• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Terlalu Lelah Bekerja Bisa Sebabkan Tifus, Ini Penyebabnya

Terlalu Lelah Bekerja Bisa Sebabkan Tifus, Ini Penyebabnya

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta – Menjaga lingkungan tetap bersih dan terawat menjadi salah satu cara yang bisa kamu lakukan untuk menghindari berbagai gangguan kesehatan. Penyakit tifus menjadi salah satu penyakit yang penularannya dapat terjadi akibat sanitasi yang buruk dan juga lingkungan yang kotor. Penyakit tifus sendiri disebabkan oleh adanya infeksi bakteri Salmonella Thypi yang menyerang saluran pencernaan.

Baca juga: Hindari 4 Makanan Ini saat Terserang Tifus

Berbagai faktor dapat menyebabkan seseorang mengalami penularan bakteri penyebab tifus. Lalu, benarkah terlalu lelah bekerja dapat menyebabkan penyakit tifus? Tidak ada salahnya ketahui ulasannya di sini agar kamu dapat mengatasi penyakit tifus dengan tepat. Penyakit tifus yang tidak diatasi dengan baik nyatanya dapat tingkatkan risiko gangguan komplikasi pada kesehatan.

Ini Alasan Terlalu Lelah Bekerja Sebabkan Tifus

Mengatur waktu saat bekerja merupakan cara terbaik agar pekerjaan yang kamu lakukan dapat diatasi dengan tepat waktu. Terlalu lama bekerja dapat berdampak buruk pada kesehatan. Berbagai gangguan kesehatan dapat kamu alami akibat kelelahan bekerja, misalnya stres, gangguan tidur, hingga mengalami penyakit tifus.

Lalu, apa yang menyebabkan kelelahan bekerja dapat sebabkan tifus? Nyatanya, saat kamu mengalami kelelahan bekerja, sistem imun dalam tubuh akan menurun. Melansir Medical News Today, sistem imun sendiri berfungsi mencegah adanya infeksi dalam tubuh. Karena itu, saat kamu kelelahan bekerja yang menurunkan sistem imun, tentu tubuh akan lebih mudah diserang oleh berbagai bakteri dan juga virus yang dapat menyebabkan infeksi, termasuk Salmonella Typhi penyebab penyakit tifus.

Pada saat sistem imun tubuh dalam kondisi menurun, sebaiknya hindari kebiasaan ini untuk mencegah adanya paparan bakteri Salmonella Typhi:

  1. Mengonsumsi makanan yang tidak terjamin kebersihannya.
  2. Mengosumsi air minum yang tidak kematangannya belum optimal.
  3. Hindari mengonsumsi buah dan sayuran yang tidak dicuci dengan bersih dan tidak mengupas kulit.
  4. Tidak menjaga kebersihan tangan.

Itulah beberapa kebiasaan yang sebaiknya kamu hindari ketika kamu merasa kelelahan akibat pekerjaan yang kamu kerjakan. Jangan lupa mengonsumsi makanan sehat dan penuhi kebutuhan istirahat agar kondisi tubuh kembali optimal.

Baca juga: Pola Makan Sehat untuk Mencegah Terjadinya Tifus

Ketahui Faktor Pemicu Penyakit Tifus

Pengidap tifus akan mengalami gejala tifus saat 7–14 hari setelah terpapar bakteri Salmonella Typhi. Ada beberapa gejala yang kerap dialami pengidap tifus, seperti demam, nyeri otot, sakit kepala, kondisi tubuh yang tidak nyaman, lemas, batuk kering, penurunan berat badan, diare, ruam bintik pada kulit, hingga sakit perut.

Awalnya bakteri Salmonella Typhi masuk ke dalam usus melalui makanan atau minuman yang terpapar oleh bakteri penyebab tifus. Saat masuk melalui tubuh, bakteri berkembang biak pada saluran pencernaan sehingga pengidap akan mengalami gangguan pencernaan sebagai gejalanya.

Ada beberapa faktor pemicu yang dapat menyebabkan seseorang terpapar penyakit tifus, seperti mengonsumsi makanan dan minuman yang terpapar bakteri, menggunakan toilet bersama dengan pengidap tifus, kondisi sanitasi, serta lingkungan yang kotor dan tidak terawat.

Atasi Tifus dengan Tepat

Mengenali gejala tifus sejak dini membuat penanganan dapat ditangani lebih cepat. Penanganan lebih cepat membuat gejala yang dialami akan semakin ringan sehingga pengidap dapat melakukan perawatan secara mandiri di rumah

Biasanya, pengidap tipes akan diberikan resep antibiotik dan wajib dikonsumsi hingga selesai agar bakteri Salmonella Typhi benar-benar hilang dalam tubuh. Selain itu, memenuhi kebutuhan istirahat, mengonsumsi makanan sehat, serta menjaga kebersihan menjadi cara lain yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi penyakit tifus.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Tifus adalah Penyakit Kambuhan

Namun, segera kunjungi rumah sakit terdekat ketika gejala tifus tetap muncul setelah beberapa hari menjalani perawatan di rumah. Meskipun jarang terjadi, tetapi penyakit tifus yang tidak ditangani dengan baik dapat sebabkan komplikasi pada kesehatan, seperti perdarahan internal hingga saluran pencernaan yang robek.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Typhoid Fever.
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2020. Typhoid Fever.
Medical News Today. Diakses pada 2020. How to Stay Healthy with a Weak Immune System.