• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Terus Makan Meski Kenyang, Awas Gejala Binge Eating Disorder

Terus Makan Meski Kenyang, Awas Gejala Binge Eating Disorder

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Terus Makan Meski Kenyang, Awas Gejala Binge Eating Disorder

Halodoc, Jakarta – Binge eating disorder adalah gangguan makan serius ketika kamu mengonsumsi makanan dalam jumlah yang sangat banyak dan merasa tidak dapat berhenti makan. Saat kamu mengalami binge eating disorder, kamu menganggap sebagai keharusan untuk makan dan tidak bisa menahan dorongan dan terus makan berlebihan. Apa yang membedakan binge eating disorder dengan kebiasaan makan banyak lainnya?

Baca juga: Cara Mengobati Binge Eating Disorder

Pernah Makan Terus Meski Kenyang?

Binge eating disorder tidak selalu diiringi dengan obesitas. Ada saja orang yang mengidap kondisi ini tapi punya berat badan normal. Tanda dan gejala perilaku dan emosional dari binge eating disorder adalah: 

1. Makan makanan dalam jumlah yang luar biasa banyak dalam durasi tertentu, misalnya selama dua jam.

2. Merasa bahwa perilaku makan di luar kendali.

3. Makan bahkan saat kenyang atau tidak lapar.

4. Makan dengan cepat .

5. Makan sampai merasa kenyang.

6. Sering makan sendiri atau diam-diam.

7. Merasa tertekan, jijik, malu, bersalah, atau kesal setiap mengingat pola makan. 

8. Sering berjanji pada diri sendiri untuk menjaga pola makan, tapi tak kunjung direalisasikan.

9. Tidak seperti pengidap bulimia, setelah makan berlebihan kamu tidak mengganti kalori ekstra yang dimakan dengan muntah, menggunakan obat pencahar, atau olahraga berlebihan. 

10. Tingkat keparahan binge eating disorder ditentukan oleh seberapa sering episode makan berlebihan terjadi selama seminggu.

Kalau kamu mengalami gejala yang kurang lebih sama dan ingin tahu lebih banyak mengenai ini, segera tanyakan di Halodoc. Dokter ataupun psikolog yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik. Caranya cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Faktor Psikologis Memicu Binge Eating

Binge eating disorder biasanya dipengaruhi oleh faktor psikologis. Banyak orang yang mengalami binge eating disorder karena merasa negatif tentang diri mereka sendiri. Pemicu makan berlebihan dapat dikarenakan sebagai wujud pelepasan stres, citra diri yang buruk, dan ketersediaan makanan yang memang difavoritkan. 

Gangguan makan ini lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pada pria. Meskipun orang dari segala usia dapat mengalami binge eating disorder, gangguan ini sering kali dimulai di usia akhir remaja atau awal 20-an.

Baca juga: Gagal Diet? Hati-Hati Binge Eating

Kamu lebih mungkin mengalami gangguan makan jika orangtua atau saudara juga memiliki (atau pernah) mengalami gangguan makan. Ini mungkin menunjukkan bahwa gen yang diwariskan meningkatkan risiko mengembangkan binge eating disorder.

Banyak juga orang dengan gangguan binge eating memiliki riwayat diet tertentu. Diet atau pembatasan kalori di siang hari dapat memicu keinginan untuk makan berlebihan, terutama jika kamu mengalami gejala depresi.

Perlu diketahui kalau setiap orang terkadang makan berlebihan, tetapi binge eating disorder berbeda. Orang yang mengalami gangguan ini akan cenderung makan berlebihan secara intens. Gangguan ini bisa diobati. Dokter dapat membantu kamu berhenti. Langkah pertama adalah memahami mengapa kamu makan dengan banyak.

Baca juga: Begini Cara Atasi Gangguan Makan Bulimia yang Tepat

Perawatan dan penanganan termasuk konseling dan, terkadang obat-obatan. Kamu bisa mengaplikasikan beberapa tips ini untuk mengontrol pola makanmu.

1. Buatlah buku harian tentang pola makanmu atau apa yang kamu konsumsi. Ini akan membantu kamu belajar apa serta kapan kecenderungan makan berlebihan itu datang. 

2. Makan makanan dan camilan secara teratur sepanjang hari. Ini akan menjaga gula darah tetap stabil, jadi kamu tidak akan merasa cukup lapar untuk makan berlebihan. Namun, pastikan camilanmu sehat ya.

3. Bagi makananmu dalam bentuk porsi-porsi kecil. Ukur satu porsi ke dalam kantung kecil atau ke piring. 

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2020. Why Am I Binge Eating?
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Binge-eating disorder.