• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ternyata, Asma Ada Kaitan dengan Penyakit Asam Lambung

Ternyata, Asma Ada Kaitan dengan Penyakit Asam Lambung

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Terdapat kaitan asma dengan penyakit asam lambung. Kaitan keduanya adalah, pengidap penyakit asma dua kali lebih berisiko mengidap Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) alias penyakit asam lambung. Bahkan, hasil penelitian menunjukkan jika 75 persen orang dewasa yang mengidap asma, juga memiliki penyakit asam lambung. Yuk, simak kaitan asma dengan penyakit asam lambung berikut ini, beserta gejala yang menyertai.

Baca juga: Asma Dapat Disembuhkan dengan Terapi, Ini Faktanya

Ini Kaitan Asma dengan Penyakit Asam Lambung

Kaitan asma dengan penyakit asam lambung memang tidak sepenuhnya jelas. Namun, para peneliti yakin jika asam lambung yang menumpuk di kerongkongan mampu merusak lapisan di dalamnya. Bukan itu saja, asam lambung juga mampu merusak saluran pernapasan yang menuju ke paru-paru. Jika kondisi tersebut dibiarkan begitu saja, maka pengidap akan mengalami kesulitan bernapas, yang diiringi dengan batuk terus-menerus.

Asam dapat memicu refleks saraf yang menyebabkan penyempitan saluran pernapasan, dan mencegah asam lambung masuk ke dalam tenggorokan. Hal tersebut juga menjadi salah satu pemicu munculnya gejala asma. Jadi intinya adalah, asam lambung dapat memperparah gejala asma yang muncul, pun sebaliknya. Asma dapat memperparah gejala refluks asam lambung pada pengidap. Jadi, keduanya saling berkaitan jika seseorang memiliki kedua gangguan kesehatan tersebut.

Baca juga: Kenali Penyebab Kambuhnya Asma

Ditandai dengan Gejala Penyakit yang Saling Berkaitan

Gejala penyakit asam lambung pada orang dewasa adalah mulas, atau rasa perih di area ulu hati. Meski demikian, pada beberapa orang gejala tersebut tidak terjadi. Sebaliknya, pengidap yang memiliki asma, naiknya asam lambung bisa saja ditandai dengan munculnya gejala asma, seperti batuk kering atau kesulitan menelan kronis. Berikut ini tanda jika gejala asma yang kamu alami ada hubungannya dengan penyakit asam lambung:

  • Gejala dimulai saat seseorang dewasa.
  • Gejala akan bertambah parah setelah makan.
  • Gejala akan bertambah parah setelah berolahraga.
  • Gejala muncul saat mengonsumsi minol.
  • Gejala muncul saat berbaring.
  • Obat asma kurang efektif dari biasanya

Selain beberapa poin tersebut, tanda jika gejala asma yang kamu alami ada hubungannya dengan penyakit asam lambung adalah, obat asma yang dikonsumsi tidak efektif seperti biasanya. Akan lebih sulit mengidentifikasi hal tersebut pada anak-anak. Pada bayi yang berusia di bawah satu tahun, gejala penyakit asam lambung akan ditandai dengan sering meludah atau muntah. Namun pada balita, gejala penyakit asam lambung akan ditandai dengan:

  • Mual;
  • Mulas;
  • Batuk;
  • Radang tenggorokan;
  • Mengi.

Untuk mencegah munculnya gejala asam lambung pada balita, ibu dapat melakukan beberapa langkah, seperti membuat bayi bersendawa beberapa kali setelah menyusui, posisikan bayi tegak selama 30 menit setelah menyusui, dan memberi makan dalam porsi kecil tetapi sering.

Baca juga: 7 Faktor Utama Penyebab Asma yang Harus Diwaspadai

Apa Saja Perubahan Gaya Hidup yang Disarankan?

Jika mengalaminya, obat penyakit asam lambung dan asma yang dipakai secara bersamaan tidak akan efektif. Langkah pengobatan terbaik yang dapat dilakukan adalah mengontrol gejala asam lambung dengan melakukan perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat. Berikut ini beberapa langkah yang disarankan:

  • Melakukan diet sehat.
  • Berolahraga secara teratur.
  • Berhenti merokok dan minum alkohol.
  • Hindari makanan atau minuman berkafein.
  • Hindari buah citrus.
  • Jangan mengonsumsi makanan yang digoreng atau berlemak.
  • Mengonsmsi makanan dalam porsi kecil, tetapi sering.
  • Berhenti makanan 3-4 jam sebelum tidur.

Ketika beberapa langkah perawatan tersebut tidak efektif, kamu disarankan untuk mengatasi dengan mengonsumsi obat asam lambung. Untuk memperoleh obat, kamu bisa menggunakan fitur “beli obat” di aplikasi Halodoc. Namun sebelum membelinya, kamu bisa diskusikan masalah kesehatan yang kamu alami dengan dokter, agar tidak salah membeli obat.

Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2021. GERD (Chronic Acid Reflux).
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Asthma and acid reflux: Are they linked?