• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Tidur Malam Tanpa Bra Bisa Cegah Kista Payudara?

Tidur Malam Tanpa Bra Bisa Cegah Kista Payudara?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta – Sampai sekarang, masih menjadi perdebatan di antara para wanita mengenai gagasan tidur tanpa mengenakan bra. Beberapa wanita setuju dengan gagasan tersebut karena merasa lebih nyaman. Sementara sebagian wanita lain percaya bahwa tidur dengan menggunakan bra dapat membantu mencegah payudara menjadi kendur. Namun, tahukah kamu, tidur tanpa menggunakan bra juga dipercaya dapat mencegah kista payudara. Benarkah demikian? Yuk, cari tahu jawabannya di bawah ini.

Nyatanya, benar bahwa tidur tanpa menggunakan bra dapat mencegah kista payudara. Hal ini karena saat tidak menggunakan bra, sirkulasi darah pada payudara pun dapat berjalan lebih lancar, karena tidak ada tekanan dari bra. Sedangkan bila tidur dengan menggunakan bra, apalagi yang berkawat, dipercaya dapat menyebabkan akumulasi cairan di dalam kelenjar payudara yang dapat berujung pada kista payudara.

Namun sebenarnya, tidak ada bra atau penyangga payudara yang sedemikian ketat sampai menghalangi sirkulasi darah pada payudara. Tidur malam dengan menggunakan bra pun tidak menyebabkan kanker payudara. Jadi, bagi kamu yang merasa tidak nyaman, tidak masalah bila tidur dengan menggunakan bra. Hanya saja, sebaiknya pilihlah bra yang ringan dan tanpa kawat yang dapat membuat tidur menjadi lebih nyaman dan mencegah penyumbatan limfatik.

Baca juga: Ternyata Tidak Mengenakan Bra Punya Manfaat Ini

Mengenal Kista Payudara

Kista payudara sendiri adalah kantung berisi cairan di dalam payudara yang biasanya bersifat nonkanker atau jinak. Seorang wanita dapat memiliki satu atau banyak kista payudara pada satu atau kedua payudara. Kista payudara sering digambarkan sebagai benjolan bulat atau oval dengan tepi yang berbeda-beda. Benjolan tersebut biasanya terasa seperti anggur atau balon berisi air, tetapi ada juga kista payudara yang terasa keras.

Kista payudara lebih sering terjadi pada wanita sebelum menopause, yaitu sekitar usia 35–50 tahun. Namun, kista juga bisa terjadi pada wanita dari segala usia. Benjolan pada payudara tersebut juga bisa terjadi pada wanita pascamenopause yang menggunakan terapi hormon.

Baca juga: Jenis Kista Payudara yang Perlu Diketahui

Penyebab Kista Payudara

Masing-masing payudara mengandung lobus jaringan kelenjar yang tersusun seperti kelopak bunga aster. Lobus dibagi lagi menjadi lobulus kecil yang menghasilkan ASI selama kehamilan dan menyusui. Jaringan pendukung yang memberikan bentuk pada payudara terdiri dari jaringan lemak dan jaringan ikat berserat. Nah, kista payudara berkembang sebagai akibat dari akumulasi cairan di dalam kelenjar di payudara.

Penyebab terbentuknya kista payudara sebenarnya masih belum diketahui secara pasti. Namun, benjolan tersebut mungkin berkembang sebagai akibat dari perubahan hormonal dari menstruasi bulanan. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa kelebihan estrogen dalam tubuh dapat merangsang jaringan payudara, sehingga menyebabkan kista payudara.

Gejala Kista Payudara

Berikut ini gejala kista payudara yang perlu kamu perhatikan:

  • Terdapat benjolan bulat atau oval yang halus dan mudah berpindah-pindah dengan tepi yang berbeda.

  • Cairan yang keluar dari puting susu mungkin terlihat jernih, kuning, dan berwarna jerami atau cokelat tua.

  • Area benjolan payudara terasa nyeri atau lembek.

  • Menjelang menstruasi, ukuran benjolan payudara akan semakin membesar dan terasa nyeri.

  • Setelah menstruasi, ukuran benjolan payudara bisa mengecil kembali.

Perlu diingat, memiliki kista payudara tidak meningkatkan risiko kanker payudara. Namun, memiliki kista dapat mempersulit untuk menemukan benjolan payudara baru atau perubahan lain yang mungkin perlu dievaluasi oleh dokter. Biasakan memeriksa payudara kamu secara rutin, sehingga kamu tahu bila terjadi perubahan pada payudara.

Baca juga: Payudara Sakit saat Ditekan? Hati-Hati Bisa Menandai 10 Kondisi Ini

Bila kamu mengalami dua dari beberapa gejala kista payudara di atas, segera periksakan diri ke dokter. Untuk melakukan pemeriksaan, kamu juga langsung buat janji temu dengan dokter di rumah sakit terbaik yang dekat dengan domisili kamu melalui Halodoc. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Referensi:
Huffpost. Diakses pada 2020. Is Sleeping In A Bra Good Or Bad For You?
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Breast Cyst.