• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Usia yang Tepat untuk Mengajari Anak Makan Sendiri
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Usia yang Tepat untuk Mengajari Anak Makan Sendiri

Usia yang Tepat untuk Mengajari Anak Makan Sendiri

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 27 Mei 2022

Mengajari anak makan sendiri adalah hal yang susah-susah gampang. Namun, ada beberapa tips yang bisa diterapkan, seperti memilih jenis makanan yang tepat dan peralatan makan yang aman.

Usia yang Tepat untuk Mengajari Anak Makan Sendiri

Halodoc, Jakarta – Selalu ada yang pertama untuk segala hal, termasuk belajar makan. Tentu saja, hal ini berlaku bagi balita yang sejak bayi terbiasa disuapin makanan dan minuman oleh orangtua. 

Namun, kebiasaan tersebut tentu sebaiknya tidak dipertahankan terlalu lama. Sebab, anak-anak harus belajar, berkembang, dan bisa mengandalkan dirinya sendiri. 

Lantas, kapan waktu yang tepat untuk mengajari anak makan sendiri? Penting untuk memilih waktu yang tepat untuk membiasakan Si Kecil makan sendiri. Jika dilakukan pada waktu dan cara yang tepat, anak akan lebih mudah serta cepat terbiasa makanan sendiri. Secara umum, anak-anak sebenarnya sudah bisa diajarkan makan sendiri saat sudah bisa duduk dengan tegak. 

Ketahui Tips Mengajari Anak Makan Sendiri 

Mengajari anak makan sendiri tidak hanya akan membuatnya terbiasa, tetapi juga memiliki banyak manfaat. Beberapa di antaranya membantu mengembangkan keterampilan motorik halus, membuat anak lebih mandiri, serta mengenalkan tekstur makanan sehari-hari yang dikonsumsi. 

Hal penting yang harus diperhatikan saat anak makan sendiri adalah posisi tubuh yang tepat. Biasanya, anak akan diajarkan makan sendiri saat sudah bisa duduk dengan tegak dan menggenggam makanan sendiri atau berusia usia 9 bulan. 

Namun, kemampuan anak untuk makan sendiri, dengan memegang sendiri sendok dan garpu, biasanya dimulai pada usia 13-15 bulan. Meski begitu, belum tentu Si Kecil bisa makan dengan benar dan memasukkan semua makanan ke dalam mulut.

Sangat wajar jika makanan akan berantakan dan mengotori meja makan serta baju anak. Oleh karenanya peran orangtua menjadi sangat penting. Ibu dan ayah harus lebih sabar dalam mengajari anak makan sendiri dan sebisa mungkin jangan memarahi anak. Sebaliknya, cobalah untuk mengarahkan dan mengajarkan Si Kecil cara makan yang benar. 

Secara umum, anak akan mampu memasukkan makanan sendiri saat memasuki usia 24 bulan atau 2 tahun. Seiring waktu, kemampuan anak untuk makan sendiri akan berkembang dan menjadi lebih sempurna. Untuk mendukung hal tersebut, pastikan untuk mengajari anak makan dengan cara-cara yang benar dan menggunakan peralatan yang aman. Beberapa di antaranya, pilihlah alat makan yang terbuat dari plastik atau melamin. 

Saat anak pertama kali belajar, pilihlah jenis makanan yang lembut, mudah dicerna, dan mudah diraih. Pastikan juga untuk menyajikan makanan dalam potongan-potongan kecil sehingga terhindar dari risiko tersedak. Hal yang paling penting, selalu dukung anak saat proses belajar dengan tidak memarahi apalagi membandingkannya dengan anak lain. 

Waspadai Risiko Tersedak Makanan 

Saat belajar makan sendiri, ada risiko anak tersedak makanan, batuk, hingga muntah. Maka dari itu, orangtua harus selalu mendampingi dan mewaspadai aktivitas anak. Sebab, tersedak makanan bisa berakibat fatal pada balita. Dibutuhkan pertolongan medis segera untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. 

Jika Si Kecil mengalami kondisi berbahaya saat belajar makan, segera beri pertolongan pertama. Setelah itu, jangan tunda pergi ke rumah sakit agar anak mendapatkan penanganan yang tepat. Gunakan aplikasi Halodoc untuk menemukan daftar rumah sakit yang bisa dikunjungi segera. Download aplikasi Halodoc sekarang di App Store atau Google Play! 

Referensi: 
Raising Children Australia. Diakses pada 2022. Children Learning to Feed Themselves.
Baby Center. Diakses pada 2022. Your Child’s Feeding Timeline.
Parents. Diakses pada 2022. When Do Toddlers Start Self-Feeding?