• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Usia yang Tepat Mengajarkan tentang Uang pada Anak

Usia yang Tepat Mengajarkan tentang Uang pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Usia yang Tepat Mengajarkan tentang Uang pada Anak

“Mengajarkan tentang uang bisa dilakukan sedini mungkin, terutama jika anak mulai bisa menghitung. Mengajak anak pergi ke ATM, bank, warung, atau minimarket adalah salah satu cara mengajarkan tentang uang. Dengan begitu, anak mulai memahami fungsi dan nilai uang, serta cara bertransaksi dengan uang.”

Halodoc, Jakarta – Pada usia tertentu, seorang anak mungkin mulai bertanya-tanya dari mana asalnya uang, apa kegunaannya, hingga bagaimana menggunakannya. Si Kecil mungkin pernah melihat bahwa uang keluar dari mesin ATM, atau ayah-ibunya hanya menggesekkan sebuah kartu kecil ke sebuah mesin saat membeli sesuatu. 

Melihat cara bertransaksi semakin beragam di mana uang diperoleh dan dibelanjakan, semakin sulit bagi anak memaknai uang. Bagaimana pun, anak-anak perlu diajarkan tentang uang sebagai keterampilan literasi. Namun, mengajarkan tentang uang harus mulai dari mana?

Baca juga: Hubungan Ayah dan Anak Renggang, Ibu Lakukan Ini

Waktu yang Tepat dan Cara Mengajarkan tentang Uang pada Anak

Usia yang tepat mengajarkan tentang uang pada anak yaitu saat anak mulai bertanya dan penasaran tentang uang. Kuncinya adalah memulai diskusi lebih awal, mengajarkan sesuai usia dan berkelanjutan, dan menunjukkan pada anak bagaimana ayah dan ibu menggunakan uang sebagai alat transaksi.

Berikut ini cara mengajarkan uang sesuai usia anak:

  • Usia 3-4 Tahun, Perkenalkan Konsep Uang dan Tukarkan dengan Barang

Waktu terbaik untuk mengajari anak tentang uang adalah saat anak mulai belajar atau bisa menghitung. Mulailah dengan meminta Si Kecil menghitung dan mengurutkan uang koin. Ajari ia untuk mengidentifikasi setiap koin, meskipun anak belum bisa mengingat berapa nilainya. 

Ayah dan ibu juga bisa membuat permainan yang berkaitan dengan jual-beli yang melibatkan pertukaran uang dan parang. Melalui permainan ini, anak diperkenalkan pada dasar-dasar berbelanja. Pada usia ini, tujuan mengajarkan uang adalah memperkenalkan gagasan bahwa ia harus membayar uang untuk membeli barang, dan bentuk uang berbeda-beda sesuai dengan nilainya. 

Baca juga: Usia yang Tepat untuk Mulai Pendidikan Seks pada Anak

  • Usia 5-6: Ajarkan Nilai Uang dan Harga Barang

Ini adalah usia di mana anak mulai memahami nilai barang dan menentukan harga. Ayah dan ibu bisa mulai menjelaskan berapa harga mainan yang berbeda dan bagaimana orang mendapatkan uang. Ceritakan juga bahwa ayah dan ibu yang akan bekerja dengan mengeluarkan uang untuk membeli mainan dan kebutuhan sehari-hari. Jelaskan setiap barang memiliki harga dalam bilangan bulat. 

Usia 5 tahun juga waktu yang baik untuk mulai memberi anak uang saku, kira-kira dalam jumlah yang sama, per minggu atau per hari, sesuai usianya. Hal ini menjadi kesempatan untuk mengajarkan pengelolaan uang dan kebiasaan menabung yang baik. Perlu diketahui, anak yang menerima uang saku lebih cerdas tentang uang dibandingkan mereka yang tidak. 

  • Usia 7-8: Ajari Tentang Keinginan VS Kebutuhan

Pada usia 7 tahun, anak akan mulai memahami bukan hanya jumlah uang tapi juga nilainya. Mereka mulai bisa membedakan nilai setiap uang yang berbeda, dan memahami bahwa sejumlah uang hanya bisa membeli beberapa barang. 

Biarkan anak membawa sejumlah uang ke warung atau minimarket untuk memilih barang pilihannya. Ini akan membuat anak berpikir tentang nilai uang dan membantu mereka memahami bahwa membayar suatu barang berarti memberikan uang secara permanen. 

Baca juga: Seberapa Besar Pengaruh Pola Pikir Ibu Terhadap Anak?

Pada usia 8 tahun, anak mulai bisa membedakan antara keinginan dan kebutuhan. Mereka juga mulai memahami arti masa depan yang lebih luas. Ini adalah usia yang baik untuk membuat rekening tabungan atau tabungan khusus untuk anak di rumah.

Misalnya, membelikan celengan agar anak bisa menyisihkan uang sakunya. Biarkan anak menentukan tujuan menabung, entah itu sesuatu yang mereka inginkan, seperti mainan baru atau jalan-jalan. 

Itulah yang perlu diketahui mengenai usia dan cara yang tepat mengajarkan tentang uang pada anak. Tentu pelajaran tentang uang tidak sampai di sini. Masih banyak tahapan pembelajaran tentang uang sesuai usia anak hingga mereka dewasa kelak. Ayah dan ibu bisa mendiskusikannya lebih banyak pada psikolog anak melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga!

Referensi:

Parents. Diakses pada 2021. Teaching Kids About Money: An Age-by-Age Guide

Fatherly. Diakses pada 2021. Teaching Kids About Money: The Financial Lessons Parents Should Teach Children at Every Age

Bankrate. Diakses pada 2021. Why parents should start teaching their kids about money at an early age