• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Trisomy 13 dan Kelangsungan Hidup Bayi

Trisomy 13 dan Kelangsungan Hidup Bayi

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
undefined

Halodoc, Jakarta — Penyakit Trisomy 13, juga disebut sindrom Patau, adalah cacat genetik yang melibatkan kromosom 13. Kebanyakan orang memiliki 23 pasangan kromosom, tetapi bayi dengan sindrom Patau memiliki salinan ekstra kromosom ketiga belas. Trisomy 13 adalah sindrom genetik yang serius, dan kebanyakan bayi dengan sindrom Patau meninggal sebelum lahir atau dalam minggu pertama kehidupan. Ada 3 jenis trisomy 13:

Trisomy penuh

Sebagian besar kasus trisomy 13 adalah trisomy penuh. Pada trisomy penuh, setiap sel dalam tubuh mengandung tiga salinan kromosom 13.

Trisomy parsial

Bayi dengan trisomy parsial tidak memiliki salinan kromosom ekstra 13. Sebaliknya, mereka memiliki bagian ekstra dari kromosom yang melekat pada kromosom lain dalam sel mereka.

Trisomy 13 Mosaik

Bayi dengan trisomy 13 mosaik memiliki keseluruhan salinan kromosom 13, tetapi hanya di beberapa sel tubuh.

(Baca juga: Kenali Gejala Trisomy 13 pada Tubuh)

Trisomy 13 biasanya disebabkan oleh kesalahan dalam pembelahan sel. Risiko memiliki bayi dengan trisomy 13 lebih tinggi pada ibu yang lebih tua. Dari ketiga jenis trisomy 13, hanya trisomy parsial 13 yang memiliki peluang untuk diwariskan. Setiap keluarga dengan riwayat trisomy 13 harus melakukan konseling genetik sebelum dan saat kehamilan.

Karena merupakan kelainan serius, sebagian besar bayi dengan penyakit trisomy 13 meninggal dalam minggu pertama dengan umur rata-rata sekitar 5 hari. Sekitar 10 persen hidup sampai ulang tahun pertama. Bayi yang lahir dengan berat badan banyak dan memiliki mosaik atau trisomy parsial ternyata lebih mungkin untuk bertahan hidup.

Meskipun trisomy 13 dianggap sebagai gangguan mematikan, dengan perawatan yang baik saat ini, bisa meningkatkan kemampuan bayi, tergantung pada tingkat keparahan gejala lainnya.

(Baca juga: 5 Gejala Trisomy 13 pada Masa Kehamilan)

Jika bayi kamu mengalami penyakit trisomy 13, sebaiknya lakukan konseling genetik dan analisa kromosom agar tidak terjadi pada kehamilan berikutnya. Aplikasi Halodoc bisa menjadi andalanmu lho. Kamu bisa berkomunikasi dengan dokter ahli kandungan di aplikasi Halodoc melalui menu Contact Doctor lewat layanan voice/video call atau chat.

Selain itu, di aplikasi Halodoc, kamu juga bisa membeli vitamin dan obat-obatan melalui menu Pharmacy Delivery, serta cek lab tanpa harus keluar rumah. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk download aplikasi Halodoc di App Store dan Google Play sekarang.