• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Vitamin D Bantu Redakan Nyeri Sendi, Ini Faktanya

Vitamin D Bantu Redakan Nyeri Sendi, Ini Faktanya

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Vitamin D Bantu Redakan Nyeri Sendi, Ini Faktanya

Halodoc, Jakarta – Asupan vitamin D dibutuhkan tubuh, salah satunya untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi. Tidak hanya itu, asupan vitamin yang satu ini ternyata juga penting untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan. Ada sejumlah penelitian juga yang menyebut bahwa asupan vitamin D bisa membantu meredakan nyeri sendi. 

Vitamin D bisa didapatkan secara alami dari paparan sinar matahari pagi. Selain itu, asupan vitamin ini juga bisa didapat dari konsumsi makanan tertentu. Karena asupan vitamin D baik untuk tulang, beberapa peneliti kemudian bertanya-tanya apakah jenis vitamin ini bisa membantu meredakan nyeri sendi. Lantas, bagaimana hasil penelitiannya? 

Baca juga: 5 Makanan yang Baik untuk Atasi Nyeri Sendi

Apakah Penelitian Mendukung Vitamin D untuk Nyeri Sendi? 

Asupan vitamin D diketahui ampuh untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi. Berangkat dari fakta tersebut, sejumlah penelitian kemudian mencari tahu apakah asupan vitamin D bisa membantu mengatasi masalah nyeri sendi. Ternyata, ada penelitian yang menemukan bahwa orang yang kekurangan asupan vitamin D merespons suplemen vitamin ini dengan lebih baik. 

Namun, penelitian lain menemukan bahwa orang yang sudah berusia lanjut, yaitu di atas 50 tahun, yang mengalami kekurangan vitamin D lebih berisiko mengalami nyeri di bagian tubuh. Nyeri biasanya ditemukan pada sendi pinggul dan lutut. Gejala nyeri sendi disebut bisa memburuk jika kekurangan asupan vitamin D tidak ditangani dengan tepat. 

Sementara pada penelitian lainnya, ditemukan bahwa kadar vitamin D cenderung rendah pada orang yang mengidap rheumatoid arthritis. Penyakit ini merupakan autoimun yang menyebabkan tubuh menyerang sendi. Jadi, apakah vitamin D bisa membantu meredakan nyeri sendi? Sejauh ini belum ditemukan fakta pasti terkait hal tersebut. Namun, dari sejumlah penelitian diketahui bahwa orang yang mengalami defisiensi vitamin D cenderung lebih rentan mengalami nyeri sendi. 

Baca juga: Sering Terserang Nyeri Sendi, Bolehkah Tetap Berolahraga?

Nyeri sendi adalah kondisi yang ditandai dengan munculnya rasa sakit atau tidak nyaman pada jaringan sendi. Sendi merupakan jaringan yang menghubungkan serta bertugas membantu pergerakan antara dua tulang. Ada beberapa faktor yang bisa menjadi penyebab seseorang mengalami nyeri sendi, salah satunya riwayat penyakit tertentu. 

Sendi terdapat di seluruh bagian tubuh, termasuk di pinggul, siku, bahu, lutut, jari-jari, rahang, dan leher. Umumnya, nyeri sendi muncul sebagai gejala dari penyakit tertentu. Kondisi ini bisa dialami orang yang memiliki riwayat radang sendi atau artritis dan peradangan pada bantalan sendi atau bursitis. Berbeda penyebabnya, maka akan berbeda pula tingkat keparahan nyeri sendi. 

Tingkat keparahan nyeri sendi bisa terasa ringan hingga berat. Tidak hanya itu, durasi atau lama terjadinya nyeri pun bisa berbeda-beda. Nyeri sendi bisa terjadi dalam waktu yang singkat alias akut, bisa pula terjadi secara berkepanjangan atau kronis. Penting untuk mengetahui apa yang menjadi penyebab munculnya nyeri sendi, sehingga pengobatan yang paling baik dan tepat bisa dilakukan untuk mengurangi gejala dan menurunkan risiko nyeri memburuk. 

Baca juga: 4 Cara Menjaga Kesehatan Sendi hingga Usia Senja

Meski belum terbukti bisa meredakan nyeri sendi, kebutuhan vitamin D tubuh sebaiknya dipenuhi. Selain dengan cara alami, yaitu melalui sinar matahari atau konsumsi makanan sehat, kamu juga bisa mendapatkan asupan vitamin ini melalui suplemen khusus. Biar lebih mudah, beli suplemen khusus vitamin D melalui aplikasi Halodoc saja. Dengan layanan antar, pesanan obat akan dikirim ke rumah dalam waktu satu jam. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!

Referensi 
Healthline. Diakses pada 2021. Is There a Connection Between Vitamin D and Joint Pain?
NHS UK. Diakses pada 2021. Joint Pain. 
Mayo Clinic. Joint Pain.