• Home
  • /
  • TB Paru yang Diabaikan Bisa Menjadi TB Tulang?

TB Paru yang Diabaikan Bisa Menjadi TB Tulang?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
TB Paru yang Diabaikan Bisa Menjadi TB Tulang?

Halodoc, Jakarta - Tuberkulosis adalah penyakit yang sangat identik dengan gangguan pada paru-paru. Gangguan ini terjadi akibat infeksi yang disebabkan oleh bakteri dan menyebabkan pengidapnya mengalami batuk dalam waktu yang lama. Ternyata, tuberkulosis atau TB yang menyerang paru-paru tersebut dapat menyebar ke organ tubuh lainnya jika tidak segera mendapat penanganan.

Salah satu gangguan yang terjadi karena TB paru tidak segera diobati adalah tuberkulosis atau TB pada tulang. Hal ini disebabkan bakteri tersebut sudah terlalu banyak dan menyebar ke organ terdekatnya yang salah satunya adalah tulang. Gangguan yang lebih parah dapat terjadi jika TB tulang sudah menyerang. Berikut ulasan lengkapnya!

Baca juga: Hari Tuberculosis Sedunia, Ini yang Perlu Diketahui tentang TBC

TB Paru Berkembang Menjadi TB Tulang

Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang bersarang di paru-paru. Gangguan ini terjadi disebabkan seseorang yang mengidapnya batuk atau bersin, sehingga bakteri tersebut masuk ke dalam tubuh dan berkembang biak. Bakteri yang tumbuh terlalu banyak dapat menyebar ke area lain di tubuh.

Penyebaran bakteri tersebut dapat melalui aliran darah yang mampu mencapai semua bagian tubuh. Salah satu bagian yang dapat terserang bakteri tersebut adalah tulang, sehingga disebut dengan TB tulang. Parahnya lagi, bakteri tersebut juga dapat mencapai tulang belakang yang dapat menimbulkan komplikasi berbahaya apabila tidak segera mendapat penanganan.

Perlu diketahui, TB paru yang berkembang menjadi TB tulang berpindah melalui darah dan menuju tulang, tulang belakang hingga sendi. TB tulang termasuk penyakit yang relatif jarang terjadi. Namun, disebabkan beberapa penyakit yang membuat sistem imun melemah seperti AIDS, risiko penyakit ini terjadi menjadi lebih tinggi.

Selain jarang terjadi, TB tulang yang disebabkan oleh penyebaran dari TB paru ini terbilang sulit untuk didiagnosis. Sehingga, pengobatan dini sangat sulit untuk dilakukan. Maka dari itu, penting untuk melihat gejala-gejala yang dapat timbul ketika seseorang mengidap TB tulang. Berikut penjelasan mengenai gejala dari TB tulang tersebut:

Pada seseorang yang mengidap gangguan TB tulang disebabkan perkembangan penyakit dari TB paru, akan sulit untuk didiagnosis pada tahap awal karena tidak menimbulkan apa pun. Ketika penyakit tersebut sudah mendapat diagnosis, umumnya tanda dan gejalanya sudah menandakan penyakit tersebut dalam kategori yang parah.

Baca juga: Kurangi Stigma, Kenali 5 Fakta tentang TBC

Pada kasus yang jarang juga penyakit ini dapat tidak aktif di paru-paru dan menyebar kepada orang lain tanpa mengetahui dirinya mengidap tuberkulosis. Walau begitu, terdapat beberapa gejala yang penting untuk diperhatikan pada seorang pengidap TB tulang. Berikut beberapa gejala yang dapat timbul:

  • Sakit punggung yang parah.
  • Pembengkakan dan tubuh yang kaku.
  • Mengalami abses atau benjolan berisi nanah.

Ketika TB tulang yang terjadi sudah dalam tahap parah, beberapa gejala yang dapat terlihat adalah:

  • Komplikasi yang terjadi pada neurologis.
  • Mengalami paraplegia/kelumpuhan.
  • Pemendekan anggota tubuh pada anak-anak.
  • Kelainan yang terjadi pada tulang.

Maka dari itu, jika kamu atau orang di sekitarmu mengeluhkan beberapa gejala tersebut, ada baiknya untuk langsung memeriksakan diri ke dokter. Dengan melakukan penanganan dini, diharapkan komplikasi yang berbahaya disebabkan oleh TB tulang dapat dihindari. Sehingga, tubuh yang sehat tetap terjaga dari infeksi yang disebabkan oleh bakteri.

Baca juga: Harus Tahu, Ini Perbedaan TB Tulang dan TB Paru

Kamu juga dapat bertanya pada dokter dari Halodoc terkait TB tulang yang dapat disebabkan oleh TB paru karena tidak mendapatkan perawatan. Caranya mudah sekali, kamu hanya perlu download aplikasi Halodoc di smartphone yang digunakan untuk mendapatkan kemudahan akses kesehatan.

Referensi:
Health Line. Diakses pada 2020. Bone Tuberculosis.
NCBI. Diakses  pada 2020. Bone and joint tuberculosis.