• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Tanpa Penanganan Tepat, Ini Alasan GERD Bisa Berakibat Fatal

Tanpa Penanganan Tepat, Ini Alasan GERD Bisa Berakibat Fatal

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Banyak gangguan yang dapat menjadi penyebab panas di dada, salah satunya adalah GERD. Gangguan ini terjadi akibat adanya masalah terkait asam lambung atau yang dalam medis disebut gastroesophageal reflux disease. Terkadang, gejala dari penyakit ini sering disalah sangka dengan serangan jantung karena keduanya mirip. 

Meski begitu, GERD juga dapat menimbulkan gangguan yang fatal jika tidak segera mendapatkan penanganan. Beberapa dampak buruknya dapat menyebabkan pengidapnya kehilangan nyawa. Maka dari itu, kamu perlu tahu alasan seseorang yang mengidap GERD dapat mengalami gangguan yang berbahaya karenanya. Berikut ulasan lengkapnya!

Baca juga: Alasan Penyakit GERD Bisa Memicu Sakit Tenggorokan

Mengapa GERD Dapat Menyebabkan Gangguan yang Fatal?

GERD kerap dianggap sebagai gejala kronis yang berhubungan dengan mulas disebabkan oleh asam lambung yang naik ke kerongkongan, yaitu bagian tubuh yang berguna untuk menyalurkan makanan ke lambung. Gangguan ini dapat menimbulkan perasaan mulas sesekali dan tidak membahayakan. Namun, jika kamu merasakan gejala tersebut lebih sering dan tidak mendapatkan pengobatan, beberapa dampak buruk akan terjadi.

GERD juga mengacu pada beberapa komplikasi medis yang dapat timbul dari asam lambung yang naik ke atas akan menyebabkan gangguan yang serius. Ini karena asam lambung dapat mengakibatkan peradangan pada lapisan esofagus, bahkan berpotensi mempersempitnya. Selain itu, asam lambung juga dapat mengubah sel-sel lapisan esofagus yang meningkatkan kemungkinan terjadinya kanker pada area tersebut.

Baca juga: Agar Tak Salah, Ini 5 Tips Mencegah GERD

Maka dari itu, kamu harus tahu beberapa dampak buruk atau komplikasi yang dapat disebabkan oleh GERD. Berikut ini beberapa komplikasi tersebut:

1. Merusak Kerongkongan

Salah satu bahaya yang dapat terjadi dari GERD adalah kerusakan pada kerongkongan. Gangguan ini dapat menyebabkan iritasi pada lapisan kerongkongan yang menimbulkan pembengkakan atau peradangan disebut juga dengan esofagitis. Saat mengalami masalah ini, kamu dapat merasakan nyeri saat menelan. Berikut beberapa gangguan pada kerongkongan lainnya disebabkan oleh GERD:

  • Ulkus Esofagus: GERD adalah penyebab utama dari tukak atau luka di lapisan esofagus. Gejala yang timbul dapat berupa nyeri saat menelan, mual, dan nyeri dada. Dokter akan langsung meresepkan obat untuk mengontrol GERD dan mengatasi maag yang terjadi.
  • Penyempitan Esofagus: Kerusakan yang disebabkan oleh asam lambung dapat menyebabkan lapisan kerongkongan rusak dan timbul luka. Lama-kelamaan jaringan parut terbentuk dan menumpuk sehingga membuat saluran tersebut menyempit. Hal ini dapat menyulitkan pengidapnya untuk menelan makanan dan minuman yang mengakibatkan penurunan berat badan dan dehidrasi. Gangguan ini dapat diobati dengan peregangan pada esofagus dengan metode yang lembut.
  • Esofagus Barrett: Ada sekitar 5–10 persen orang yang mengidap GERD dapat mengidap esofagus Barrett yang mampu menyebabkan perubahan pra-kanker pada sel-sel di organ tersebut. Meski begitu, kemungkinan untuk benar-benar mengidap kanker esofagus terbilang kecil, hanya sekitar 1 persen. Dokter dapat mengangkat sel prakanker tersebut jika didiagnosis dini. Kamu akan membutuhkan prosedur endoskopi untuk mendeteksi gangguan tersebut guna menghindari bahaya dari GERD.

Jika kamu mempunyai pertanyaan terkait bahaya lainnya dari GERD, dokter dari Halodoc siap membantu untuk menjawab semua kekhawatiran kamu. Caranya mudah sekali, cukup dengan download aplikasi Halodoc, kamu dapat merasakan semua kemudahan terkait akses kesehatan dari smartphone kapan dan di mana saja!

Baca juga: Selalu Kambuh, Maag Jadi Penyakit Susah Sembuh?

2. Asma dan Komplikasi Pernapasan Lain

GERD dapat menyebabkan asam lambung masuk ke saluran udara yang dapat menyebabkan tersedak, batuk, bahkan pneumonia. Pada beberapa orang, hal tersebut juga dapat memperburuk gejala asma. Dengan mengobati gangguan tersebut, diharapkan gejala asma dapat menjadi lebih baik. Selain itu, GERD juga dapat menyebabkan suara serak kronis, gangguan tidur, radang tenggorokan, halitosis (bau mulut), perasaan ada benjolan di tenggorokan, sakit telinga, hingga masalah gigi.

Itulah beberapa bahaya yang dapat disebabkan oleh GERD dan cara terjadinya. Jika kamu didiagnosis terhadap penyakit asam lambung tersebut, ada baiknya untuk mendapatkan pemeriksaan rutin. Dengan begitu, segala dampak buruk yang dapat terjadi mampu dihindari.

Referensi:
Web MD. Diakses pada 2020. Understanding the Basics of GERD.
Web MD. Diakses pada 2020. Complications of Heartburn and GERD.