• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ternyata Ini Hal yang Jadi Penyebab Wajah Tidak Simetris
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ternyata Ini Hal yang Jadi Penyebab Wajah Tidak Simetris

Ternyata Ini Hal yang Jadi Penyebab Wajah Tidak Simetris

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 09 Agustus 2022

“Ada beberapa penyebab mengapa wajah berbentuk tidak simetris. Mulai dari faktor genetik, kerusakan akibat sinar matahari, hingga akibat dari kondisi kesehatan tertentu.”

Ternyata Ini Hal yang Jadi Penyebab Wajah Tidak SimetrisTernyata Ini Hal yang Jadi Penyebab Wajah Tidak Simetris

Halodoc, Jakarta – Banyak orang yang mendambakan bentuk wajah yang simetris. Namun, sebagian orang mungkin tidak menyadari kalau ternyata wajahnya tidak benar-benar simetris. Ada yang perbedaannya ringan dan tidak terlalu mencolok, ada pula yang derajat asimetrisnya sangat jelas terlihat. 

Alhasil, banyak orang pada akhirnya akan melakukan berbagai cara untuk memperbaiki tampilan wajahnya. Sebab, bentuk wajah yang asimetris tentunya dapat mengganggu penampilan dan kecantikan bagi sebagian orang. 

Namun, kira-kira apa penyebab dari wajah yang tidak simetris? Yuk, simak informasinya di sini! 

Penyebab Wajah Tidak Simetris

Ada beberapa penyebab mengapa wajah berbentuk tidak simetris, antara lain:

1. Faktor Genetik 

Penyebab paling lazim dari wajah yang tidak simetris adalah faktor genetik. Sebab, terkadang bentuk wajah yang asimetris merupakan hasil dari perkembangan perpaduan genetik. Sebagai contoh, jika anggota keluarga yang lebih tua seperti orang tua memiliki bibir asimetris, kamu juga berpotensi memiliki bentuk bibir yang sama. 

2. Kerusakan Akibat Sinar Matahari 

Seiring bertambahnya usia, paparan sinar UV yang berasal dari matahari dapat menimbulkan beberapa gangguan pada kulit. Misalnya seperti bercak hitam, tahi lalat baru, hingga bintik-bintik pada kulit. Namun, perlu diketahui bahwa kerusakan akibat paparan sinar matahari juga dapat menyebabkan kerusakan hanya pada satu sisi atau area wajah. Sebagai contoh, seorang pengemudi angkutan transportasi umum yang terus-menerus terpapar matahari pada sisi wajah dekat jendela. Nantinya, sisi wajah tersebut akan terlihat lebih kendur karena kulitnya sudah mengalami kerusakan. Alhasil, wajah akan terlihat menjadi asimetris akibat kerusakan tersebut. 

Oleh karena itu, penting untuk senantiasa menggunakan topi, pakaian tertutup, dan tabir surya dengan SPF minimal 30 saat beraktivitas di luar rumah. Hal ini bertujuan agar kulit terlindungi dari paparan sinar matahari. 

3. Kebiasaan Merokok 

Sudah menjadi rahasia umum kalau kebiasaan merokok berdampak negatif bagi kesehatan. Tak hanya pada kesehatan organ penting pada tubuh pada paru-paru, nyatanya merokok juga dapat menyebabkan wajah asimetris. Sebab, merokok dapat membuat kulit wajah terpapar racun yang terkandung pada asapnya. 

Hal ini merujuk pada sebuah studi yang dipublikasikan di U.S. National Library of Medicine pada 2014 silam. Studi tersebut menjelaskan bahwa faktor eksogen seperti posisi tidur tengkurap, hingga kebiasaan merokok merupakan faktor risiko penyebab wajah asimetris yang signifikan. 

4. Faktor Penuaan 

Seiring bertambahnya usia, bentuk wajah yang asimetris akan semakin terlihat. Hal ini merupakan kondisi alami dari penuaan dan memiliki kaitan dengan pertumbuhan tulang. Perlu diketahui bahwa tulang akan berhenti tumbuh saat pubertas, namun tulang rawan akan terus bertumbuh seiring bertambahnya usia. Artinya, telinga dan hidung akan terus tumbuh dan mengalami perubahan bentuk seiring bertambahnya usia. Alhasil, wajah pun berpotensi menjadi terlihat tidak simetris, ketika usia sudah semakin menua. 

5. Akibat dari Kondisi Kesehatan Tertentu

Jika wajah menjadi asimetris secara tiba-tiba, kondisi ini perlu diwaspadai. Sebab, wajah asimetri yang terjadi secara tiba-tiba merupakan indikasi dari bell’s palsy. Kondisi ini merupakan kelumpuhan saraf wajah, yang terjadi secara tiba-tiba pada otot di satu sisi wajah. Di samping itu, wajah yang tidak simetris juga dapat disebabkan oleh kondisi kesehatan lainnya. Salah satunya adalah cedera seperti patah hidung atau luka dalam yang dapat menyebabkan wajah menjadi terlihat tidak simetris.

Itulah beberapa hal yang dapat menjadi penyebab wajah menjadi tidak simetris. Jika kamu merasa bahwa wajahmu tidak simetris ketika bercermin, sebaiknya segeralah memeriksakan kondisi kesehatanmu. Sebab, meski memang bisa disebabkan oleh faktor genetik, namun wajah yang tidak simetris juga dapat menjadi indikasi akan gangguan kesehatan tertentu. 

Nah, melalui aplikasi Halodoc, kamu bisa membuat janji rumah sakit untuk memeriksakan kondisi kesehatanmu. Tentunya tanpa perlu mengantre atau menunggu berlama-lama. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, download Halodoc sekarang juga! 

Referensi: 

Healthline. Diakses pada 2022. Asymmetrical Face: What Is It, and Should You Be Concerned?
Medical News Today. Diakses pada 2022. What to know about having an asymmetrical face. 
NIH. Diakses pada 2022. Factors contributing to facial asymmetry in identical twins.