• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Tips Mengonsumsi dan Menyimpan Buah Jamblang

Tips Mengonsumsi dan Menyimpan Buah Jamblang

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Tips Mengonsumsi dan Menyimpan Buah Jamblang

Buah jamblang merupakan buah berukuran kecil, tetapi bisa memberikan manfaat kesehatan yang besar. Buah berwarna ungu tersebut juga kaya akan nutrisi, sehingga baik untuk dikonsumsi secara teratur. Agar tidak bosan, ada berbagai cara yang bisa kamu coba untuk mengonsumsi buah jamblang. Selain itu, perhatikan juga cara menyimpannya agar buah tetap dalam keadaan segar.

Halodoc, Jakarta – Pernah mendengar tentang buah jamblang? Berasal dari India, buah jamblang adalah buah yang cantik dengan warna biru tua atau ungu yang indah. Buah berukuran kecil ini sekilas mirip dengan anggur, tetapi jamblang sebenarnya merupakan bagian dari keluarga jambu air.

Tidak hanya cantik dan punya rasa yang manis, buah jamblang juga bisa memberikan banyak manfaat untuk kesehatan. Buah yang memiliki nama latin Syzygium cumini ini merupakan salah satu pengobatan alami terbaik untuk sakit perut, diabetes, dan radang sendi. Lantas, bagaimana cara mengonsumsi buah jamblang untuk kesehatan? Selain itu, cara menyimpan nya pun juga perlu diperhatikan agar buah tetap dalam keadaan segar dan bisa memberikan manfaat yang optimal. Simak ulasannya di sini.

Baca juga: Kenali Manfaat Buah Ciplukan untuk Diet

Mengenal Buah Jamblang dan Manfaatnya

Jamblang adalah buah bergizi tinggi yang memiliki rasa yang enak dan menyegarkan, serta menawarkan manfaat kesehatan yang tidak terhitung banyaknya. Di Indonesia, jamblang dikenal dengan nama jambu luwat, jiwat, dan jiwat padi. Sedangkan dalam bahasa Inggris, buah ini biasanya disebut Java plum atau Blackberry India

Pohon buah jamblang yang tinggi dengan batang yang berat berasal dari anak benua India, tetapi pohon buah ini juga banyak ditemukan di berbagai negara Asia. Pohon tersebut menghasilkan buah yang berbentuk lonjong dan berwarna hijau saat masih mentah, tetapi berubah menjadi pink atau ungu saat matang.

Buah jamblang kaya akan berbagai nutrisi baik, mulai dari vitamin C, karbohidrat, protein, zat besi, magnesium, potasium dan sedikit fitokimia. Dibandingkan dengan buah beri, jamblang juga memiliki kalori yang rendah dengan hanya 3–4 kalori.

Dalam pengobatan Ayurveda, jamblang sering direkomendasikan untuk mengobati berbagai kondisi yang berhubungan dengan jantung, artritis, asma, sakit perut, kejang usus, perut kembung, dan disentri. Buah berair ini juga memiliki sifat diuretik, sehingga bisa membantu mengeluarkan racun dari ginjal. Sementara kandungan seratnya yang tinggi bermanfaat untuk membantu pencernaan serta mencegah mual dan muntah.

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa kandungan alkaloid yang tinggi dalam buah jamblang efektif dalam mengendalikan hiperglikemia atau gula darah tinggi. Selain buahnya, ekstrak dari biji, daun dan kulit batangnya juga bermanfaat untuk menurunkan kadar gula darah yang tinggi. Itulah mengapa buah ini baik dikonsumsi untuk pengidap diabetes.

Masih banyak manfaat kesehatan lain yang bisa diberikan buah jamblang, antara lain meningkatkan daya ingat, memperkuat daya tahan tubuh, menyehatkan kulit dan mengatasi kondisi, seperti anemia dan asma. Buah ini juga baik untuk kesehatan gigi dan gusi. Itulah mengapa jamblang bisa dianggap sebagai super fruit yang baik dikonsumsi secara teratur. Sayangnya, buah jamblang sudah semakin langka di Indonesia.

Baca juga: Ini 4 Buah yang Baik Dikonsumsi oleh Pengidap Diabetes

Tips Mengonsumsi Buah Jamblang

Buah jamblang bisa dikonsumsi dengan berbagai cara. Buahnya bisa kamu makan langsung dalam kondisi mentah atau diolah menjadi jus. Kamu juga bisa menambahkan buah yang rasanya asam manis ini ke dalam berbagai menu makanan, seperti salad, smoothie, dan selai. 

Tidak hanya itu, kamu juga bisa membuat berbagai hidangan penutup dari buah bernutrisi ini lho. Buah jamblang bisa diolah menjadi kolak, mousses, dan panna cottas. Manish Khanna, pemilik restoran yang berbasis di Mumbai mengatakan bahwa bubur buah jamblang bisa digunakan untuk membuat mocktail. Buah ini juga bisa difermentasikan dan diolah menjadi cuka sari atau wine. Bila kamu sudah mulai bosan mengonsumsi buah jamblang dalam bentuk jus, kamu bisa mengkreasikan jus jamblang dengan mengolahnya menjadi es krim lho. Khanna bahkan mengungkapkan bahwa ia pernah bereksperimen membuat jeli dari buah jamblang.

Biji buah jamblang juga bisa dikonsumsi dalam bentuk bubuk. Sekarang ini, kebaikan dari pohon jamblang, kulit kayu, daun dan buahnya juga sudah diintegrasikan ke dalam suplemen kesehatan yang tersedia dalam bentuk tablet atau kapsul. Bila kamu ingin membeli suplemen kesehatan, gunakan saja aplikasi Halodoc. Tidak perlu repot-repot keluar rumah, tinggal order saja lewat aplikasi dan pesananmu akan diantar dalam waktu satu jam. 

Baca juga: Lebih Bagus Mana Makan Buah Langsung atau Dijus

Tips Menyimpannya Agar Tetap Segar

Bila kamu belum mau mengonsumsi buah jamblang setelah membelinya, buah tersebut bisa disimpan selama beberapa hari. Simpanlah buah jamblang pada suhu yang relatif sejuk dan tidak terkena sinar matahari langsung. Lebih baik lagi bila kamu menyimpannya di dalam lemari pendingin.

Sebagai buah tropis, buah jamblang sebaiknya disimpan pada suhu sekitar 16–18 derajat Celsius. Sebelum dimasukkan ke dalam kulkas, ada baiknya kamu mencuci dulu buah jamblang dengan air mengalir dan biarkan hingga kering, lalu taruhlah buah kecil tersebut di dalam wadah yang bersih.

Itulah tips mengonsumsi dan menyimpan buah jamblang. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di Apps Store dan Google Play yang akan memudahkan kamu mendapatkan solusi kesehatan terlengkap.

This image has an empty alt attribute; its file name is HD-RANS-Banner-Web-Artikel_Spouse.jpg
Referensi:
India. Diakses pada 2021. Health Benefits of Jamun: 7 Amazing Benefits of Eating Black Plum.
Netmeds. Diakses pada 2021. Jamun: Medicinal Uses, Therapeutic Benefits For Skin, Diabetes And Supplements
Hindustan Times. Diakses pada 2021. Jamun: A small, yet powerful fruit.
Kompas. Diakses pada 2021. Cara Pilih dan Simpan Buah Duwet Segar, Tekstur Tidak Benyek