Tak Hanya Memancungkan Hidung, Ketahui Fakta tentang Filler

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Tak Hanya Memancungkan Hidung, Ketahui Fakta tentang Filler

Halodoc, Jakarta –  Menurut American Society of Plastic Surgeons pembentukan tulang hidung adalah prosedur kosmetik bedah paling populer. Tidak hanya untuk memancungkan hidung, pembentukan ulang ini dilakukan untuk menyingkirkan benjolan di hidung sampai memperbaiki masalah pernapasan.

Filler adalah salah satu upaya memodifikasi ujung hidung. Caranya dengan menyuntikkan ujung hidung agar terlihat lebih halus dan memberikan keseimbangan proporsional wajah. Adapun yang disuntikkan dalam proses filler adalah asam hialuronat. Ingin tahu lebih lanjut mengenai prosedur ini, baca ulasan lebih lanjut.

Prosedur Filler

Selain memancungkan hidung, perawatan filler adalah prosedur dermatologis kosmetik yang digunakan untuk meminimalkan penampilan garis-garis wajah dan kerutan untuk mengembalikan tampilan awet muda. 

Ini adalah pilihan perawatan yang bagus bagi mereka yang ingin menghilangkan tanda-tanda penuaan tetapi tidak mau menjalani perawatan invasif seperti facelift tradisional. Ini bekerja dengan mengisi area wajah yang cenderung kendur untuk mengembalikan volume dan kepenuhan alami. 

Baca juga: Kenali Tren Kecantikan Suntik Filler Wajah

Meskipun tidak memberikan hasil permanen, tetapi prosedur ini menawarkan cara yang lebih sederhana, lebih aman, dan lebih murah untuk terlihat lebih muda. Lamanya waktu hasil yang diharapkan berlangsung dapat berbeda tergantung pada produk spesifik yang digunakan.

Cara spesifik tentang bagaimana prosedur ini bekerja tergantung pada jenis filler yang digunakan. Opsinya meliputi:

  1. Hyaluronic Acid 

Jenis dermal filler yang paling umum digunakan yaitu filler asam hialuronat. Ini bekerja dengan cara menarik cairan ke bagian wajah tertentu yang perlu diangkat. Efek filler ini biasanya berlangsung sekitar 9 bulan hingga 1 tahun.

  1. Cangkok Lemak 

Cangkok lemak, juga dikenal sebagai lemak autologous, mengacu pada sel-sel lemak yang diambil dari bagian lain dari tubuh pasien sendiri, kemudian disuntikkan ke area yang ingin diperbaiki. Karena filler yang disuntikkan terbuat dari lemak manusia yang sebenarnya, efek dari jenis perawatan ini dapat bertahan selama bertahun-tahun.

  1. Polimer

Filler jenis ini menggunakan zat polimer buatan manusia dan dapat terurai secara hayati. Ini adalah pilihan lain yang tahan lama, dengan efek yang bertahan hingga dua tahun.

Terlepas dari jenis bahan yang digunakan, sebagian besar proses umumnya sama. Pasien akan menerima anestesi lokal untuk mematikan rasa di daerah wajah. Setelah anestesi menetap, ahli bedah atau dokter kulit menyuntikkan filler ke area yang telah ditentukan, tepat di bawah kulit. Namun untuk cangkok lemak, lemak yang akan digunakan sebagai bahan pengisi pertama kali diambil dari bagian tubuh yang lain.

Baca juga: Begini Cara Menangani Luka Bekas Jerawat yang Tepat

Setiap prosedur akan memakan waktu sekitar 15 menit. Namun, tergantung pada keparahan kondisi dan ukuran area perawatan, sesi berikutnya mungkin diperlukan. Jika demikian, setiap sesi diberi jarak setidaknya dua minggu.

Sesi perawatan filler dapat menyebabkan beberapa gejala setelah setiap prosedur. Gejala-gejala berikut ini normal dan sementara, biasanya berlangsung hingga 3 hari setelah prosedur:

  • Kemerahan.

  • Pembengkakan.

  • Rasa sakit.

  • Gatal.

Jika gejalanya tidak hilang setelah 3 hari atau tampaknya memburuk, yang terbaik adalah kembali ke dokter kulit atau ahli bedah yang melakukan prosedur. Gejala yang berkepanjangan mungkin merupakan tanda-tanda kemungkinan komplikasi terkait dengan pengisi kulit, yang meliputi:

  • Infeksi.

  • Berdarah.

  • Memar.

  • Reaksi alergi, yang paling umum di antaranya adalah ruam, gatal-gatal, dan pembengkakan.

  • Gejala mirip flu.

  • Granuloma atau nodul, yang merupakan benjolan yang berkembang di bawah kulit di area perawatan.

Ada baiknya kamu mendapatkan rekomendasi dari ahli medis sebelum mendapatkan tindakan estetika tertentu, ingin tahu lebih lanjut bisa tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat kapan dan di mana saja.

Referensi:
Docdoc. Diakses pada 2019. What is Filler Treatment: Overview, Benefits, and Expected Results
Huffpost. Diakses pada 2019. Liquid Nose Jobs