USG 4D Deteksi Kelainan pada Janin Lebih Akurat, Benarkah?

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
USG 4D Deteksi Kelainan pada Janin Lebih Akurat, Benarkah?

Halodoc, Jakarta – Pemeriksaan USG pada trimester pertama sangat penting. Ada beberapa pilihan untuk USG, yaitu USG 2D, 3D, dan 4D. Ibu hamil kini bisa melihat perkembangan dan pergerakan janin lebih detail melalui USG 4D. Sebenarnya USG 3D dan 4D punya tujuan sama, tapi kualitas gambar yang dihasilkan USG 4D lebih mendetail sehingga bisa dilakukan untuk mendeteksi kelainan bawaan lahir. Agar ibu lebih tahu tentang USG 4D kehamilan, simak penjelasannya di sini.

Baca Juga: Ibu Hamil, Pilih USG 3D atau USG 4D?

Kelebihan USG 4D Kehamilan

USG 4D menghasilkan gambar bergerak (video). Hal ini memudahkan ibu hamil dan dokter melihat aktivitas janin secara lebih jelas. Misalnya saat tersenyum, menguap, dan menendang. Kelebihan ini memungkinkan dokter melihat perkembangan abnormal janin sehingga bisa segera dilakukan upaya penanganan.

Biasanya dokter mengombinasikan USG 4D dengan beberapa prosedur medis lain seperti pengambilan sampel cairan ketuban (amniosentesis) serta pemeriksaan darah, hormon, dan kromosom. Tujuannya untuk mendapatkan hasil diagnosis yang lebih akurat. Ini kegunaan USG 4D pada tiap trimester kehamilan, yaitu:

  • Trimester pertama. Dilakukan untuk memastikan kehamilan, mengetahui usia kehamilan, melihat detak jantung janin, serta memeriksa potensi kehamilan dan gangguan kehamilan lain.

  • Trimester kedua. Bertujuan untuk mendiagnosis kelainan struktur tubuh janin, melihat kemungkinan janin kembar, mengukur pertumbuhan janin, dan memeriksa kemungkinan kematian janin dalam kandungan.

  • Trimester ketiga. Dilakukan untuk mengetahui posisi plasenta menjelang persalinan, mengamati posisi dan pergerakan janin, serta memeriksa kelainan pada rahim dan panggul ibu.

 

Perlu diketahui USG 4D dianjurkan bila dokter mencurigai kelainan perkembangan janin. Meski begitu, banyak ibu hamil yang memilih USG 4D tanpa adanya kelainan kehamilan.

Baca Juga: Ini Keunggulan Pemeriksaan USG 4D Dibandingkan USG 3D

Prosedur Pemeriksaan  USG 4D Kehamilan

Pelaksanaan USG 4D sama dengan prosedur USG lainnya. Ibu hamil dibaringkan di meja pemeriksaan, lalu dokter mengoleskan gel di perut sambil menempelkan transduser.

Alat tersebut diputar mengelilingi perut agar mendapatkan gambar janin yang optimal. Hasil pemeriksaan ditampilkan di layar monitor sehingga ibu bisa melihatnya dengan jelas.

Dokter menyarankan pemeriksaan USG 4D pada usia kehamilan 26-30 minggu. Pasalnya sebelum usia 26 minggu, janin belum memiliki banyak lemak sehingga memengaruhi kualitas gambar gerak yang dipindahkan ke layar monitor.

Pada usia lebih dari 30 minggu, ukuran janin cenderung besar sehingga gambar yang dihasilkan mungkin didominasi oleh bagian tertentu saja. Janin berusia lebih dari 30 minggu juga sudah mulai turun ke panggul sehingga gambarnya sulit ditemukan.

Biaya USG 4D Kehamilan Cenderung Mahal

USG 4D kehamilan cenderung mahal, rata-rata berkisar antara 400 ribu-800 ribu. Namun, ibu mungkin saja menemukan biaya 4D yang lebih murah atau lebih mahal dari standar tersebut. Hal ini karena biaya USG 4D dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk kebijakan, lokasi, ahli yang melakukan, hasil yang didapatkan, dan biaya tambahan lain.

Baca Juga: Kenapa Pemeriksaan USG 4D Harus Dilakukan?

Itulah fakta pemeriksaan USG 4D yang perlu diketahui. Kalau ibu punya pertanyaan lain seputar USG 4D, jangan ragu bertanya pada dokter Halodoc. Ibu bisa menggunakan fitur Talk to A Doctor yang ada di aplikasi Halodoc untuk menghubungi psikolog atau psikiater kapan saja dan di mana saja via Chat, dan Voice/Video Call. Yuk, segera download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play!