Tips Aman Berpuasa Bagi Pengidap Kanker

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Tips Aman Berpuasa Bagi Pengidap Kanker

Halodoc, Jakarta – Pada umumnya, pengidap kanker harus menjalani pengobatan serta kemoterapi secara rutin, termasuk selama bulan Ramadan. Namun, hal itu terkadang tidak menyurutkan semangat pengidap kanker untuk tetap ikut menjalani puasa. Sebenarnya, bolehkan pengidap kanker ikut berpuasa? Adakah tips aman untuk tetap menjalani ibadah tersebut?

Pada dasarnya, semua kembali pada kondisi tubuh dan kesehatan orang tersebut. Sah-sah saja jika pengidap kanker ingin ikut menjalani puasa, tapi tentu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Agar lebih aman, orang dengan penyakit ini harus mendapat rekomendasi dan izin terlebih dahulu dari dokter sebelum ikut menjalani puasa.

Pengidap kanker harus dinyatakan berada dalam kondisi yang stabil jika ingin menjalankan puasa. Selain itu, merasa nyaman dan yakin bahwa dirinya kuat juga menjadi hal penting yang harus diperhatikan. Hal paling penting yang harus diperhatikan saat pengidap kanker menjalani puasa adalah pemenuhan nutrisi yang sesuai dengan kebutuhan tubuh.

Baca juga: Datang Diam-Diam, 4 Kanker ini Sulit Dideteksi

Pasalnya, saat berpuasa asupan makanan dan cairan yang masuk ke dalam tubuh akan lebih terbatas dan berkurang. Padahal, pengidap kanker harus tetap menjalani pengobatan atau terapi yang membutuhkan peningkatan kebutuhan nutrisi. Maka dari itu, pastikan untuk merancang rencana asupan nutrisi selama puasa dengan baik.

Hal itu meliputi pemilihan makanan, porsi, serta jadwal makan. Pastikan untuk selalu mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, seperti sayuran dan buah serta meningkatkan konsumsi air putih saat sahur. Pengidap kanker pun sebaiknya tidak memaksakan diri dan cukup beristirahat selama berpuasa.

Baca juga: Aturan Minum Air Putih saat Puasa

Manfaat Sehat Berpuasa bagi Pengidap Kanker

Puasa sudah terbukti bisa memberi manfaat sehat untuk tubuh, selama dijalani dengan cara yang tepat. Ternyata, menjalani puasa juga disebut bisa memberi banyak peningkatan dan kemajuan kondisi pada pengidap kanker. Berpuasa disebut bisa membantu memperbarui sel-sel stem yang memengaruhi sistem kekebalan tubuh.

Dengan demikian, tubuh menjadi lebih kuat dalam melawan kanker dan membantu mengurangi efek samping dari pengobatan. Rutin berpuasa juga bisa membantu meningkatkan efektivitas pengobatan yang dijalani pengidap kanker.

Meski begitu, masih menjadi perdebatan apakah semua pengidap kanker boleh menjalani puasa. Sebab, setiap orang memiliki kondisi kesehatan dan sistem pertahanan tubuh yang berbeda-beda. Bagi beberapa orang, menjalani puasa mungkin akan mendatangkan manfaat.

Namun, belum tentu hal yang sama akan dialami pada pengidap kanker lainnya. Satu hal yang pasti, pengidap kanker yang ikut menjalani puasa sebaiknya berada di bawah pantauan dokter atau tenaga medis.

Pengidap kanker yang dinyatakan stabil dan tidak sedang mengalami komplikasi apapun, bisa saja aman untuk berpuasa. Satu hal yang pasti, pengidap kanker harus memperhatikan dengan betul segala aspek kesehatan dan pemenuhan nutrisi sebelum memutuskan untuk berpuasa.

Baca juga: Ini Metode Pengobatan untuk Pengidap Kanker

Meski memiliki banyak manfaat sehat, ada baiknya untuk tidak memaksakan diri saat menjalani puasa. Pastikan juga untuk selalu berdiskusi dengan dokter dan atur asupan nutrisi sebaik mungkin agar manfaat puasa bisa didapatkan secara maksimal. Jika ada keluhan atau gejala saat menjalani puasa, tanya dokter lewat Video/Voice Call dan Chat saja. Dokter di Halodoc bisa dihubungi kapan saja dan di mana saja. Kamu juga bisa mendapat rekomendasi obat dan informasi seputar kesehatan dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!