Viral Video Bercanda Tarik Kursi, Waspada Cedera Tulang Belakang

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Viral Video Bercanda Tarik Kursi, Waspada Cedera Tulang Belakang

Halodoc, Jakarta - Ada-ada saja lelucon anak-anak remaja yang masih duduk di bangku sekolah, mulai dari Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas. Mulai dari mencoret-coret meja dan bangku, saling melempar kertas, hingga menarik bangku teman ketika sang pemilik bangku hendak duduk. Lelucon yang terakhir ini sebenarnya tidak boleh dilakukan, karena bisa berdampak fatal bagi kesehatan.

Seperti yang baru terjadi beberapa waktu lalu, ketika seorang siswi SMA di wilayah Pamekasan, Madura menjadi korban bercanda tarik kursi yang dilakukan temannya, sehingga ia pun terjatuh. Sayangnya, ia mengalami cedera tulang belakang dan kesulitan duduk. Hingga kini, korban hanya bisa terbaring lemas di rumahnya. Candaan ini sebaiknya tidak dilakukan karena dapat berakibat fatal.

Terjatuh karena Tarik Kursi dan Bahaya yang Mengintai

Jangan main-main dengan lelucon tarik kursi, lho, karena ada sejumlah bahaya yang mengintai ketika korban benar-benar terjatuh dari kursinya. Mungkin, kamu bebas tertawa setelah menjahilinya, tetapi bagaimana jika korban lantas mengalami cedera tulang belakang setelahnya dan tidak bisa berdiri maupun duduk? 

Baca juga: Awas, Cedera Saraf Tulang Belakang Bisa Berujung Kematian

Ketika kamu menarik kursi seseorang, meski hanya berniat usil, korban terjatuh dalam posisi yang tidak siap. Akibatnya, bagian tulang belakang atau tulang ekor yang menghantam lantai bisa terluka atau rusak. Dampak yang ditimbulkan juga tidak boleh kamu sepelekan, karena cedera tulang belakang turut memengaruhi fungsi organ tubuh lainnya dan kekuatan tubuh baik ketika berdiri maupun duduk. 

Ada banyak sekali saraf pada tubuh, membentang dari otak hingga pada punggung bagian bawah dan dilindungi oleh tulang-tulang belakang. Kerusakan satu saja pada susunan saraf ini memicu dampak fatal, termasuk mati rasa, tidak bisa buang air kecil maupun buang air besar, hingga lumpuh permanen jika kerusakan berada pada tahap yang berat dan serius. 

Baca juga: Begini Caranya Agar Terhindar dari Cedera Saraf Tulang Belakang

Tidak hanya itu, terjatuh akibat kursi yang ditarik ketika hendak duduk juga dapat menyebabkan patah tulang belakang, terutama tulang ekor. Kamu harus tahu, tulang ekor memiliki peranan yang paling penting ketika tubuh akan melakukan posisi duduk, sehingga kamu bisa duduk dengan nyaman. Ketika tulang ekor ini patah, kamu pasti akan mengalami kesulitan ketika duduk, bahkan akan terasa sangat sakit setiap kali kamu mencobanya. 

Ketika kamu menarik kursi teman dan membuatnya terjatuh pada posisi yang tidak menguntungkan, ia dapat mengalami benturan pada bagian kepala, bisa saja dari kursi atau meja yang berada di dekatnya, terutama kalau kamu menjahilinya di kelas ketika posisi meja dan kursi begitu rapat dan dekat. Kalau ini terjadi, kamu harus membawanya ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan, sebelum kondisinya menjadi lebih mengkhawatirkan. 

Bercanda tidak ada salahnya, apalagi di masa-masa remaja. Namun, jangan sampai kelewatan. Bercandalah sewajarnya, jangan sampai apa yang kamu anggap lelucon merugikan orang lain, bahkan mencelakai temanmu. Seperti tarik kursi, yang tidak seharusnya dilakukan mengingat dampaknya yang fatal apabila terjadi cedera atau patah tulang. 

Kalau kamu mau tahu lebih banyak lagi tentang cedera tulang belakang, tanya saja pada dokter. Pakai aplikasi Halodoc supaya tanya jawab dengan dokter lebih mudah. Yuk, lebih berhati-hati ketika berinteraksi dengan orang lain!

Baca juga: Cedera Saraf Tulang Belakang Bisa Sebabkan Kelumpuhan?



Referensi: 
John Hopkins Medicine. Diakses pada 2019. Spinal Cord Injury.
WebMD. Diakses pada 2019. Spinal Cord Injury.
Healthline. Diakses pada 2019. Spinal Cord Injury.