• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Tips Lancar Berpuasa untuk Pengidap Hipotensi
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Tips Lancar Berpuasa untuk Pengidap Hipotensi

Tips Lancar Berpuasa untuk Pengidap Hipotensi

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 11 April 2022

“Biasanya gejala hipotensi bisa kambuh saat menjalani puasa. Ini karena selama puasa, tubuh akan menerima lebih sedikit cairan dan asupan garam. Jadi, sangat penting untuk mengetahui cara berpuasa yang aman untuk pengidap hipotensi.”

Tips Lancar Berpuasa untuk Pengidap Hipotensi

Halodoc, Jakarta – Menjelang bulan Ramadan, ibadah puasa seharusnya tidak menjadi halangan bagi pengidap hipotensi atau tekanan darah rendah yang ingin berpuasa. Hanya saja, pengidap hipotensi harus waspada jika muncul gejala seperti pusing, pingsan, hingga mual saat berpuasa. 

Darah rendah atau hipotensi merupakan kondisi tekanan darah yang tidak normal karena terlalu rendah. Seseorang dikatakan memiliki tekanan darah rendah jika saat pengukuran tekanan darah, hasilnya bisa kurang dari 90/60 mmHg. Biasanya gejala hipotensi ini bisa kambuh akibat minimnya jumlah konsumsi cairan dan garam ke dalam tubuh selama puasa. 

Lantas, bagaimana agar pengidap hipotensi bisa menjalankan ibadah puasa dengan lancar? Cari tahu jawabannya melalui ulasan berikut ini!

Tips Puasa untuk Pengidap Hipotensi

Berikut ini beberapa tips puasa untuk pengidap hipotensi:

  1. Cek Kondisi Kesehatan

Sebelum puasa, sebaiknya pengidap hipotensi menjalani pemeriksaan kesehatan. Pemeriksaan ini dapat meliputi pengukuran tekanan darah. Jika dokter menyarankan untuk menjalankan pengobatan, mintalah agar pengobatan disesuaikan dengan ketentuan selama puasa. 

  1. Perhatikan Asupan Makanan

Saat menjalankan ibadah puasa, penting untuk selalu memperhatikan asupan makanan, baik saat saat sahur, maupun berbuka. Untuk menu sahur, dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang butuh waktu lebih lama untuk dicerna oleh tubuh. Contohnya beras, roti, buah-buahan, sayuran, dan kacang-kacangan. 

Kacang-kacangan juga dikenal mampu meningkatkan tekanan darah. Jadi, jangan lupa untuk sertakan buncis, kacang merah, kacang polong, dan kacang hijau ke dalam menu sahur dan makan malam setelah berbuka puasa.

  1. Sahur dan Berbuka Tepat Waktu

Satu hal yang tak kalah penting yaitu usahakan sahur dan berbuka tepat pada waktunya. Pastikan juga untuk mencukupi kebutuhan cairan dengan minum 6-8 gelas per hari, ini dilakukan agar sirkulasi cairan dalam tubuh berjalan lancar. Dengan asupan air yang cukup, tekanan darah selama berpuasa pun akan kembali normal.

  1. Lakukan Olahraga Ringan

Kebanyakan orang berpikir bahwa olahraga hanya akan membuat tubuh jadi cepat lelah saat puasa. Padahal olahraga sangat bermanfaat untuk mengurangi risiko darah rendah, khususnya bagi pengidap hipotensi. Tidak perlu olahraga berat, cukup lakukan joging minimal 30 menit setiap hari untuk menstabilkan tekanan darah. Dengan begitu ibadah puasa pun tidak akan terganggu.

  1. Bergerak Secara Perlahan

Perhatikan juga setiap gerakan tubuh. Pengidap hipotensi sebisa mungkin harus menghindari gerakan yang sifatnya tiba-tiba. Misalnya mendadak berdiri setelah duduk, atau jalan yang terburu-buru.

  1. Cukupi Kebutuhan Cairan

Saat mengalami dehidrasi, volume darah akan berkurang. Hal tersebut dapat menyebabkan tekanan darah menurun. Dokter biasanya merekomendasikan untuk minum setidaknya dua liter air setiap hari. Namun jika cuaca panas atau aktivitas tinggi, kamu boleh minum lebih banyak dari itu.

  1. Lengkapi dengan Suplemen Vitamin B12

Vitamin B12 berperan penting dalam membantu tubuh memproduksi sel darah merah yang sehat. Kekurangan vitamin penting ini dapat menyebabkan anemia, yang kemudian bisa menurunkan tekanan darah dan dapat mengakibatkan pendarahan yang berlebihan. Selain itu kekurangan vitamin ini juga berpotensi menyebabkan kerusakan organ dan saraf. 

Kamu bisa mendapatkan vitamin B12 melalui makanan seperti telur, ayam, ikan, dan produk susu rendah lemak. Namun jika kesulitan mendapatkannya melalui makanan, kamu bisa melengkapinya melalui suplemen vitamin.

Itulah yang perlu diketahui mengenai tips lancar berpuasa untuk pengidap hipotensi. Jika mengalami gejala hipotensi di siang hari saat jam puasa, segera tanya dokter di aplikasi Halodoc untuk saran penanganannya. Yuk, download Aplikasi Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Manhattan Cardiology. Diakses pada 2022. What To Eat To Help Raise Low Blood Pressure
Healthline. Diakses pada 2022. Raise Low Blood Pressure Naturally Through Diet
Cleveland Clinic. Diakses pada 2022. Fasting: How Does It Affect Your Heart and Blood Pressure?