17 May 2018

Uniknya Serba Serbi Puasa di Dunia

Uniknya Serba Serbi Puasa di Dunia

Halodoc, Jakarta – Saat ini, seluruh muslim dari berbagai belahan dunia sedang menjalankan ibadah puasa. Tahukah kamu, lamanya waktu puasa yang harus dijalani ternyata berbeda? Perbedaan waktu tersebut tergantung pada letak geografis suatu negara.

Di Indonesia, puasa akan dijalani selama kurang lebih 14 jam dalam satu hari.  Nah, bagaimana dengan negara-negara lain? Yuk, simak berapa jam mereka harus berpuasa dan negara mana saja yang memiliki waktu puasa tercepat dan terlama!

 

  • Chili

 

Chili merupakan negara yang terletak di Amerika Selatan. Penduduk negara ini harus berpuasa dalam durasi yang cukup singkat, yaitu 9 jam 12 menit dalam satu hari. Waktu sahur di Chili selesai pada pukul 05. 31 dan berbuka puasa pada pukul 15. 00 waktu setempat.

 

  • Argentina

 

Masih dengan negara yang memiliki waktu puasa cukup singkat. Di Argentina, puasa berjalan sekitar 10 jam setiap harinya. Singkat bukan?

 

  • Australia

 

Australia juga masuk dalam daftar negara yang memiliki waktu puasa cukup singkat. Pasalnya, negara ini biasanya sedang bersiap memasuki musim dingin setiap kali bulan puasa datang. Waktu berpuasa di Australia biasanya hanya sekitar 11 jam.

 

  • Brazil dan Afrika Selatan

 

Di Brazil, puasa akan berlangsung selama 13 jam dalam satu hari. sementara puasa di Afrika Selatan biasanya akan terjadi selama 12 hingga 13 jam setiap harinya. Namun, muslim yang menjalani puasa di negara ini ternyata memiliki tantangan tersendiri, yaitu cuaca yang cukup panas dan mencapai 30 derajat Celsius.

(Baca juga: 4 Tips Cegah Maag Kambuh Saat Puasa)

 

  • Islandia

 

Kali ini, giliran negara yang memiliki durasi puasa cukup panjang. Salah satunya adalah Islandia. Di negara ini setiap harinya muslim akan menjalankan puasa selama 22 jam. Waktu makan sahur akan dimulai pada pukul 02.00 pagi dan baru akan berbuka puasa pada pukul 12.00 malam waktu setempat.

 

  • Swedia dan Alaska

 

Di Swedia waktu puasa adalah sekitar 20 jam. Masyarakat Swedia akan mulai menyantap sahur pada pukul 02.30 pagi dan berbuka puasa pada pukul 10.00 malam waktu setempat.

Sementara di Alaska, Amerika Serikat, ibadah puasa biasanya akan diikuti sesuai dengan waktu Mekkah yaitu 15 jam dalam satu hari. Namun, hal tersebut hanya dilakukan oleh sebagian muslim di Alaska saja. Sisanya, mengikuti jadwal yang berlaku di negara tersebut sesuai waktu setempat. Yaitu 20 jam berpuasa pada musim panas dan hanya 5 jam jika puasa datang pada musim dingin.

 

  • Inggris

 

Berbeda dengan Australia yang memasuki musim dingin, saat bulan puasa datang biasanya negara Inggris sedang menghadapi musim panas terpanjang. Hal itu membuat umat muslim harus menjalankan Ibadah puasa selama 18 jam dalam satu hari.

 

  • Jerman

 

Makan sahur pada pukul 04.00 pagi dan baru berbuka puasa pukul 22.00 malam adalah hal yang harus dihadapi oleh muslim yang berpuasa di Jerman. Artinya, puasa di negara tersebut akan berlangsung selama 18 jam dalam satu hari. Berpuasa di Jerman pun ternyata memiliki tantangan, yaitu harus menghadapi cuaca yang panas, sehingga rasa haus jadi lebih mudah menyerang.

Wah, unik sekali bukan? Namun apa pun yang terjadi, menghargai dan saling mendukung adalah kunci utama dalam melakukan ibadah. Di mana pun kamu berada, jaga selalu kesehatan tubuh selama puasa dengan aplikasi Halodoc, ya! Karena kamu bisa menghubungi dokter hingga membeli obat lewat Halodoc. Dokter bisa dihubungi lewat Video/Voice Call dan Chat. Yuk, download sekarang di App Store dan Google Play!