Vertigo Kambuh Saat Puasa, Harus Batal?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Vertigo Kambuh Saat Puasa, Harus Batal?

Halodoc, Jakarta – Ciri khas gejala vertigo adalah pusing yang terasa seperti semua yang ada di sekitar berputar, bahkan sampai memengaruhi keseimbangan pengidapnya. Serangan vertigo dapat berlangsung selama beberapa detik sampai beberapa jam. Pengidap vertigo parah bahkan bisa mengalaminya selama berhari-hari atau berbulan-bulan.

Ada beberapa faktor penyebab vertigo, mulai dari gangguan telinga bagian dalam, otak, atau jalur saraf sensorik. Vertigo sering dialami oleh orang berusia 65 tahun ke atas, tapi kondisi ini tidak menutup kemungkinan untuk rentang usia berapapun.

Baca Juga: Puasa Sembuhkan Penyakit Vertigo, Benarkah?

Gejala pemicu vertigo dapat timbul saat berpuasa. Sebab, ketika seseorang menjalankan puasa otomatis beberapa organ tubuh akan mengalami perubahan karena tidak adanya makanan atau minuman yang masuk selama belasan jam. Penyebab timbulnya vertigo saat puasa meliputi :

1. Dehidrasi

Dehidrasi sering dialami oleh individu yang menjalankan puasa. Kurangnya asupan cairan yang masuk dalam tubuh dapat menimbulkan rasa pusing, lemas, dan lesu. Pada akhirnya, kondisi tersebut memicu serangan vertigo.

2. Migrain

Sakit kepala sebelah atau migrain akibat dehidrasi juga bisa memicu serangan vertigo. Umumnya, migrain yang tak kunjung hilang dan semakin parah menjadi salah satu tanda gejala vertigo.  Selain dehidrasi, migrain juga bisa dipicu oleh kebisingan atau sensitif terhadap cahaya.

3. Turunnya Kadar Gula Darah

Penurunan gula darah juga kerap terjadi saat puasa. Penyebabnya tentu karena tidak ada asupan makanan yang masuk ke dalam lambung. Sama seperti dehidrasi, penurunan gula darah juga menimbulkan gejala pusing, lemas, dan lesu yang memicu serangan vertigo.

4. Tekanan Darah Rendah

Kekurangan cairan saat puasa menimbulkan tekanan darah menjadi rendah. Akibatnya, tekanan darah dari jantung ke otak akan menurun, sehingga menimbulkan pusing dan lemas yang dapat berkembang menjadi serangan vertigo. Tekanan darah rendah juga sering terjadi akibat berdiri terlalu cepat setelah terlalu lama duduk atau berbaring.

Baca Juga: Panduan Aman Berpuasa Bagi Pengidap Vertigo

Perlukah Membatalkan Puasa Saat Mengalami Vertigo?

Perlu atau tidaknya membatalkan puasa tergantung pada seberapa parah vertigo yang kamu alami. Apabila vertigo hilang dalam beberapa menit, maka membatalkan puasa mungkin tidak perlu dilakukan.

Namun, ketika serangan ini tidak kunjung hilang bahkan sampai mengganggu aktivitas, kamu mungkin perlu membatalkan puasa. Adapun langkah-langkah untuk mengurangi gejala vertigo yang bisa kamu lakukan, seperti :

  • Pertama, duduklah di tempat tidur atau alas empuk yang nyaman untuk berbaring.

  • Sebelum berbaring, putar kepala sebanyak 45 derajat ke sisi yang sakit.

  • Kemudian, mulai berbaring diatas bantal dengan mempertahankan posisi kepala seperti di atas. Setelah berbaring, tahan posisi ini kurang lebih 30 detik.

  • Setelah 30 detik, putar kepala ke sisi yang berlawanan sebesar 90 derajat, dan tahan posisi  selama 30 detik.

  • Pertahankan posisi kepala sembari balikkan posisi kepala berputar secara perlahan. Tahan posisi ini selama 30 detik.

  • Kemudian, letakkan dagu di dada sambil duduk perlahan.

  • Ayunkan kaki di atas tepi tempat tidur dan tahan posisinya selama beberapa menit. Selama melakukan posisi ini, normalnya telinga bagian dalam akan menyesuaikan.

Apabila langkah diatas berhasil menghilangkan vertigo, kamu mungkin tidak perlu membatalkan puasa. Namun, jika vertigo tetap tidak kunjung hilang, tentunya kamu perlu bantuan obat untuk menghilangkannya. Selain langkah mengurangi gejala vertigo, ada juga langkah-langkah pencegahannya, yakni :

  • Rutin melakukan olahraga sederhana.

  • Tidur dengan kepala sedikit terangkat dengan menempatkan dua atau lebih bantal di bawah kepala agar posisi kepala lebih tinggi dari badan.

  • Bangun dari duduk atau dari tidur secara perlahan.

  • Sebelum bangun dari kasur, sebaiknya duduk selama sekitar satu menit terlebih dahulu.

  • Hindari membungkuk saat akan mengambil barang.

  • Hindari mengangkat leher terlalu tinggi, misalnya saat harus mengambil barang di tempat/rak yang tinggi.

  • Gerakkan kepala secara perlahan selama beraktivitas.

Baca Juga: Idap Vertigo, Hindari 5 Makanan Ini Saat Puasa

Biar puasa makin kuat, jangan lupa konsumsi vitamin atau suplemen untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Beli vitamin dan suplemen lewat fitur Buy Medicine yang ada di aplikasi Halodoc saja. Setelah dipesan, obat akan segera diantar ke tempat tujuan. Yuk, segera download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play!