• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Tips Hidup Normal dengan Satu Paru-paru
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Tips Hidup Normal dengan Satu Paru-paru

Tips Hidup Normal dengan Satu Paru-paru

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 14 November 2022

“Pemilik satu paru-paru masih bisa menjalani kehidupan relatif normal. Caranya dengan berhenti merokok, menghindari paparan polutan di luar dan dalam ruangan, serta mencegah infeksi.”

Tips Hidup Normal dengan Satu Paru-paruTips Hidup Normal dengan Satu Paru-paru

Halodoc, Jakarta – Paru-paru termasuk ke dalam salah satu organ utama. Tugasnya adalah membawa oksigen ke dalam tubuh dan membantu membuang karbondioksida di setiap embusan napas.

Setiap manusia memang idealnya memiliki dua pasang paru-paru. Namun, dengan satu paru-paru saja, kondisi ini masih memungkinkan mereka menjalani kehidupan yang relatif normal.

Kekurangannya, memiliki satu paru-paru dapat membatasi kemampuan fisik seseorang, seperti saat berolahraga. Dalam kondisi ini, organ akan beradaptasi dengan sendirinya.

Caranya, paru-paru yang tersisa akan mengembang lebih besar untuk menempati ruang di sebelahnya. Seiring waktu, tubuh juga akan beradaptasi dengan sedikit oksigen yang diperoleh dari satu paru-paru.

Namun, pengidap tidak akan memiliki kapasitas paru-paru penuh, layaknya dua paru-paru. Guna menjaga kesehatan satu organ yang masih tersisa, mereka perlu melakukan perubahan pola hidup jadi lebih sehat, seperti berhenti merokok.

Tips Hidup dengan Satu Paru-paru

1. Berhenti Merokok

Kondisi ini lebih berbahaya jika dilakukan oleh pemilik satu paru-paru. Lama-kelamaan organ akan bekerja semakin berat dalam menjalankan fungsinya, yakni menukar oksigen dengan karbondioksida.

Merokok juga menjadi penyebab utama kanker paru-paru dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), yang meliputi bronkitis kronis dan emfisema. Asap rokok dapat mempersempit saluran udara dan mempersulit pernapasan. 

Ini menyebabkan peradangan kronis, atau pembengkakan di paru-paru, yang dapat menyebabkan bronkitis kronis. Lama kelamaan asap rokok merusak jaringan paru-paru dan dapat memicu perubahan yang berkembang menjadi kanker. 

2. Hindari Paparan Polutan di Dalam Ruangan

Asap rokok, bahan kimia yang berada di rumah dan tempat kerja dapat menyebabkan atau memperburuk kondisi kesehatan paru-paru. Jadi, disarankan untuk rajin membersihkan rumah dari debu dan kotoran.

3. Meminimalkan Paparan Polusi di Luar Ruangan

Kualitas udara di luar dapat bervariasi setiap harinya. Di waktu sibuk, kendaraan berpotensi mengeluarkan asap knalpot yang dapat meningkatkan kandungan polusi udara, sehingga bisa membahayakan kesehatan paru-paru. 

Disarankan untuk meminimalkan paparan berkepanjangan guna membantu menjaga kesehatan satu organ paru-paru yang masih tersisa. Jika memiliki kepentingan di luar ruangan, pastikan untuk selalu memakai masker.

4. Mencegah Infeksi

Infeksi pernapasan bisa meningkatkan risiko kerusakan satu paru-paru yang tersisa. Adapun beberapa cara yang dapat dilakukan guna melindungi diri sendiri, yakni:

  • Sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalami. Jika tidak ada, gunakan pembersih berbasis alkohol minimal 70 persen.
  • Hindari kerumunan guna mencegah flu.
  • Menjaga kebersihan mulut dengan baik guna melindungi diri dari kuman di mulut yang menjadi pemicu infeksi. Disarankan untuk menyikat gigi minimal dua kali sehari.
  • Rutin melakukan vaksinasi influenza.
  • Mengonsumsi suplemen guna meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak gampang terkena penyakit.

Sederhananya, pemilik satu paru-paru masih bisa melakukan aktivitas seperti biasa layaknya orang normal lainnya. Namun, usahakan untuk melakukan beberapa poin di atas guna menjaga kesehatan organ.

Jika membutuhkan suplemen guna meningkatkan daya tahan tubuh, silakan download Halodoc segera dan cek kebutuhan suplemen di Toko Kesehatan pada aplikasi tersebut, ya! 

Dapatkan juga informasi lain seputar kesehatan, gaya hidup dan pola hidup sehat lainnya dengan mendownload Halodoc sekarang juga!

Banner download aplikasi Halodoc
Referensi:
Medical News Today. Diakses pada 2022. Living with One Lung: Emily Bennett Taylor’s Life After Cancer.
Very Well Health. Diakses pada 2022. Can You Live With One Lung?
American Lung Association. Diakses pada 2022. Protecting Your Lungs.