• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Tidak Mengalami Morning Sickness saat Hamil, Normalkah?
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Tidak Mengalami Morning Sickness saat Hamil, Normalkah?

Tidak Mengalami Morning Sickness saat Hamil, Normalkah?

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 08 Maret 2022

“Banyak ibu yang khawatir apakah tidak mengalami morning sickness saat hamil itu hal yang normal? Tenang saja, karena hal ini normal. Ini adalah tanda bahwa tubuh bisa menoleransi kehamilan dengan lebih baik.”

Tidak Mengalami Morning Sickness saat Hamil, Normalkah?

Halodoc, Jakarta – Mual di pagi hari atau morning sickness saat hamil adalah hal yang sangat umum dialami para ibu. Saking umumnya, mungkin terasa ada yang salah jika hamil tanpa mengalami mual di pagi hari. 

Sebenarnya, normal tidak sih jika tidak mengalami morning sickness saat hamil? Apakah itu tanda ada yang tidak beres pada kehamilan yang dijalani? Yuk, simak penjelasannya!

Tidak Morning Sickness Saat Hamil Itu Normal

Menurut studi pada 2017 di jurnal Autonomic Neuroscience, 70-80 persen ibu mengalami morning sickness saat hamil. Sementara 20-30 persen sisanya tidak mengalami morning sickness sama sekali, dan ini adalah normal.

Meningkatnya kadar hCG, hormon, dan estrogen pada trimester pertama menjadi penyebab rasa mual saat hamil, terutama di pagi hari. Namun, beberapa wanita lebih siap untuk menghadapinya.

Jika tidak mengalami mual di pagi hari sekitar 6 minggu atau lebih, berbahagialah karena itu berarti tubuh kamu dapat menoleransi kehamilan dengan jauh lebih baik.

Di sisi lain, ada kemungkinan beberapa ibu hamil mengalami morning sickness di kemudian hari. Kebanyakan ibu hamil cenderung mengalami morning sickness antara 8 sampai 14 minggu.

Mengapa Anda mengalami mual di pagi hari selama kehamilan? Jawabannya terletak pada evolusi. Karena janin berada pada kondisi paling rapuh selama beberapa bulan pertama ini, diyakini bahwa mual di pagi hari membantu membatasi asupan makanan apa pun yang mungkin berbahaya bagi janin.

Kebanyakan ibu hamil cenderung tidak menyukai ikan, unggas, daging, dan telur saat hamil. Berbagai makanan itu adalah yang paling mungkin terpapar dan membawa bakteri. 

Selain itu, makanan dengan rasa kuat yang mengandung fitokimia dalam kadar tinggi cenderung dihindari saat mengalami morning sickness saat hamil. Makanan ini adalah makanan teratogenik atau penyebab cacat lahir.

Oleh karena itu, dari sudut pandang evolusi, tubuh wanita dilengkapi dengan sebuah sistem canggih, untuk melawan hal-hal yang mungkin membahayakan janin. Namun, dengan cara yang aneh, seperti mual di pagi hari.

Tidak Morning Sickness Bukanlah Tanda Keguguran

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam JAMA Internal Medicine pada 2016 menyatakan bahwa ibu yang mengalami morning sickness saat hamil memiliki risiko keguguran 75 persen lebih rendah.

Namun, apakah berarti tidak morning sickness bisa meningkatkan risiko keguguran? Tentu saja tidak.

Sejauh ini, tidak ada bukti nyata yang menyebutkan bahwa tidak morning sickness dapat meningkatkan risiko keguguran. Faktanya, penelitian tersebut justru masih dipertanyakan, karena hanya wanita yang pernah mengalami keguguran sebelumnya yang dipertimbangkan, di mana itu bukan merupakan keseluruhan ukuran sampel.

Namun, tidak adanya morning sickness saat hamil dapat menunjukkan bahwa kadar hormon lebih rendah dari biasanya. Ini berarti ibu hamil perlu ekstra hati-hati dalam menjaga kehamilan.

Alih-alih khawatir dan takut sendiri, coba cari tahu apa yang sebenarnya menyebabkan keguguran dan upayakan untuk mencegah faktor risiko tersebut.

Perhatikan bahwa beberapa di antaranya mungkin tidak berada dalam kendali kamu. Namun, hal bijak yang harus dilakukan adalah tetap melakukan pemeriksaan rutin agar dokter dapat segera menunjukkan jika ada yang tidak beres.

Itulah pembahasan mengenai apakah tidak morning sickness itu normal? Sudah terjawab bahwa hal ini normal, ya. Namun, jika masih belum jelas, kamu bisa download Halodoc untuk bicara pada dokter kapan saja.

Referensi:
Autonomic Neuroscience. Diakses pada 2022. Nausea and Vomiting of Pregnancy-What’s New?
JAMA Internal Medicine. Diakses pada 2022. Association of Nausea and Vomiting During Pregnancy With Pregnancy Loss.
Healthline Parenthood. Diakses pada 2022. No Morning Sickness? You Don’t Need to Worry.
Firstcry Parenting. Diakses pada 2022. Is No Morning Sickness in Early Pregnancy a Cause of Concern?