• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Wabah Hepatitis A di AS Disebabkan Oleh Stroberi? Ini Penjelasannya
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Wabah Hepatitis A di AS Disebabkan Oleh Stroberi? Ini Penjelasannya

Wabah Hepatitis A di AS Disebabkan Oleh Stroberi? Ini Penjelasannya

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 03 Juni 2022

“Stroberi bermerek yang dijual di supermarket diduga menjadi penyebab wabah hepatitis A di Amerika Serikat. Belum diketahui pasti bagaimana buah tersebut terkontaminasi virus hepatitis A, tapi buah mentah memang menjadi sumber potensial penyebab food borne disease, seperti hepatitis A.”

Wabah Hepatitis A di AS Disebabkan Oleh Stroberi? Ini Penjelasannya

Halodoc, Jakarta – Wabah hepatitis A merebak di sejumlah wilayah di Amerika Serikat (AS), termasuk di di California, Minnesota, dan North Dakota. Sebanyak 12 orang pasien harus menjalani rawat inap. Kabar baiknya tidak ada kematian yang dilaporkan terkait wabah tersebut.

Food and Drug Administration (FDA) AS bersama dengan Centers for Disease Control and Prevention (CDC) tengah menyelidiki kaitan antara wabah tersebut dengan stroberi. Stroberi organik segar yang dijual di supermarket diduga menjadi penyebab wabah hepatitis A di AS. Simak penjelasannya di sini.

Alasan Stroberi Jadi Penyebab Wabah Hepatitis A di AS

Berdasarkan penyelidikan, kasus hepatitis A di AS terjadi pada mereka yang membeli dan mengonsumsi buah stroberi bermerek Fresh Kampo dan H-E-B. Mereka mulai merasakan gejala sekitar tanggal 28 Maret – 30 April 2022. Sementara stroberi yang diduga penyebab hepatitis tersebut dibeli selama periode 5 Maret – 25 April. 

Menurut FDA, stroberi kemungkinan besar sudah melewati tanggal kedaluwarsa. FDA AS menyarankan siapa pun yang membeli dan memakan stroberi dalam dua pekan tersebut dan belum mendapatkan vaksin hepatitis A harus menghubungi dokter.

Masih belum jelas bagaimana stroberi bisa terinfeksi hepatitis A. Namun, menurut FDA, kerang, sayuran mentah, dan buah-buahan adalah beberapa jenis makanan yang paling sering menjadi penyebab penyakit hati tersebut di Amerika Serikat. 

Menurut CDC, hepatitis A umumnya memang bisa ditularkan melalui konsumsi makanan atau air yang terkontaminasi, serta bisa juga disebarkan dari orang ke orang lain. Penyakit hati tersebut bisa bertahan selama beberapa minggu dan dalam kasus yang jarang, hepatitis A bisa menyebabkan gagal hati dan kematian. Namun, komplikasi hepatitis A tersebut lebih sering terjadi pada orang yang sudah memiliki penyakit hati atau berusia lebih dari 50 tahun.

Mengenal Hepatitis A dan Cara Mencegahnya

Hepatitis A merupakan peradangan hati yang disebabkan oleh virus hepatitis A atau HAV. Menurut data World Health Organization (WHO),  hepatitis A adalah salah satu food borne disease yang paling sering terjadi di dunia. Ada sekitar 1,4 juta orang tertular hepatitis A di dunia setiap tahunnya. 

Karena merupakan penyakit foodborne disease, hepatitis A paling sering disebarkan melalui makanan dan air yang sudah terkontaminasi HAV. Namun, penyakit ini juga bisa ditularkan dari orang ke orang. Virus hepatitis A bisa ditemukan pada tinja orang yang terinfeksi.

Tanda dan gejala dari hepatitis A  antara lain demam, tidak nafsu makan, sakit perut, serta mata menjadi tampak kekuningan (penyakit kuning). Biasanya, gejala tersebut baru muncul sekitar 2-7 pekan setelah terinfeksi virus.

Cara yang paling efektif untuk mencegah hepatitis A adalah dengan mendapatkan vaksin hepatitis A. Namun, kamu juga dianjurkan untuk melakukan langkah-langkah berikut agar bisa terhindar dari penyakit hati berbahaya tersebut:

  • Selalu cuci tangan sebelum masak, sebelum makan, dan setelah menggunakan toilet.
  • Selalu cuci alat-alat masak dan alat-alat makan sampai bersih.
  • Jaga kebersihan dapur.
  • Gunakan air yang bersih dan bahan makanan yang baik. Pilih bahan makanan yang segar, masalah bahan makanan dengan benar dan baik, cuci buah dan sayur dengan baik, dan tidak menggunakan bahan makanan yang sudah kadaluarsa.
  • Masak makanan hingga matang, terutama daging sapi, ayam, telur, seafood.
  • Pisahkan bahan makanan matang dan mentah dan simpan di tempat berbeda.
  • Simpan makanan di suhu aman. Hindari menyimpan makanan matang di suhu ruangan terlalu lama, tapi masukkan makanan ke dalam lemari es bila ingin disimpan. Sebelum dihidangkan, panaskan sampai lebih dari 60°C, serta jangan terlalu lama disimpan di lemari es.
  • Jangan mengonsumsi makanan dan minuman yang kotor. Hindari juga jajan di tempat sembarangan.
  • Selalu menjaga kebersihan dan sanitasi lingkungan dan pribadi.

Itulah penjelasan mengenai stroberi yang diduga menjadi penyebab wabah hepatitis A di Amerika Serikat. Jadi, berhati-hati lah dalam memilih bahan makanan dan lakukan cara mencegah hepatitis A di atas. Bila kamu mengalami gejala-gejala yang kamu curigai sebagai gejala hepatitis, segera hubungi dokter.

Untuk meredakan gejala, kamu juga bisa cek obat dan vitamin yang kamu butuhkan dengan menggunakan aplikasi Halodoc. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play untuk memudahkan kamu mendapatkan solusi kesehatan terlengkap.

Referensi:
Food and Drug Administration. Diakses pada 2022. Outbreak Investigation of Hepatitis A Virus: Strawberries (May 2022).
The Washington Post. Diakses pada 2022. Organic strawberries likely cause of hepatitis A outbreak in U.S., Canada.
Sehat Negeriku Kementerian Kesehatan. Diakses pada 2022. Mengenal Hepatitis A.