibiotik, serta koreksi cairan dan ketidakseimbangan elektrolit. Selain itu, penanganan juga bisa dilakukan dengan tindakan endoskopi untuk mengatasi sumbatan. Seseorang yang mengidap cholangitis akut juga akan disarankan untuk berpuasa sebelum dilakukannya penanganan medis.

Gejala Bertambah Parah, Ini Komplikasi Cholangitis

Gejala yang dibiarkan begitu saja tanpa adanya tindakan medis yang tepat berpotensi menyebabkan timbulnya komplikasi penyakit berbahaya, bahkan kehilangan nyawa. Beberapa komplikasi yang bisa terjadi akibat cholangitis adalah gagal ginjal, abses hati, dan kambuhnya cholangitis yang akan berlangsung dalam waktu lama.

Jika kamu mengidap gejala-gejalanya, lebih baik jangan menduga-duga, ya! Kamu bisa ngobrol langsung dengan dokter ahli di aplikasi Halodoc melalui Chat atau Voice/Video Call. Jika dokter mengetahui ada yang salah dengan kesehatanmu, dokter akan langsung resepkan obat untuk kamu, dan pesanan kamu akan diantar dalam waktu kurang dari satu jam. Yuk, download aplikasinya sekarang di Google Play atau App Store!