Terlihat Kuat, Perempuan Rentan Merasa "Broken Inside"

Ditinjau oleh: dr. Fitrina Aprilia
Terlihat Kuat, Perempuan Rentan Merasa "Broken Inside"

Halodoc, Jakarta – Di balik perempuan yang terlihat kuat dan mandiri, bisa jadi ada sebuah rahasia besar yang disimpan. Bertemu perempuan dengan karakter seperti itu bisa membuat banyak orang merasa terkesan dan tertarik dengan rasa percaya diri yang ditunjukkan. Namun tahukah kamu, kebanyakan perempuan yang terlihat kuat di luar bisa jadi merasa “broken inside” atau rapuh di dalam dirinya. 

Perempuan yang terbiasa melakukan hal-hal seorang diri bisa membuat beberapa orang merasa iri. Karakter yang kuat membuat seorang perempuan terlihat seakan memiliki segalanya, seperti pekerjaan yang sukses, keluarga yang baik, kesehatan, dan hidup yang bahagia. Tidak ada yang salah dengan menjadi kuat, bahkan setiap orang disarankan untuk memiliki mental yang kuat. Namun ternyata, ada masalah kesehatan dan psikologi yang besar di balik hal tersebut. 

Baca juga: Ini Sebabnya Perempuan Lebih Sering Depresi

Alasan Perempuan Kuat Mudah Rapuh 

Secara penampilan dan karakter, seorang perempuan bisa saja terlihat sangat kuat, mandiri, dan tidak akan terpengaruh dengan apapun. Meski begitu, perempuan yang paling kuat sekalipun ternyata rentan merasa kesepian, sendirian, dan rapuh. Hal itu ternyata berkaitan dengan kebiasaan dan cara berpikir perempuan mandiri yang hanya ingin mengandalkan dirinya sendiri, tanpa bergantung pada orang lain. 

Hal itu mungkin menjadi “identitas” yang ingin ditampilkan dan membuat dirinya merasa bangga. Sayangnya, hal itu bisa membuat perempuan seakan menutup mata bahwa semua manusia pada dasarnya membutuhkan pertolongan dari orang lain, termasuk dirinya. Dilihat dari sisi psikologis, manusia memang hidup sebagai makhluk sosial yang perlu memberi dan menerima bantuan dari orang lain.

Selain itu, perasaan rapuh sangat rentan muncul karena perempuan yang kuat biasanya tidak pernah membagikan ceritanya pada orang lain. Dia mungkin bersifat peduli, dan akan mendengarkan cerita dari orang lain, tetapi tidak melakukan hal yang sama pada kisahnya. Kabar buruknya, perempuan dengan karakter seperti ini, bahkan siap untuk mengambil masalah orang lain sebagai masalahnya sendiri. Namun, dia jarang membagi ceritanya dengan orang lain, dan hal itulah yang disebut menjadi pemicu munculnya perasaan sendirian serta rapuh. 

Baca juga: 10 Tanda Kalau Kondisi Psikologis Sedang Terganggu

Terlalu banyak memendam sesuatu memang bisa membuat seseorang mudah merasa rapuh, tidak hanya pada perempuan, tetapi juga laki-laki. Kalau melihat teman perempuan yang terlalu kuat, tidak ada salahnya untuk sesekali memintanya sedikit “santai” atau ajak dia untuk saling bercerita. Dengan begitu, risiko depresi atau gangguan mental lain karena sering merasa sendirian bisa dihindari. Setiap manusia perlu memiliki mental yang kuat, tetapi tetap harus tahu kapan harus beristirahat dan membagi kisah pada orang-orang yang dipercaya.  

Perempuan yang kuat secara mental dikenali melalui beberapa ciri-ciri. Dalam sebuah buku berjudul 13 Things Mentally Women Don’t Do, disebutkan bahwa perempuan yang memiliki mental kuat ditandai dengan tidak membandingkan diri dengan orang lain, tidak menuntut kesempurnaan, memiliki keyakinan, dan tidak ragu dalam mencapai tujuan. Perempuan yang memiliki mental kuat juga jarang berpikir berlebihan, tidak takut pada tantangan, dan tidak akan pernah merendahkan orang lain untuk meninggikan dirinya sendiri. 

Baca juga: Mengenal Misogini, Sindrom Kebencian terhadap Perempuan

Punya masalah kesehatan dan butuh saran dokter? Pakai aplikasi Halodoc saja. Kamu bisa kapan dan di mana saja menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play! 

Referensi:
Psychology Today. Diakses pada 2019. 13 Mistakes Mentally Strong Women Don't Make.
Social Science and Medicine. Diakses pada 2019. Physical and emotional well-being and the balance of needed and received emotional support: Age differences in a daily diary study.
Bright Side. Diakses pada 2019. Why the Strongest Women Often Feel So Broken Inside.