• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Tekanan Darah Tinggi saat Hamil Bisa Sebabkan Kelahiran Prematur

Tekanan Darah Tinggi saat Hamil Bisa Sebabkan Kelahiran Prematur

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Tekanan Darah Tinggi saat Hamil Bisa Sebabkan Kelahiran Prematur

“Jika ibu hendak merencanakan kehamilan, pastikan ibu melakukan perubahan gaya hidup untuk mencegah tekanan darah tinggi. Pasalnya, kondisi ini bisa menjadi penyebab kelahiran prematur yang nantinya bisa sangat membahayakan kehidupan bayi. Oleh karena itu, pastikan untuk mengontrol tekanan darah selama kehamilan.”

Halodoc, Jakarta – Beberapa wanita sangat khawatir saat mereka memiliki tekanan darah yang tinggi selama kehamilan. Pasalnya, tekanan darah tinggi dapat menempatkan ibu dan bayi dalam masalah kesehatan yang cukup serius. Tekanan darah tinggi bahkan dapat menyebabkan masalah selama dan setelah melahirkan

Salah yang sangat ditakuti ibu hamil saat mengidap tekanan darah tinggi selama hamil adalah mengalami kelahiran prematur. Namun, ibu perlu ingat bahwa dengan perubahan gaya hidup dan perawatan yang tepat, ibu dan bayi lebih mungkin untuk tetap sehat selama dan setelah kehamilan.

Kelahiran Prematur Akibat Tekanan Darah Tinggi

Komplikasi dari tekanan darah tinggi untuk ibu dan bayi salah satunya adalah kelahiran prematur. Kelahiran akan dikatakan prematur jika ia terjadi sebelum usia kehamilan 37 minggu dan berat badan lahir rendah, yakni ketika bayi lahir dengan berat kurang dari 2,2 kilogram. 

Kelahiran prematur ini bisa terjadi karena tekanan darah yang tinggi membuat bayi lebih sulit untuk mendapatkan oksigen dan nutrisi yang cukup untuk tumbuh, sehingga ibu mungkin harus melahirkan bayi lebih awal.

Menurut para ahli, bayi yang lahir prematur dapat mengalami cacat intelektual dan perkembangan jangka panjang, yang dapat memengaruhi mereka berkembang dan belajar secara fisik. Bayi prematur juga mungkin mengalami hal-hal seperti: 

  • Berat badan lahir rendah.
  • Peningkatan rawat inap setelah melahirkan.
  • Gangguan neurologis, masalah perilaku dan kondisi kesehatan mental.
  • Perkembangan asma dan penyakit paru-paru.
  • Masalah gigi.
  • Kehilangan pendengaran dan penglihatan.
  • Peningkatan risiko infeksi.
  • Gangguan usus.
  • Cerebral palsy.

Ibu juga dapat mengalami masalah kesehatan yang disebabkan oleh tekanan darah tinggi selama kehamilan. Ini termasuk penyakit jantung, penyakit ginjal dan stroke. Komplikasi tambahan yang disebabkan oleh tekanan darah tinggi saat hamil termasuk preeklamsia, yakni gangguan tekanan darah parah yang dapat mempengaruhi semua organ ibu dan menyebabkan kelahiran prematur dan peningkatan risiko kesehatan bagi ibu di kemudian hari.

Inilah sebabnya mengapa penting bagi wanita untuk memahami risiko mereka terkena tekanan darah tinggi sebelum hamil, serta belajar bagaimana mengelolanya.

Hal yang Bisa Dilakukan untuk Mengurangi Risiko

Merawat diri sendiri dengan baik seperti mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat adalah cara terbaik untuk mencegah berbagai komplikasi selama kehamilan. Beberapa cara yang bisa kamu lakukan, antara lain: 

  • Rutin Bertemu dengan Dokter. Pastikan untuk selalu memeriksakan kondisi kesehatan selama kehamilan secara teratur selama kehamilan.
  • Minum Obat Sesuai Resep. Dokter pastinya akan meresepkan obat yang paling aman dengan dosis yang paling tepat. Beberapa obat tekanan darah dianggap aman untuk digunakan selama kehamilan, tetapi penghambat enzim pengubah angiotensin (ACE), penghambat reseptor angiotensin II, dan penghambat renin umumnya perlu dihindari selama kehamilan. Minum obat persis seperti yang ditentukan. Jangan berhenti minum obat atau menyesuaikan dosis sendiri.
  • Tetap Aktif. Ikuti rekomendasi dokter untuk aktivitas fisik yang baik dilakukan selama hamil.
  • Makan-Makanan yang Sehat. Datangi ahli gizi jika kamu membutuhkan bantuan tambahan atau ingin mendapatkan rekomendasi diet yang sehat.
  • Hindari Hal-Hal yang Dilarang. Hindari rokok, alkohol, dan obat-obatan terlarang. Bicarakan juga dengan dokter sebelum konsumsi obat yang dijual bebas.

Itulah beberapa cara untuk mengurangi risiko kehamilan akibat tekanan darah tinggi. Kini kamu juga bisa cek kebutuhan kesehatan selama hamil di Halodoc. Kamu bisa pesan vitamin, suplemen, hingga susu khusus ibu hamil di Halodoc tanpa perlu keluar rumah. Praktis bukan? Yuk download aplikasi Halodoc sekarang!

This image has an empty alt attribute; its file name is HD-RANS-Banner-Web-Artikel_Spouse.jpg
Referensi:
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2021. High Blood Pressure During Pregnancy.
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. High Blood Pressure and Pregnancy: Know the Facts.
Sharp Health News. Diakses pada 2021. The Link Between Hypertension and Preterm Birth.