Tetap Sehat Saat Puasa dengan Pola Makan Ini

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Tetap Sehat Saat Puasa dengan Pola Makan Ini

Halodoc, Jakarta - Tidak terasa, kita sudah mulai menjalankan ibadah puasa. Bagaimana? Tubuh kamu pasti sudah bisa beradaptasi dengan perubahan yang terjadi. Namun, tidak jarang kamu pasti masih merasa lapar di siang hari, ngantuk, dan tubuh terasa lemas. Ini wajar kok, karena tubuh tidak mendapatkan asupan makanan selama lebih dari 12 jam ketika kamu berpuasa.

Sayangnya, tak sedikit orang yang beranggapan bahwa buka puasa adalah waktunya balas dendam, dengan memakan atau minum semua yang disenangi. Kamu perlu tahu, menjelang berbuka, perut semakin ingin diisi. Ini membuat kamu menjadi lapar mata, melihat semua menu buka puasa menjadi nikmat.

Jika kamu terus membiasakannya, tentu ini membuat tubuh menjadi tidak sehat. Terlebih jika kamu tidak membiasakan olahraga semua berpuasa. Lalu, bagaimana caranya tetap sehat meski sedang puasa? Bisa kok, terapkan menu diet dan nutrisi ini.

Menu Berbuka Puasa

Ketika berbuka puasa, pertama kamu harus banyak minum cairan untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang selama berpuasa. Imbangi dengan makanan rendah lemak dan beberapa menu dengan kandungan gula alami untuk menggantikan energi yang terpakai ketika beraktivitas.

Baca juga: Trik Jitu Cegah Lemas Saat Puasa

Setelah berbuka puasa, berikan jeda beberapa saat hingga akhirnya kamu melakukan santap malam. Menu yang kamu konsumsi bisa sedikit lebih komplek, padukan buah dan sayuran, juga beberapa jenis protein seperti daging, ikan, telur, kacang. Konsumsi nasi secukupnya, jangan terlalu berlebihan supaya kamu tidak kekenyangan.

Wajar adanya jika kamu mengobati diri dengan mengonsumsi makanan atau minuman manis setelah lama berpuasa. Namun, takaran gula dalam menu diet dan nutrisi kamu harus terjaga, jangan sampai kamu terindikasi diabetes karena terlalu banyak konsumsi gula ketika berpuasa, tanpa mengimbanginya dengan gerakan aktif.

Baca juga: Pencernaan Sehat Saat Puasa, Ini Tipsnya

Menu Sahur

Sama halnya ketika berbuka, saat sahur pun, kamu harus tetap banyak minum air, setidaknya 3-4 gelas untuk memastikan tubuh terhidrasi dengan baik. Pilih makanan dengan kandungan serat tinggi yang membuat kamu kenyang lebih lama sekaligus membantu melancarkan pencernaan dan mencegah sembelit.

Menu sahur yang bisa kamu konsumsi seperti oatmeal, sereal, nasi, roti, atau yoghurt. Padukan dengan buah dan sayur untuk kebutuhan vitamin dan mineral tubuh. Hindari konsumsi makanan manis karena bisa meningkatkan rasa lapar beberapa jam setelah kamu mulai puasa. Hindari terlalu banyak konsumsi garam, karena bisa memicu munculnya rasa haus.

Baca juga: 5 Masalah Pencernaan yang Rentan Terjadi Saat Puasa

Camilan

Makanan yang kamu pilih sebagai camilan haruslah memiliki kandungan gizi yang seimbang. Ini artinya, jangan jadikan gorengan atau makanan manis dan makanan siap saji sebagai menu camilan. Jika harus memakannya, sebaiknya jangan berlebihan dan berikan waktu sebelum akhirnya kamu tidur malam. Yoghurt, jus, atau salad bisa menjadi opsi yang tepat.

Jangan lupa, konsumsi vitamin jika memang dibutuhkan. Kamu tidak bisa membelinya langsung? Jangan khawatir, ada aplikasi Halodoc yang siap membantu kamu mendapatkan obat dan vitamin yang kamu butuhkan. Jadi, segera saja download aplikasi Halodoc, ya!