Terjebak Macet Saat Liburan Natal, Hati-Hati Penyumbatan Pembuluh Vena

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Terjebak Macet Saat Liburan Natal, Hati-Hati Penyumbatan Pembuluh Vena

Halodoc, Jakarta – Tidak hanya saat libur lebaran, liburan natal banyak dimanfaatkan orang untuk mudik. Beberapa orang mengambil cuti beberapa hari sampai tahun baru untuk merayakan momen liburan natal dan pergantian tahun bersama orang-orang terkasih. Namun sayangnya jika sudah masuk liburan, harga tiket pesawat, kereta, dan bus pasti akan menjulang tinggi. Oleh karena itu, perjalanan darat menggunakan mobil pribadi bisa menjadi pilihan, namun risiko terjebak macet harus diterima.

Selain harus mempersiapkan diri sebelum berangkat, sebaiknya kamu sekeluarga tetap aktif meski sedang dalam perjalanan. Ada baiknya untuk berhenti beberapa kali untuk setidaknya menggerakan badan demi terhindar dari penyumbatan pembuluh vena atau Deep Vein Thrombosis (DVT).

Kondisi ini adalah penyakit yang terjadi ketika terdapat penggumpalan darah di pembuluh vena akibat terlalu lama duduk saat melakukan perjalanan jauh. Gumpalan darah ini membuat aliran darah menjadi lambat sehingga area yang tersumbat mengalami pembengkakan, kemerahan, dan menyakitkan. Arahnya, jika gumpalan bergerak jauh ke paru-paru, maka hal ini menyebabkan penyakit emboli paru, yakni kondisi saat vena di paru-paru menjadi tersumbat. Jika dibiarkan, maka menyebabkan permasalahan pernapasan yang cukup serius. Penyakit DVT umumnya dapat menyerang siapa saja, namun mereka yang berusia lanjut, ibu hamil, orang yang melakukan sedikit gerakan akan lebih rentan terkena penyakit ini.

Gejala Penyakit DVT

Penyakit ini tidak selalu menunjukkan gejala. Tanda-tanda yang dapat muncul pada orang yang terkena penyakit ini antara lain:

  • Pembengkakan kaki atau sepanjang vena di kaki.

  • Nyeri di kaki, yang dirasakan ketika berdiri atau berjalan.

  • Peningkatan suhu di daerah kaki yang bengkak atau terasa sakit.

  • Warna kulit pada kaki berubah seperti kemerahan.

Beberapa orang tidak menyadari adanya gumpalan pada vena dalam sampai mereka memiliki tanda-tanda dan gejala emboli paru. Tanda dan gejalanya meliputi:

  • Sesak napas tanpa sebab.

  • Nyeri ketika melakukan pernapasan dalamz

  • Batuk disertai darah.

  • Napas terlalu cepat dan detak jantung yang cepat.

Kemungkinan ada tanda­-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila kamu menemukan gejala semacam ini setelah duduk lama akibat terjebak macet, atau setelah istirahat total akibat proses pemulihan penyakit, maka segera temui dokter.

Penyebab DVT

Tidak hanya terjadi akibat terjebak macet saat liburan natal, berbagai penyebab deep vein thrombosis antara lain:

  • Kerusakan lapisan dalam pembuluh darah. Luka yang disebabkan oleh faktor fisik, kimia, atau faktor biologis merusak pembuluh darah. Faktor-faktor tersebut termasuk operasi, luka serius, peradangan, dan reaksi imun.

  • Aliran darah lambat. Kurang beraktivitas dapat menyebabkan aliran darah lambat. Hal ini mungkin terjadi setelah operasi, jika kamu sakit dan harus berada di tempat tidur untuk waktu yang lama, atau jika sedang bepergian untuk waktu yang lama.

  • Darah lebih kental atau lebih rentan untuk menggumpal dari biasanya. Beberapa kondisi yang diwariskan (seperti faktor V Leiden) meningkatkan risiko penggumpalan darah. Terapi hormon atau pil KB juga dapat meningkatkan risiko penggumpalan darah.

Itulah sedikit penjelasan mengenai penggumpalan darah di pembuluh vena dan hal-hal yang dapat menyebabkannya. Jika kamu membutuhkan informasi lebih lanjut soal penyakit ini atau masalah kesehatan lainnya, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan dokter pada aplikasi Halodoc, lewat fitur Contact Doctor, ya. Mudah kok, diskusi dengan dokter spesialis yang kamu inginkan dapat dilakukan melalui Chat atau Voice/Video Call bahkan saat liburan natal sekalipun. Yuk, download sekarang di Apps Store atau Google Play Store!

Baca juga: