• Home
  • /
  • Ini yang Terjadi pada Tubuh Ketika Muncul Batu Ginjal

Ini yang Terjadi pada Tubuh Ketika Muncul Batu Ginjal

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Ini yang Terjadi pada Tubuh Ketika Muncul Batu Ginjal

Halodoc, Jakarta - Batu ginjal terbentuk dari limbah dalam darah yang kemudian menumpuk pada organ ginjal. Kondisi ini menyebabkan pembentukan materi keras menyerupai batu yang berasal dari mineral dan garam di dalam ginjal. Semakin lama, materi tersebut akan mengeras dan menyerupai batu atau membentuk Kristal di dalam ginjal.

Batu ginjal bisa terjadi hampir di semua bagian organ ini, mulai dari sepanjang saluran urine, ureter, kandung kemih, serta uretra. Kristal tersebut menarik elemen-elemen lain dan bergabung bersama untuk membentuk padatan yang akan menjadi lebih besar, kecuali dikeluarkan dari tubuh dengan urine. Biasanya, bahan kimia ini dieliminasi dalam urine oleh ginjal. Lantas, apa yang terjadi pada tubuh saat mengalami batu ginjal? Berikut pembahasannya!

Baca Juga : Awas, Ini 4 Gejala dari Batu Ginjal

Gejala Batu Ginjal yang Harus Dikenali

Saat batu ginjal terbentuk, tubuh akan menunjukkan beberapa perubahan dan muncul gejala. Sebelumnya perlu diketahui, bahan kimia pembentuk batu pada ginjal tersebut adalah kalsium, oksalat, urat, sistin, xantin, dan fosfat. Setelah terbentuk, batu tersebut dapat tinggal di ginjal atau berjalan menyusuri saluran kemih ke ureter.

Terkadang, batu-batu kecil keluar dari tubuh dalam urine tanpa menyebabkan rasa sakit. Meski demikian, batu yang menetap dapat menyebabkan cadangan urine di saluran kemih yang mengakibatkan rasa sakit saat dikeluarkan. Kemungkinan penyebab batu ginjal adalah minum terlalu sedikit air, berolahraga terlalu banyak atau terlalu sedikit, obesitas, operasi penurunan berat badan, atau mengonsumsi makanan dengan terlalu banyak garam atau gula.

Infeksi dan riwayat keluarga mungkin juga dapat menyebabkan batu ginjal pada beberapa orang. Pun, makan terlalu banyak fruktosa berhubungan langsung dengan meningkatnya risiko pengembangan batu ginjal. Fruktosa dapat ditemukan dalam gula dan sirup jagung fruktosa tinggi.

Seseorang yang mengidap batu ginjal, mungkin saja orang tersebut tidak menunjukkan gejala apapun hingga batu tersebut membesar atau mengganjal jalur keluarnya urine dari tubuh.

Batu ginjal bisa bergerak di dalam ginjal, atau ke tabung yang menghubungkan ginjal dengan kandung kemih kamu. Gejala yang terjadi dapat bervariasi dan tergantung dari tingkat keparahan yang terjadi. Gejala-gejala batu ginjal yang dapat terjadi termasuk:

  • Rasa sakit di punggung dan di bawah tulang rusuk yang parah.
  • Rasa sakit di pangkal paha dan perut bagian bawah.
  • Buang air kecil yang menyakitkan dan terjadi lebih sering daripada biasanya.
  • Air seni yang keruh berwarna merah muda, merah, atau cokelat, atau berbau tidak sedap.
  • Merasa ingin buang air kecil sepanjang waktu.
  • Demam dan menggigil jika memiliki infeksi.

Baca Juga : Begini Metode untuk Mengobati Batu Ginjal

Perawatan batu ginjal serupa pada anak-anak dan orang dewasa. Orang yang didiagnosis mengidap penyakit ini umumnya akan diminta untuk minum banyak air, yaitu 6-8 gelas per hari. Dokter mencoba untuk membiarkan batu hilang tanpa operasi. Kamu juga mungkin mendapatkan obat untuk membuat urine sedikit lebih asam. Namun, jika batu terlalu besar atau menghalangi aliran urine, operasi pun harus dilakukan.

Gelombang kejut lithotripsy adalah prosedur non-invasif yang menggunakan gelombang suara berenergi tinggi untuk menghancurkan batu menjadi fragmen. Kemudian, fragmen tersebut akan lebih mudah dikeluarkan melalui urine.

Dalam ureteroskopi, endoskopi dimasukkan melalui ureter untuk mengambil atau melenyapkan batu. Dalam kasus yang jarang, untuk batu yang sangat besar atau rumit, dokter akan menggunakan nefrolitotomi perkutan/nephrolithotripsy.

Baca Juga : Hati-Hati, 8 Hal Ini Bisa Sebabkan Batu Ginjal

Itulah yang terjadi pada tubuh ketika batu ginjal terjadi. Jika kamu ingin memeriksakan kesehatan diri, sekarang kamu bisa membuat janji dengan dokter di rumah sakit pilihan melalui aplikasi Halodoc. Caranya yaitu dengan download Halodoc di smartphone kamu!

Referensi:
Urology Care Foundation. Diakses pada 2020. Kidney Stones.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Kidney Stones.
Patient. Diakses pada 2020. Kidney Stones.