• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Tendinitis Sering Terjadi pada Orang yang Hobi Olahraga

Tendinitis Sering Terjadi pada Orang yang Hobi Olahraga

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Tendinitis Sering Terjadi pada Orang yang Hobi Olahraga

Halodoc, Jakarta - Berolahraga adalah salah satu kegiatan yang wajib dilakukan jika ingin memiliki badan yang sehat. Namun, sebelum berolahraga ada baiknya untuk melakukan pemanasan. Hal tersebut dapat menghindari peradangan pada beberapa bagian tubuh, salah satunya adalah tendon. Seseorang yang mengalami hal tersebut berarti terserang tendinitis.

Saat gangguan tersebut terjadi, perasaan nyeri dan kesulitan menggerakkan otot dapat dirasakan. Beberapa bagian tubuh lebih sering mengalami tendinitis adalah siku, lutut, dan pergelangan kaki. Kamu pasti tidak ingin mengalami hal ini bukan? Untuk lebih jelasnya, simak ulasan berikut!

Baca juga: Jenis Terapi untuk Atasi Kondisi Tendinitis

Tendinitis, Gangguan Peradangan pada Tendon

Tendinitis adalah gangguan peradangan atau iritasi yang terjadi pada tendon, yaitu tali berserat tebal yang menempelkan otot dengan tulang. Gangguan ini terjadi ketika seseorang menggunakan bagian tubuh tersebut secara berlebihan atau melukai tendon, contohnya saat berolahraga. Seseorang dapat mengalami gangguan ini disebabkan cedera akut.

Setiap orang pada usia berapa pun berisiko untuk mengidap tendinitis, meskipun lebih sering terjadi pada orang dewasa yang aktif berolahraga. Selain itu, orang yang lebih tua juga rentan mengalaminya. Hal tersebut karena tendonnya cenderung kehilangan elastisitas dan menjadi semakin lemah seiring dengan bertambahnya usia.

Beberapa Jenis Tendinitis

Tendinitis terbagi menjadi beberapa jenis tergantung dari bagian tubuh mana yang terpengaruh. Berikut beberapa jenisnya:

1. Tendinitis Achilles

Gangguan ini terjadi ketika tendinitis menyerang bagian tendon achilles yang berada antara tumit dan otot betis. Meski begitu, cedera ini terbilang umum pada seseorang yang terbiasa berolahraga. Hal ini juga dapat disebabkan oleh sepatu yang kekecilan atau tidak memiliki ukuran yang benar. Namun, gangguan ini lebih berisiko pada seseorang yang mengidap rheumatoid arthritis.

2. Tendinitis Supraspinatus

Seseorang dapat mengidap gangguan ini disebabkan kelainan pada tendon di sekitar sendi bahu yang meradang. Saat terjadi, peradangan yang dapat menimbulkan rasa sakit dapat terjadi saat lengan digerakkan, terutama ketika gerakannya ke atas.

3. Tendinitis Pergelangan Tangan

Gangguan ini kerap terjadi pada pemain bulutangkis dan pekerja pabrik, karena terus melakukan gerakan yang sama berulang kali pada pergelangan tangannya. Selain tendinitis, tendinopati juga dapat terjadi pada tendon pergelangan tangan orang-orang tersebut.

Banyak risiko lainnya yang dapat terjadi akibat kebiasaan aktif berolahraga. Untuk mengetahuinya, kamu dapat bertanya pada dokter dari Halodoc. Caranya mudah sekali, kamu hanya perlu download aplikasi Halodoc untuk memanfaatkan fitur Chat atau Voice/Video Call agar lebih mudah untuk berinteraksi dengan dokter!

Baca juga: Apakah Pengidap Tendinitis Masih Boleh Berolahraga?

Penanganan Tendinitis

Perawatan dari tendinitis bertujuan untuk menghilangkan rasa sakit dan mengurangi peradangan. Pada kebanyakan kasus, gangguan ini dapat diatasi hanya dengan melakukan beberapa hal berikut ini:

1. Beristirahat

Salah satu cara untuk menangani gangguan tendinitis adalah dengan lebih banyak beristirahat. Cara ini dapat membuat peradangan yang terjadi menjadi lebih cepat menurun. Selain itu, berhenti sementara atau mengurangi intensitas dari kegiatan yang dapat menyebabkannya juga dapat dilakukan. Perban dan plester dapat membantu untuk mengurangi gerakan agar penyembuhan lebih mudah.

2. Kompres Dingin

Tendinitis juga dapat diatasi dengan menggunakan kompres dingin agar rasa sakit dan bengkak dapat menjadi lebih baik. Terapkan es dalam waktu 48 jam setelah cedera mengurangi peradangan. Kamu dapat menempelkan es pada area yang terganggu selama 10 hingga 15 menit sebanyak sekali atau dua kali sehari. Pastikan untuk tidak langsung menempelkannya langsung ke kulit. Kamu dapat membungkusnya dengan handuk atau alat lainnya.

Baca juga: Semakin Tua, Risiko Tendinitis Semakin Meningkat

Itulah pembahasan lebih lengkap terkait tendinitis yang harus diketahui, terutama jika kamu aktif berolahraga. Dengan begitu, kamu dapat lebih berhati-hati agar tidak mudah terserang penyakit ini.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Tendinitis.
Medical News Today. Diakses pada 2020. Tendinitis: Symptoms, causes, and treatment.