• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Tak Hanya HPV, Perlu Vaksinasi Hepatitis B Sebelum Menikah

Tak Hanya HPV, Perlu Vaksinasi Hepatitis B Sebelum Menikah

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Tak Hanya HPV, Perlu Vaksinasi Hepatitis B Sebelum Menikah

“Menjalankan pernikahan saat ini, bukan hanya harus mempersiapkan gedung dan printilan resepsi lainnya, lo. Para calon pengantin juga dianjurkan melakukan vaksin sebelum menikah, sebagai langkah pencegahan penyakit yang bisa saja muncul setelah pernikahan. Lantas, apa saja vaksin yang perlu dilakukan sebelum melangsungkan pernikahan?”

Halodoc, Jakarta – Selain mempersiapkan budget untuk melangsungkan pesta pernikahan, pengantin disarankan untuk menyisihkan waktunya untuk melakukan sejumlah prosedur kesehatan, contohnya skrining kesehatan dan vaksinasi. Hal tersebut dilakukan guna mengetahui kondisi kesehatan masing-masing calon pengantin, riwayat penyakit yang terdahulu, dan mencegah timbulnya penyakit di kemudian hari. 

Setelah menikah, pasangan suami istri otomatis akan berhubungan intim secara rutin, sehingga persentase memiliki keturunan pun semakin besar. Vaksin sebelum menikah dilakukan agar ibu dan calon buah hati dapat terlindung dari beberapa penyakit berbahaya. Bukan hanya vaksin HPV saja, calon pengantin juga disarankan untuk melakukan vaksin hepatitis B, dan lain-lain.

Baca juga: Ini Daftar Vaksin yang Boleh Digunakan untuk Ibu Hamil

Vaksin Hepatitis B Jadi Salah Satu Syarat Sebelum Menikah

Hepatitis B menjadi salah satu vaksin disarankan yang diberikan pada anak, saat usianya 0 hingga 5 tahun. Meski saat kecil pernah melakukan vaksin ini, sebelum menikah, kamu disarankan untuk melakukannya kembali. Hal tersebut dikarenakan, penyakit hepatitis B dapat ditularkan saat melakukan hubungan intim, pemakaian barang pribadi bersama, serta ditularkan kepada bayi saat proses persalinan.

Sama halnya dengan prosedur vaksin lainnya, beberapa peserta biasanya mengalami efek samping yang umum terjadi. Beberapa efek samping tersebut, seperti nyeri, bengkak, kemerahan, benjolan, sakit kepala, atau kelelahan. Sejumlah kondisi tersebut dapat hilang sendirinya setelah beberapa hari. Namun, segera periksakan diri dengan membuat janji temu dokter di rumah sakit terdekat melalui aplikasi Halodoc jika kondisi tersebut justru semakin bertambah parah.

Baca juga: 5 Cara Meningkatkan Imun Tubuh setelah Vaksin COVID-19

Selain Hepatitis B, Ini Jenis Vaksin Sebelum Menikah Lainnya

Vaksin sebelum menikah memang menjadi hal yang disarankan sebelum melangsungkan pernikahan saat ini. Namun, bukan hanya vaksin hepatitis B saja, beberapa jenis vaksin berikut ini juga sebaiknya dilakukan sebelum pernikahan berlangsung:

1. DPT dan TT

Vaksin TT (tetanus dan toksoid) disarankan dilakukan bagi calon pengantin wanita. Namun, jika sudah melakukan vaksin DPT (difteri, pertusis, dan tetanus) sebelumnya, kamu tidak perlu melakukan vaksin TT. Jika setelah menikah belum mendapatkan vaksin, keduanya dapat diberikan pada ibu hamil. Untuk lebih jelasnya, tanyakan pada dokter, ya.

2. MMR

Vaksin sebelum menikah selanjutnya adalah MMR, yang berguna untuk mencegah penyakit campak, gondongan, dan rubella. Vaksin ini sangat penting dilakukan sebelum masa kehamilan. Pasalnya, jika ibu hamil terinfeksi salah satu dari ketiga penyakit tersebut, risiko cacat janin atau keguguran semakin tinggi. Vaksin tidak bisa dilakukan pada ibu hamil. Oleh karena itu, waktu yang tepat melakukannya adalah 3 bulan sebelum merencanakan kehamilan.

3. Cacar Air

Vaksin sebelum menikah lain yang disarankan dilakukan adalah cacar air. Hal tersebut dikarenakan, mengidap cacar air saat kehamilan dapat meningkatkan risiko bayi lahir cacat. Vaksin juga tidak bisa dilakukan selama masa kehamilan. Waktu melakukannya diutamakan pada wanita di bawah usia 30 tahun, dan belum pernah mengidap cacar air sebelumnya.

Baca juga: Apa yang Perlu Diperhatikan setelah Mendapatkan Vaksin COVID-19?

Itulah jenis dan fungsi vaksin sebelum menikah. Jika kamu adalah calon pengantin yang sedang bingung dengan masalah ini, tanyakan dengan jelas pada dokter di aplikasi Halodoc mengenai prosedur apa saja yang harus dijalani dari awal. Mengingat fungsinya yang sangat penting, sebaiknya jangan lewatkan momen ini, ya. Segera download aplikasi Halodoc di sini.

This image has an empty alt attribute; its file name is Banner_Web_Artikel-01.jpeg
Referensi:
NHS. Diakses pada 2021. HPV vaccine overview.
NHS. Diakses pada 2021. Hepatitis B vaccine overview.
What to Expect. Diakses pada 2021. Vaccines to Get Before and During Pregnancy.
CDC. Diakses pada 2021. Measles, Mumps, and Rubella (MMR) Vaccination: What Everyone Should Know.