• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Tidak Bahagia dengan Pekerjaan, Coba Atasi dengan Cara Ini

Tidak Bahagia dengan Pekerjaan, Coba Atasi dengan Cara Ini

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta - Merasa tidak bahagia dengan pekerjaan yang sedang dijalani? Tenang, kamu tidak sendirian. Menurut laporan Teem Employee Happiness Survey pada 2017 terhadap 1.700 pekerja di Amerika Serikat, 48 persen di antaranya mengaku tidak bahagia di tempat kerja. 

Penyebabnya beragam, mulai dari masalah dengan atasan atau rekan kerja, hingga isu personal. Banyak juga yang mengeluhkan sulit menyeimbangkan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi, serta kurangnya apresiasi dari pihak atasan atau perusahaan. 

Baca juga: Bekerja di Comfort Zone, Ini Tips Move On ke Kantor Baru

Bagaimana agar Bahagia dengan Pekerjaan?

Tidak bahagia dengan pekerjaan hanya akan memicu timbulnya stres, yang bisa berujung pada peningkatan risiko berbagai penyakit. Namun, banyak orang yang harus tetap mempertahankan pekerjaannya karena berbagai alasan, misalnya untuk mencari nafkah.

Untuk menyiasatinya, ada beberapa tips agar dapat lebih bahagia dengan pekerjaan yang sedang kamu jalani, yaitu:

1.Cari Tahu Hal yang Bisa Memotivasi

Kehilangan motivasi dalam bekerja adalah salah satu alasan umum seseorang tidak bahagia dengan pekerjaannya. Oleh karena itu, cobalah untuk mencari hal-hal yang bisa membuat kamu termotivasi. Bila perlu, ingat kembali rasa senang saat awal kamu diterima bekerja di tempat itu, atau pajang foto keluarga di meja kerja kamu. 

2.Luangkan Waktu untuk Istirahat

Bisa jadi rasa tidak bahagia dengan pekerjaan timbul karena kelelahan mengerjakan setumpuk pekerjaan. Jadi, cobalah untuk luangkan waktu 10-15 menit di sela waktu kerja, untuk sekadar menghirup udara segar di luar, melakukan peregangan, mendengarkan musik, atau bermeditasi.

3.Jalani Hidup Sehat dan Cukup Istirahat

Agar suasana hati bisa selalu baik saat bekerja, tubuh kamu perlu dalam kondisi sehat dan prima. Oleh karena itu, penting untuk menerapkan gaya hidup sehat, memerhatikan asupan makanan, olahraga rutin, minum air putih dan tidur yang cukup. 

Baca juga: Hati-Hati, Ini 9 Tipe "Karyawan Racun" di Kantor

4.Tentukan Prioritas

Hindari rasa ingin selalu aktif dalam pekerjaan hingga 24 jam, karena tubuh kamu bukanlah mesin. Tentukan mana yang jadi prioritas dan mana yang bisa ditunda terlebih dahulu. Tidak perlu juga merasa ingin selalu sempurna dalam menyelesaikan pekerjaan, karena hanya akan membuat kamu stres. 

5.Jangan Membandingkan

Setiap orang punya keistimewaan masing-masing. Jadi, tidak perlu merasa rendah diri dan selalu membandingkan diri dengan orang lain, terkait pencapaian atau pujian yang dimiliki. Hal yang terpenting adalah berusaha semaksimal yang kamu bisa, dan fokus pada apa yang kamu kerjakan. 

6.Lakukan Kebaikan

Melakukan kebaikan membuat hati terasa damai dan bahagia. Jadi, cobalah untuk menerapkan nilai-nilai kebaikan saat bekerja. Misalnya, bekerja dengan motivasi yang positif, bersikap baik pada rekan kerja, dan jadi teladan yang baik dalam pekerjaan. 

7.Bangun Jaringan dan Pertemanan

Hubungan pertemanan dan jaringan lainnya dapat terbangun melalui pekerjaan. Jadi, ingatlah untuk membangun hubungan yang baik dengan rekan kerja atau jejaring lain dalam pekerjaan.

Baca juga: Jadi Orang Introvert di Kantor, Harus Perhatikan 3 Hal Ini

8.Hindari Rekan Kerja yang Negatif

Tidak semua rekan kerja bisa memberi pengaruh positif. Ada pula yang hobi bergunjing atau malas-malasan di kantor. Sebisa mungkin, hindari rekan kerja yang seperti ini, dan bertemanlah dengan yang bisa memberi pengaruh positif. 

9.Sering Bicara dan Diskusi dengan Atasan

Mungkin bukan hal yang mudah untuk bisa nyaman berbicara dan berdiskusi dengan atasan. Namun, hal ini dapat membantu kamu bisa mengetahui letak kelemahan yang perlu diperbaiki dalam bekerja. 

10.Tekan Ego

Ketika bekerja, tekan ego sebisa mungkin dan hargai orang lain. Terutama yang memiliki pikiran dan cara pandang yang berbeda. Ketahuilah bahwa kamu belum tentu benar dan orang lain belum tentu salah, begitu pula sebaliknya. Agar hubungan dengan rekan kerja tetap terjalin dengan baik, penting untuk saling pengertian.

Itulah tips yang bisa dicoba, agar lebih bahagia dengan pekerjaan. Jika setelah mencoba berbagai cara, kamu tetap merasa tidak bahagia, atau justru stres berat, tidak ada salahnya untuk mundur dan mencari pekerjaan lain. Kalau butuh saran ahli soal kesehatan mental, kamu bisa download aplikasi Halodoc untuk bertanya pada psikolog.

Referensi:
Business Insider. Diakses pada 2020. 13 Ways You Can be Happier at Work, According to Career Experts.
Positive Psychology. Diakses pada 2020. Happiness at Work: 10 Tips for How to be Happy at Work.